iklan

Profil Penulis : Buge Satrio

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.

iklan

iklan

Indeks Dolar berhasil menguat menjelang weekend, tapi masih tercatat melemah cukup tajam di sepanjang pekan.
Euro naik menembus level Kijun-sen Daily setelah pengumuman ECB, tapi kemudian merosot sehingga membentuk spike upper shadow.
Dolar AS masih berpeluang memperpanjang penguatannya hingga menjelang publikasi kebijakan moneter ECB yang menjadi fokus utama pasar pekan ini.
Euro masih menjaga risiko bullish terhadap Dolar AS selama diperdagangkan di atas 1.1915. Level psikologis 1.2000 menjadi target selanjutnya.
Kinerja Dolar AS makin lesu setelah pidato Powell. Breakout terhadap Low pekan sebelumnya dapat berisiko memicu penurunan yang lebih dalam.
Berhasil ditutup menguat pada perdagangan Jumat, Indeks Dolar masih membutuhkan penembusan di atas level 94.00 untuk mengkonfirmasi koreksi jangka pendek.
Outlook Daily Dolar AS masih negatif selama harga bergerak di bawah DMA-30. Namun, waspadai pula divergensi pada indikator RSI.
Menjelang laporan FOMC dan ECB, dominasi buyers untuk menyentuh level 1.2000 adalah kemungkinan yang tidak dapat diabaikan jika EUR/USD bergerak di atas 1.1931.
Bias Daily dan H1 sama-sama positif sejauh ini. Namun, akselerasi di atas 1.1850/63 dibutuhkan untuk menargetkan resistance terdekat di 1.1915 (High 6 Agustus).
Didukung prospek stimulus fiskal dan naiknya yield obligasi AS, upside Indeks Dolar sejauh ini masih dengan range terbatas.
Menjelang data NFP AS yang akan dirilis petang ini, Euro tengah berkonsolidasi terhadap Dolar AS dalam lintasan Ascending Triangle.
Indeks Dolar masih cenderung melemah sejak perdagangan Senin. Laporan ketenagakerjaan AS malam nanti (WIB) diperkirakan bisa menjadi katalis penting dalam jangka pendek.
Turun tajam sebanyak 1.74 persen di sepanjang pekan, Indeks Dolar kemungkinan mengkonfirmasi perubahan siklus jangka menengah hingga jangka panjang.
Melemah lima hari berturut-turut, Indeks Dolar kini mengancam breakout support kritis jangka menengah hingga jangka panjang.
Tertekan hampir di sepanjang pekan, Indeks Dolar terbebani oleh prospek penambahan dana pemulihan yang dapat mengangkat ekonomi Zona Euro dari resesi saat ini.
Euro berisiko terkoreksi terhadap Dolar AS apabila tak mampu berakselerasi di atas 1.1355 untuk menegaskan bias bullish jangka pendek.
Indeks Dolar melemah pekan lalu, tapi range belum berubah sejak 16 Juni dan masih berisiko sideways atau bouncing dari level 78.6 persen Fibo Retracement.
Poundsterling seolah kehilangan tenaga untuk bergerak lebih tinggi terhadap Dolar AS. Kijun-sen Daily adalah resistance dinamis yang penting untuk perdagangan pada hari ini.
Meskipun cenderung bearish, Indeks Dolar masih berkonsolidasi di antara 61.8 persen dan 78.6 persen Fibo Retracement. Dua level itu menjadi fokus jangka pendek jelang rilis data ketenagakerjaan AS.
Bias intraday sementara ini masih negatif apabila bergerak di bawah Kijun-sen H4. Namun, waspadai respons buyers saat EUR/USD mengancam breakout minor support trendline.
Meski menguat di akhir pekan, bias time frame Daily sementara ini masih negatif di bawah DMA-30. Kewaspadaan pasar juga tercermin dari osilator dan rerata pergerakan harian yang cenderung mixed.
Bias Daily GBP/USD bertendensi bullish setelah terbentuknya candle pattern Outside Bar dan pergerakan harga di atas DMA-30. Bias Intraday masih positif selama bergerak di atas area 1.2446/20.
Meski menguat di akhir pekan, bias time frame Daily sementara ini masih negatif, menempatkan level 97.82 sebagai fokus untuk mengantisipasi rilis data PMI pada pekan berikutnya.
Berkonsolidasi di antara 1.2640 - 1.2460, bias Daily GBP/USD masih bertendensi bullish. Sementara itu, outlook intraday rentan terhadap aksi jual yang berisiko menekan harga.
Zona resistance krusial jangka pendek/menengah berada di bawah ancaman. Momentum bullish untuk perdagangan intraday pada hari ini masih terjaga apabila EUR/USD diperdagangkan di atas area 1.1167/1.1146

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone