Advertisement

iklan

Konsorsium Bank Jepang Adopsi Blockchain Melalui Ripple

Konsorsium bank Jepang meluncurkan aplikasi perbankan dengan Teknologi Blockchain. Aplikasi ini digadang-gadang mampu lakukan transaksi hingga 24 jam non-stop.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Pada November 2016 lalu, 42 bank berkumpul untuk membentuk Konsorsium Bank Jepang. Pembentukan ini bertujuan agar mempermudah kerja sama antar bank di Jepang. Perkumpulan bank yang kini telah tumbuh menjadi 61 anggota saat ini memegang hampir 80% aset perbankan di Negeri Sakura. Baru-baru ini, mereka dikabarkan meluncurkan aplikasi pembayaran konsumen ritel berbasis teknologi Blockchain Ripple.

Aplikasi Smartpone ini diperkenalkan dengan nama MoneyTap. Kelak, semua pelanggan dari 61 bank tersebut dapat melakukan transaksi domestik secara instant menggunakan teknologi ini. Dalam pengumuman ini bahkan disampaikan bahwa pelanggan dapat melakukan transfer uang dalam negeri 24/7 non-stop.

 

perbankan kripto

 

 

Solusi Sistem Perbankan Tradisional

Perwakilan dari SBI Ripple Asiamenyampaikan bahwa MoneyTap dapat menghasilkan proses transaksi yang jauh lebih mudah dan murah dibandingkan dengan transfer bank tradisional.

Jika dibandingkan dengan platform kliring pembayaran nasional Jepang saat ini, Zengin, transfer uang domestik hanya diperbolehkan dari pukul 08.30 hingga 15.30 di negara tersebut. Terbatasnya waktu ini masih ditambah dengan beban biaya perbankan. Dengan MoneyTap, pembayaran dalam negeri dapat dilakukan lebih cepat dan murah.

CEO SBI Ripple Asia, Takashi Okita mengatakan, "Bersama dengan kepercayaan dan jangkauan konsorsium, kami dapat menghapus gesekan pada sistem pembayaran, dan menciptakan pengalaman pembayaran domestik yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi pelanggan kami."

Saat peluncuran dilakukan, 3 anggota konsorsium akan langsung beroperasi dengan adopsi Blockchain pada musim gugur 2018 (September–November). Ketiga bank tersebut adalah Sumishin Bank, Suruga Bank, dan Resona Bank. Sedangkan 59 bank yang tersisa akan mulai beroperasi secara bertahap.

Upaya dari konsorsium 61 bank di Jepang dalam menciptakan aplikasi pembayaran berbasis teknologi Blockchain menjadi gebrakan hebat, sekaligus sebagai contoh bahwa sistem perbankan saat ini sudah usang dan perlu dimodernisasi dengan teknologi Blockchain.

Selain Jepang, berbagai Bank di seluruh penjuru dunia juga mulai menerapkan teknologi Blockchain. Beberapa bank tersebut di antaranya adalah RaboBank dan bank ING.

282821

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.