Advertisement

Jobless Claims AS Nyaris Sesuai Ekspektasi, Dolar Melemah Terhadap Euro

   By: Pandawa    view: 644   Berita Forex

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran sedikit turun pada minggu lalu, nyaris tidak mengalami perubahan berarti. Meskipun demikian, tren Jobless Claims AS tetap stabil di level rendah, mencerminkan kokohnya pasar tenaga kerja Negeri Paman Sam pada kuartal kedua 2018. Dolar AS tak terangkat naik oleh sentimen terhadap berita ini, karena pergerakannya masih dibayangi Risk Appetite, terutama terhadap Euro yang tengah bullish akibat isu tapering ECB.

 

Jobless Claims AS Sesuai Ekspektasi

 

 

Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis (7/Juni) merilis data klaim pengangguran AS yang turun 1,000 menjadi 222,000, menurut perhitungan secara mingguan yang berakhir pada tanggal 2 Juni lalu. Dalam laporan terkait, jumlah klaim periode sebelumnya direvisi naik 2,000 menjadi 223,000, sehingga rilis data Jobless Claims AS malam ini nyaris sesuai dengan ekspektasi ekonom.

Rata-rata Jobless Claims dalam kurun waktu empat minggu terakhir naik 2,750 klaim menjadi 225,500 hingga pekan lalu. Meski mengalami kenaikan, tren jangka menengah secara keseluruhan menunjukan penurunan secara signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pasar tenaga kerja AS semakin sehat sepanjang tahun ini, hal itu dapat dibuktikan dari tingkat pengangguran yang terus menurun hingga berada di bawah level 4.0 persen. Selain itu, PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) masih sangat rendah di tengah tanda-tanda kekurangan pekerja di semua sektor ekonomi. Rilis data JOLTs pada hari Selasa lalu menunjukan terdapat 6.7 juta lowongan kerja yang terbuka pada bulan April, dengan jumlah orang yang menganggur per lowongan turun 0.1 persen menjadi 0.9 persen di bulan Maret.

 

Dolar AS 'Mengalah' Terhadap Euro

Dalam sesi perdagangan hari Kamis, rilis Jobless Claims tak banyak mempengaruhi pergerakan Dolar AS. Greenback justru tertekan oleh Euro, lantaran Investor menyikapi kabar dini mengenai pengurangan stimulus ECB secara positif. Selain itu, aksi sell-off aset-aset safe haven dan Yields Treasury AS mendorong arus modal beralih menuju aset berisiko. Kembalinya Risk Appetite mendorong harga saham dunia menyentuh level High tiga setengah pekan.

Pada pukul 20:12 WIB, pair EUR/USD naik dan diperdagangkan di kisaran 1.1820 – 1.1840. Reli Euro pekan ini dapat sedikit menghapus kerugian akibat pelemahan terhadap Dolar AS dalam beberapa minggu sebelumnya.



283983

Dolar Pertahankan Posisi Tertinggi Tujuh Bulan Di Tengah Konflik Dagang Dolar Pertahankan Posisi Tertinggi Tujuh Bulan Di Tengah Konflik Dagang
By A Muttaqiena, 18 Jun 2018, In Berita Forex, View 507
Reli Greenback tertahan oleh tingginya resiko perang dagang. Namun, penguatan Dolar AS tak terelakkan karena bias kebijakan moneter AS masih hawkish.
China Balas Bea Impor AS, Perang Dagang Bisa Dimulai Tiga Minggu Lagi China Balas Bea Impor AS, Perang Dagang Bisa Dimulai Tiga Minggu Lagi
By A Muttaqiena, 18 Jun 2018, In Berita Forex, View 665
Trump lagi-lagi memicu aksi balas-membalas bea impor yang berisiko tinggi mengakibatkan perang dagang dengan China dan berdampak besar di pasar finansial.
Statement ECB Mengecewakan Investor, Euro Ambruk Statement ECB Mengecewakan Investor, Euro Ambruk
By Pandawa, 14 Jun 2018, In Berita Forex, View 1147
Euro merosot tajam setelah Bank Sentral Eropa (ECB) melontarkan pernyataan yang cenderung dovish terkait kebijakan suku bunga.
Retail Sales AS Catat Rekor Tertinggi Enam Bulan, Dolar Melejit Retail Sales AS Catat Rekor Tertinggi Enam Bulan, Dolar Melejit
By Pandawa, 14 Jun 2018, In Berita Forex, View 347
Penjualan Ritel AS menguat signifikan di bulan Mei, mengkonfirmasi solidnya kondisi ekonomi di kuartal kedua 2018. Dolar melejit didukung apiknya Retail Sales AS ini.
PPI AS Melejit, Dolar Tahan Nafas Sebelum Pengumuman Fed PPI AS Melejit, Dolar Tahan Nafas Sebelum Pengumuman Fed
By Pandawa, 13 Jun 2018, In Berita Forex, View 549
Indeks Harga Produsen (PPI) AS mmelejit dan melampaui ekspektasi di bulan Mei. Namun, Dolar cenderung wait and see jelang pengumuman Fed.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1223
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex