Profil Penulis : Cat Trader

Cat Trader terjun ke bisnis forex sejak masa kuliah tahun 2016, diawali dengan membuka akun Cent hingga kini menggunakan akun ECN. Setelah mempelajari forex dengan bimbingan seorang trader forex senior di kampus, sekarang sudah menemukan sistem trading yang cukup akurat dan dapat menghasilkan profit cukup konstan.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Grafik USD/JPY di time frame H4 menunjukkan harga bergerak bullish hingga Resisten 2. Namun, Dolar AS kini berpeluang terkoreksi ke level 108.

Meski kesepakatan antara Uni Eropa dan Inggris sudah tercapai, nyatanya masih ada beberapa hal yang membuat GBP tertekan.

Dolar Australia bergerak bullish selama dua pekan terakhir. Harga kini tampak berpotensi lanjutkan penguatannya hingga Resisten 2.

Euro sempat menguat terhadap Aussie selama beberapa pekan terakhir hingga diperdagangkan di level Resisten 2. Namun, Euro kini berpotensi terkoreksi menuju Support 1.

Pasangan mata uang NZD/JPY di time frame H4 menunjukkan harga cenderung tertekan beberapa pekan terakhir. Namun, menurut indikator CCI, kini NZD/JPY berusaha rebound ke Resisten 2.

Pasangan mata uang AUD/JPY di time frame H4 menunjukkan harga sempat terkoreksi di level Resisten 1. Namun, AUD/JPY kini berpotensi sell menuju Support 1.

Melemah selama beberapa pekan terakhir, kini USD berusaha menguat didorong oleh pengumuman hasil kesepakatan AS-China yang bernada positif.

Positifnya hasil kesepakatan AS-China pada Jumat kemarin membuat USD menguat pada pembukaan pasar hari Senin (14/Oktober). Akankah penguatan tersebut berlanjut?

Positifnya harapan Brexit setelah pertemuan Perdana Menteri dengan Borish Johnson, Akankah Euro terdorong menguat ?

Sentimen positif dari pertemuan antara PM Inggirs Boris Johnson dan PM Irlandia Leo Varadkar mendorong GBP menguat terhadap USD. Akankah penguatan itu berlanjut ?

AUD/NZD terus tertekan dan melemah hingga level Support 2. Namun di tengah tekanan tersebut, Aussie berusaha menguat menuju level 1.074.

Grafik GBP/JPY di time frame H4 menunjukan harga bergerak bearish menuju level Support 2. Namun, ada peluang harga terkoreksi menguat yang hingga level 133 didukung indikator CCI.

Meskipun sempat terkoreksi menuju Support 1, tetapi pergerakan harga CAD/CHF kini tampak bullish dan berpeluang melanjutkan penguatan tersebut.

Pergerakan harga pada CAD/CHF tampak begitu fluktuatif. Namun, harga kini berpeluang rebound setelah bergerak melemah hingga Support 2 selama sepekan terakhir.

USD/JPY sempat bergerak bullish menuju level Resisten 2. Namun, harga kembali melemah hingga menembus Resisten 1 dan Support 1. Kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk entry Sell.

Pada grafik XAU/USD di time frame H4, harga sempat bergerak terbatas di sekitar level Resisten 1 dan Support 1. Namun, kini Gold sinyalkan Buy.

Grafik NZD/JPY di time frame H4 menunjukan harga melemah menuju level Support 1 hingga Support 2. Namun, sebelum lanjutkan pelemahan, harga berpeluang rebound.

AUD/JPY tampak berusaha menguat ke level Resisten 2. Sebelumnya, harga terus melemah hingga menyentuh Support 1 selama hampir tiga pekan.

Grafik XAU/USD di time frame H4 menunjukan harga melemah menuju level Support 2. Meskipun sempat terkoreksi, tetapi harga kini berpotensi melanjutkan pelemahan.

AUD/USD bergerak bearish selama tiga pekan hingga level Support 2. Kini, Aussie berusaha menguat dan sinyalkan buy menuju Resisten 1.

Meskipun EUR/USD melemah dan tertahan pada level Support 2, tetapi harga kini berpeluang menguat menuju level 1.101.

Grafik EUR/CAD menunjukan harga tertekan menuju level Support 2. Namun, EUR/CAD kini sinyalkan buy menuju level 1. 455.

Pada timeframe H4, GBP/JPY menunjukan penguatan harga menuju level Resisten 2 dan sempat terkoreksi selama seminggu.

Grafik GBP/CHF di timeframe H4 menunjukkan harga menguat menuju level Resisten 2. Meski sempat terkoreksi ke Resisten 1, Sterling kini kembali mencoba menguat.

Sempat terkoreksi selama sepekan terakhir, kini GBP/AUD mencoba kembali ke reli bullish dan sinyalkan buy.