JP Morgan Akan Luncurkan Koin Kripto Berbasis Dolar

Salah satu bank besar dunia, JP Morgan, akan merilis kripto berdenominasi Dolar AS, yang akan digunakan dalam berbagai transaksi penting.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Negara-negara seperti Venezuela dan Estonia sudah memiliki mata uang kripto nasional, dan platform media sosial seperti Kik juga sudah memiliki token kripto. Kini, giliran JP Morgan yang mengukir sejarah baru sebagai bank multinasional pertama dengan mata uang kriptonya sendiri. Ini adalah berita besar karena JP Morgan memproses transaksi nasabah senilai lebih dari $6 triliun setiap hari di seluruh dunia.

JP Morgan luncurkan kripto

Dilansir dari media CNBC, JP Morgan akan meluncurkan koin kripto bersimbol JPM. Dikonsep sebagai Stablecoin berdenominasi Dolar AS, koin ini akan mulai diuji untuk menyelesaikan transaksi antar klien dalam beberapa bulan ke depan.

Umar Farooq, kepala proyek Blockchain di JP Morgan, mengungkapkan pernyataan sebagai berikut:

"Dunia saat ini sedang bergerak ke ruang Blockchain. Ini akan menjadi landasan pembayaran untuk semua transaksi di masa depan. Semua transaksi perusahaan atau institusi mampu menjadi lebih cepat dan lebih murah dengan buku besar terdistribusi."

Setiap koin JPM akan dapat ditukarkan dengan satu Dolar AS, sehingga tidak ada risiko tinggi dari volatilitas pasar kripto. Klien akan mendapatkan JPM jika memiliki deposit dalam bentuk Dolar di bank. Setelah menukarkan mata uang Dolar yang dimiliki dengan JPM, klien JP Morgan bisa menggunakannya untuk transaksi pengiriman dana atau pembelian sekuritas di perusahaan.

Secara keseluruhan, mata uang kripto JPM akan memiliki tiga kegunaan utama:

  • Untuk penyelesaian pembayaran secara real-time.
  • Transaksi sekuritas.
  • Sebagai alternatif Dolar pada transaksi perusahaan yang memanfaatkan layanan JP Morgan.

 

Perluasan Adopsi Blockchain Di Tingkat Institusional

Rencana JP Morgan untuk merilis mata uang kriptonya sendiri, semakin menunjukkan bahwa institusi keuangan raksasa juga memperhatikan teknologi Blockchain sebagai alternatif layanan perbankan tradisional. Salah satu layanan yang bisa di-upgrade dengan Blockchain adalah transfer lintas negara, yang sebagian besar masih dilakukan melalui protokol SWIFT.

Transfer semacam itu seringkali membutuhkan waktu lama dan memerlukan biaya transaksi tinggi. Perusahaan-perusahaan Blockchain seperti Ripple telah berhasil menghilangkan kelemahan tersebut, dan mampu mengirim sejumlah besar uang dalam hitungan detik dan dengan biaya transaksi kecil. Bahkan SWIFT sendiri yang telah menjadi standar internasional untuk transfer global, baru-baru ini telah bergabung ke dalam R3 Blockchain.

287481

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.