OctaFx

iklan

MYOH: Profit Kurs Valas Dorong Laba Melonjak 25 Persen

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan hari Rabu kemarin (24/8), PT Samindo Resources Tbk. mengumumkan telah membukukan peningkatan drastis, demikian pula dengan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Dalam laporan keuangan interim yang dipublikasikan hari Rabu kemarin (24/8), PT Samindo Resources Tbk. (kode saham MYOH) mengumumkan telah membukukan peningkatan laba bersih hingga 25% menjadi USD 12.19 juta dibanding sebelumnya USD 9.75 juta. Lonjakan drastis tersebut terutama karena tingginya laba kurs dalam periode semester pertama 2016.

Samindo Resources

Sepanjang paruh pertama 2016, selisih kurs dari penjabaran laporan keuangan emiten kontraktor jasa tambang batubara ini mencapai  USD 2.04 juta, sangat kontras dengan kerugian kurs USD 2.63 juta yang ditanggung perseroan tahun lalu.

Namun demikian, laporan keuangan MYOH juga menyebutkan bahwa pendapatan menurun 11.02% menjadi USD 94.67 juta semester lalu, dibanding semester pertama 2015 yang mencapai USD 107.43 juta. Di saat yang sama, MYOH juga berhasil mengurangi biaya pokok pendapatan sebesar 16.07% menjadi USD 75.31 juta (sebelumnya USD 89.73 juta). Laba kotor perseroan naik 9.4% menjadi USD 19.35 juta dari USD 17.69 juta, sementara laba sebelum pajak juga menanjak 23.99% jadi USD 16.52 juta dari USD 13.32 juta.

Aset total MYOH per 30 Juni 2016 tercatat sebesar USD 150.53 juta, atau lebih rendah ketimbang akhir tahun lalu USD 161.23 juta. Akan tetapi, liabilitas berhasil ditekan menjadi USD 50.94 juta dari USD 67.88 juta dan ekuitas naik sejengkal menjadi USD 99.58 juta dari USD 93.34 juta.

Emiten sektor tambang lainnya yang kemarin juga melaporkan peningkatan laba gegara profit kurs pada semester I/2016 adalah PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (kode saham TBMS). Laba TBMS melejit 535% menjadi USD 4.24 juta dari sebelumnya USD 667.453, meskipun pendapatan terkoreksi 14.38% menjadi USD 225.07 juta dari USD 262.89 juta.

271223

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.