Profil Penulis : Axitrader

AxiTrader merupakan broker yang beroperasi di bawah perusahaan AxiCorp Financial Services Pty Ltd (AxiCorp). Broker ini berupaya menyajikan layanan trading kredibel dengan fitur VPS gratis di semua akun.
FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Pertengahan pekan ini, Ketua Fed Jerome Powell dijadwalkan berbicara di hadapan parlemen mengenai kebijakan moneter. Namun, pasar tampaknya lebih memperhatikan perkembangan isu dagang ketimbang event tersebut.
Prospek kesepakatan dagang yang masih menjadi sorotan, akan dibarengi dengan rentetan rilis data berdampak tinggi pada pekan ini. Bagaimanakah ulasan lengkapnya?
Munculnya optimisme baru dalam saga perang dagang AS-China membuat aset-aset risiko tinggi tersentak naik. Di pasar forex, pair mana saja yang menarik untuk diamati?
Tertundanya penandatanganan kesepakatan dagang fase satu membuat minat risiko pasar kembali melemah. Dolar Komoditas pun terpukul, tapi emas masih berkonsolidasi.
Daripada pernyataan pejabat Fed, fokus pasar pekan ini lebih tertuju pada rilis data Sentimen Konsumen AS untuk mencari korelasinya terhadap data ketenagakerjaan pekan lalu.
Pasar emas kurang merespon perkembangan terbaru dalam hubungan dagang AS-China. Hal ini dikarenakan oleh pengamatan investor yang lebih memperhatikan korelasi emas dengan Yield Obligasi AS.
Perkembangan positif dari ranah Brexit dan konflik dagang AS-China membuat pasar bersemangat membeli Pound dan USD/JPY.
Rapat FOMC dan rilis data ekonomi AS akan mempengaruhi sentimen pasar pekan ini. Tak lupa, kesepakatan fase 1 AS-China turut berkontribusi pada pergerakan Yuan dan mata uang Asia lainnya.
Outlook Pound dan emas bagaikan bertukar posisi setelah prospek pemilu Inggris semakin mencuat, diikuti dengan hubungan AS-China yang masih rawan konflik.
Euforia pasar terkait deal Brexit tertahan di sesi perdagangan kemarin, sehingga menekan Pound dan Euro. Di tengah kondisi ini, emas masih ragu menentukan arah pergerakannya.
Di tengah maraknya isu Brexit dan perang dagang yang masih membayangi, bagaimana outlook Pound dan mata uang mayor lainnya?
Walaupun belum kunjung terlaksana, masalah kesepakatan Brexit dipandang sudah tak terlalu membebani Pound. Ikuti proyeksi selengkapnya di sini.
Pound dan Euro masih unggul terhadap Dolar, begitu pula dengan Yuan yang disokong oleh optimisme dagang, Sementara itu, emas cenderung netral.
Situasi kondusif dari prospek kesepakatan Brexit membuat investor bergairah masuk di pasar aset berisiko. Namun, hal ini tidak dialami oleh AUD.
Mengikuti tensi dagang AS-China yang mulai reda, minggu ini pasar akan disibukkan oleh sejumlah data ekonomi berdampak tinggi dan pernyataan anggota Fed.
Perundingan dagang AS-China akhir pekan lalu memang membawa kemajuan, tapi masih ada sisa masalah yang belum terselesaikan dari sumber konflik selama ini.
Kabar kemajuan dari negosiasi dagang AS-China membuat para pelaku pasar bersemangat memburu aset berisiko dan menjual aset seperti emas, Yen, juga Franc Swiss.
Investor belum akan menunjukkan sentimen pasti selama negosiasi AS-China belum memiliki konklusi. Dalam situasi ini, emas dan Yen diuntungkan.
Pasar finansial akan diramaikan oleh 3 katalis utama yang sama-sama berdampak tinggi, yakni pernyataan anggota Fed, isu dagang AS-China, dan rilis data ekonomi AS.
Rilis data ekonomi AS yang di bawah ekspektasi tak akan lama menekan Dolar AS, karena katalis fundamental lain juga tidak menguntungkan bagi pesaing-pesaing USD.
Walaupun tertopang oleh melemahnya minat risiko pasar menyusul rilis data manufaktur AS, penguatan harga emas diyakini belum memiliki fondasi yang meyakinkan.
Selain NFP, data-data manufaktur dan komentar petinggi The Fed bisa menyediakan outlook untuk kebijakan moneter yang akan diambil FOMC dalam pertemuan akhir bulan nanti.
Masalah politik AS, perlambatan global, perang dagang, dan arah kebijakan bank sentral yang belum menentu, membuat pasar beralih ke Dolar AS sebagai safe haven favorit ketimbang emas.
Sinyal positif dari Donald Trump membawa ketentraman bagi investor di sejumlah pasar aset berprofil risiko tinggi. Sementara itu, emas menghadapi risiko lemahnya permintaan fisik.
Pasar emas, minyak, dan forex pagi ini digerakkan oleh kabar politik dari AS yang cukup menghebohkan. Bagaimana proyeksinya?