Advertisement

Inflasi AS Melambat Di Bulan Februari Sesuai Ekspektasi

   By: Pandawa    view: 625   Berita Forex

Indeks Harga Konsumen AS tumbuh dalam laju moderat di bulan Februari, lebih lambat dibandingkan periode sebelumnya. Banyak pihak menilai, kenaikan moderat Inflasi mengindikasikan trend harga konsumen akan naik secara bertahap menuju target 2 persen Fed tahun ini.

 

CPI AS Februari Di Bawah Ekspektasi

 

 

Berdasarkan data CPI yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja pada hari Selasa (13/Maret) di awal sesi New York, Indeks Harga Konsumen naik 0.2 persen bulan lalu, setelah melonjak 0.5 persen pada periode Januari. Rilis Inflasi bulan Februari tersebut sesuai dengan estimasi kenaikan 0.2 persen, yang terlukiskan dalam sebuah jajak pendapat Reuters sebelumnya. Dalam basis tahunan, CPI naik sebesar 2.2 persen, lebih tinggi dari angka 2.1 persen yang tercapai pada bulan Januari lalu.

Kenaikan serupa juga terjadi pada data Core CPI bulan Februari yang naik sebesar 0.2 persen, setelah sempat menyentuh 0.3 persen pada bulan Januari. Secara YoY, Inflasi yang tidak memperhitungkan sektor makanan dan energi itu mencatatkan kenaikan 1.8 persen.

 

Inflasi  AS Tidak "Seliar" Perkiraan

Rilis data CPI Negeri Paman Sam bulan Februari oleh Departemen Tenaga Kerja malam ini menghapus dugaan sebelumnya, yang menyebut Inflasi AS mungkin akan naik terlalu cepat hingga melewati target 2 persen Fed, akibat kebijakan Presiden Trump yang diambil baru-baru ini.

Mengacu pada kondisi pasar tenaga kerja dan ekonomi yang solid, The Fed hampir dapat dipastikan bakal menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan 20-21 Maret mendatang. Namun, kenaikan Inflasi yang moderat memunculkan spekulasi jika Fed akan tetap pada jalur kenaikan suku bunga AS sebanyak tiga kali di tahun 2018. Padahal sebelumnya, ekonom berpendapat Fed bisa saja melakukan empat kali Rate Hike bila Inflasi naik lebih cepat.

Tren Inflasi yang tumbuh lebih lambat tidak terlepas dari beberapa faktor. Salah satunya adalah harga bahan bakar yang menurun sebesar 0.9 persen pada bulan Februari, setelah melonjak 5.7 persen di periode sebelumnya. Biaya perawatan kesehatan juga mengalami penurunan 0.1 persen, lalu diikuti oleh biaya rumah sakit yang turun 0.5 persen sepanjang bulan lalu.

282812

NZD/USD Melonjak Akibat Melemahnya Dolar AS NZD/USD Melonjak Akibat Melemahnya Dolar AS
By N Sabila, 22 Jun 2018, In Berita Forex, View 102
Melemahnya Dolar AS akibat laporan Indeks Manufaktur The Fed Philadelphia kemarin malam menjadi penunjang bagi pasangan mata uang NZD/USD.
Housing Starts AS Bulan Mei Catat Rekor Tertinggi 11 Tahun Housing Starts AS Bulan Mei Catat Rekor Tertinggi 11 Tahun
By Pandawa, 19 Jun 2018, In Berita Forex, View 354
Housing Starts AS naik 1.35 juta unit dari periode sebelumnya, yang merupakan rekor tertinggi sejak Juli 2007. Namun demikian, Building Permits kembali turun.
Dolar Pertahankan Posisi Tertinggi Tujuh Bulan Di Tengah Konflik Dagang Dolar Pertahankan Posisi Tertinggi Tujuh Bulan Di Tengah Konflik Dagang
By A Muttaqiena, 18 Jun 2018, In Berita Forex, View 696
Reli Greenback tertahan oleh tingginya resiko perang dagang. Namun, penguatan Dolar AS tak terelakkan karena bias kebijakan moneter AS masih hawkish.
China Balas Bea Impor AS, Perang Dagang Bisa Dimulai Tiga Minggu Lagi China Balas Bea Impor AS, Perang Dagang Bisa Dimulai Tiga Minggu Lagi
By A Muttaqiena, 18 Jun 2018, In Berita Forex, View 851
Trump lagi-lagi memicu aksi balas-membalas bea impor yang berisiko tinggi mengakibatkan perang dagang dengan China dan berdampak besar di pasar finansial.
Retail Sales AS Catat Rekor Tertinggi Enam Bulan, Dolar Melejit Retail Sales AS Catat Rekor Tertinggi Enam Bulan, Dolar Melejit
By Pandawa, 14 Jun 2018, In Berita Forex, View 360
Penjualan Ritel AS menguat signifikan di bulan Mei, mengkonfirmasi solidnya kondisi ekonomi di kuartal kedua 2018. Dolar melejit didukung apiknya Retail Sales AS ini.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1230
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex