Profil Penulis : Buge Satrio

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Konten Oleh Buge Satrio

Berhadapan dengan resistance krusial, DXY kemungkinan masih akan mengambil keuntungan dari pelemahan Euro dan Poundsterling.


Greenback mengikis pelemahannya setelah rilis data CPI AS yang mengecewakan. Terbentuknya Descending Triangle mencerminkan sikap pasar yang wait and see.


Outlook intraday Poundsterling masih negatif, tapi sebaiknya waspadai terbentuknya Inverted Head and Shoulders yang umumnya berisiko bullish.


Chart pattern Falling Wedge masih tetap valid dalam jangka menengah hingga jangka panjang, selama 1.0950/1.0900 sanggup bertahan membatasi penurunan.


Secara teknikal, Indeks Dolar menjaga potensi bullish selama bergerak di atas minor support trendline time frame H4.


Euro membuka potensi untuk melanjutkan rebound terhadap Dolar AS, selama harga bergerak di atas level 1.1161.


Jelang data Durable Goods Orders yang akan dirilis hari ini, Greenback masih berpotensi menguat. Namun sebaiknya waspadai juga kondisi extreme overbought.


Bias GBP/USD jangka pendek masih negatif selama bergerak di bawah DMA-30. Namun, potensi rebound tak dapat diabaikan jika zona support 1.2977/60 tetap bertahan.


Bias jangka pendek DXY masih positif dan berpotensi mengancam beakout area resistance kritis jangka menengah. Namun, waspadai pula extreme overbought RSI di time frame H4.


Harga emas memang terus menunjukkan pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Namun, terdapat sinyal yang perlu diwaspadai jelang rilis data berdampak tinggi malam ini.