Advertisement

iklan

Profil Penulis : Buge Satrio

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.
Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Konten Oleh Buge Satrio

Voting Brexit mendominasi perhatian pasar, tapi pergerakan Euro relatif lebih tenang dan mampu memperpanjang rebound dengan membukukan reli 0.75 persen di sepanjang pekan


Beberapa data penting AS tak mampu memvalidasi bullish continuation. Triple Top yang terbentuk pada time frame Daily, berisiko mengkonfimasi penurunan Dolar AS lebih lanjut.


Prospek bullish masih terjaga menjelang rilis data Retail Sales. Namun, waspadai pula kondisi overbought indikator RSI pada time frame H4


ECB yang dovish masih akan membayangi pergerakan Euro terhadap Dolar. Outlook jangka pendek sementara ini tetap negatif, selama EUR/USD bergerak di bawah area 1.1289/1.1315.


Setelah anjlok pasca ECB kemarin, waspadaikondsi oversold ekstrim EUR/USD yang meningkatkan risiko korektif.


Pekan lalu, Dolar AS berhasil membukukan rebound yang membentuk Tweezer Bottom, didukung oleh data GDP. Jobs Data AS adalah katalis penting berikutnya.


Pekan lalu, reli Euro terhambat meski masih mampu membukukan penguatan 0.29 persen terhadap Dolar AS. Secara teknikal, kita berhadapan dengan skenario Rising Wedge.


Penguatan Indeks Dolar terlihat ragu-ragu dalam dua pekan terakhir. Dolar masih rentan bearish dalam jangka pendek selama Head and Shoulders belum terpatahkan.


Sikap hati-hati investor membuat Euro nyaris stagnan dalam 3 hari terakhir, meski masih mampu membukukan apresiasi 0.42 persen terhadap Dolar AS di sepanjang pekan.


Bias jangka pendek masih positif di atas Kijun-sen Daily, tapi sebaiknya waspadai juga divergensi indikator RSI pada grafik H4.