OctaFx

iklan

Profil Penulis : Abu Hasan

Abu Hasan mengenal forex sudah 3 tahun semenjak lulus dari perguruan tinggi. Berawal dari bermain-main di akun demo, kemudian berlanjut trading pada bermacam-macam instrumen, termasuk pair-pair cross, Crude Oil, dan CFD saham.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Konten Oleh Abu Hasan

USDX terus melemah hingga menyentuh area support kuat 100.51 yang dulunya adalah resisten tertinggi selama beberapa tahun.


Trend mingguan USDX terus melemah jika dilihat dari rentang waktu mingguan yang diukur dengan EMA mingguan.


Pelemahan USD yang diindikasikan oleh bearish USDX semakin parah. Kesempatan buy muncul pada minyak.


Kini, USDX berada di area EMA mingguan dan kejadian pada hari sebelumnya dapat terulang kembali, sehingga prediksi masih tetap sama untuk USDX bearish, dan ada kesempatan buy minyak.


USDX menyentuh level kuat di analisa sebelumnya, namun kubu seller yang akhirnya menguasai area. Kesempatan buy muncul pada minyak


Pada USDX, buyer tiba-tiba muncul dan menekan seller mingguan hingga mundur dari perbatasan buyer seller. Dengan adanya penguatan USD, maka minyak diprediksikan akan turun.


USDX mengalami tekanan seller pada trend mingguannya, sehingga USD diprediksi melemah. Kesempatan buy muncul pada minyak.


Aksi profit taking yang dilakukan buyer USD semakin gencar. Kesempatan buy muncul pada minyak di harga sekarang.


Trend mingguan sudah dapat diabaikan jika sudah menyangkut fundamental tahunan, sehingga prediksi USDX ke depan adalah turun dan itu berarti indikasi USD melemah.


Dengan posisi EMA mingguan berada paling bawah dari EMA yang lain, menandakan trend mingguan masih dikuasai buyer, sehingga prediksi kejutan USDX akan naik dan hal itu mengindikasikan USD yang menguat.