OctaFx

iklan

Inflasi Jepang Naik, Tapi Masih Di Bawah Target BoJ

Tren Inflasi Jepang yang lemah seolah menghapus harapan BoJ untuk pertumbuhan ekonomi yang kokoh dan bisa diikuti oleh kenaikan harga lebih tinggi. USD/JPY pun menguat.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Indeks Harga Konsumen Inti Jepang naik 1.0 persen YoY pada bulan September, menunjukkan tanda-tanda kenaikan inflasi secara moderat. Akan tetapi, kenaikan ini masih jauh dari target BoJ yang sebesar 2 persen. Yen terlihat melemah terhadap Dolar AS setelah berita ini ditulis.

CPI Jepang

Inflasi Inti Jepang yang tidak memasukan Energi naik 0.4 persen YoY pada bulan September, sesuai dengan ekspektasi ekonom dan rilis pada bulan sebelumnya. Sementara itu, Inflasi Jepang Total naik 1.2 persen YoY, melambat dari periode sebelumnya yang berada di 1.3 persen YoY.

Kenaikan moderat Inflasi Inti Jepang pada bulan lalu sebagian besar karena didorong oleh harga minyak yang lebih tinggi. Kondisi pertumbuhan harga di periode ini sulit dipahami, karena Inflasi hanya tumbuh tipis di saat perekonomian Jepang positif. BoJ sebelumnya berharap bahwa pertumbuhan ekonomi yang kokoh bisa memicu kenaikan harga secara signifikan. Ekonomi Jepang memang berhasil rebound di kuartal kedua tahun 2018, setelah sempat mengalami kontraksi pada kuartal pertama. 

 

Yen Tertekan Atas Penguatan Dolar AS

Dolar AS saat ini tengah menguat terhadap major currencies termasuk Yen. Kenaikan inflasi Jepang yang masih di bawah target BoJ pun tak mampu membantu posisi Yen. Saat berita ini ditulis, pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan pada level 112.38, naik setelah sebelumnya melemah hingga menyentuh 111.95.

USD/JPY - 19 Oktober 2018

Penguatan Dolar AS didorong oleh serangkaian rilis data ekonomi yang positif, dan pernyataan hawkish yang dilontarkan The Fed dalam notulen FOMC kemarin. Di samping itu, faktor eksternal seperti kekhawatiran mengenai masalah defisit Italia dan isu Brexit, mendorong sentimen bearish terhadap Euro dan Pound pada perdagangan EUR/USD dan GBP/USD.

285804

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.


18 Jul 2019

15 Jul 2019