Advertisement

iklan

EUR/USD 1.082   |   USD/JPY 150.360   |   GBP/USD 1.264   |   AUD/USD 0.651   |   Gold 2,043.31/oz   |   Silver 22.91/oz   |   Wall Street 38,996.39   |   Nasdaq 16,091.92   |   IDX 7,279.80   |   Bitcoin 61,198.38   |   Ethereum 3,341.92   |   Litecoin 79.94   |   PT Millennium Pharmacon International Tbk. (SDPC) bidik ekspansi hingga 45 cabang, siapkan capex Rp30 miliar, 44 menit lalu, #Saham Indonesia   |   Pertamina Geothermal Energy (PGEO) membukukan laba bersih Rp2.53 Triliun sepanjang 2023. Angka tersebut naik 28.47% secara year-on-year (YoY), 44 menit lalu, #Saham Indonesia   |   PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menilai laba atau bottom line yang dihasilkan dari bisnis infrastruktur lebih stabil dibandingkan petrokimia, 45 menit lalu, #Saham Indonesia   |   Laba bersih Japfa Comfeed (JPFA) turun 34.52% YoY menjadi Rp929.71 miliar sepanjang 2023, 46 menit lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Profil Penulis : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Emas terdorong naik ke level 2044 setelah data Belanja Kunsumen Personal AS dirilis semalam.
Konsolidasi emas membuat range perdagangan kian menyempit. Dengan begitu momentum breakout akan menjadi kunci untuk pergerakan emas selanjutnya.
Emas masih anteng berada di sekitaran level daily SMA 50 jelang perilisan serangkaian data ekonomi.
Emas kembali bergerak naik hingga kini berada di sekitaran level daily SMA 50. Oleh karena itu, waspadai akan adanya reversal.
Emas masih berkonsolidasi di dalam range yang terbatas di sekitaran 2024 pasca hentikan reli.
Emas hentikan reli di sekitaran level 2024. Akibatnya logam mulia emas kini kembali berkonsolidasi.
Emas terpantau masih diperdagangkan naik mengincar level resisten yang lebih tinggi di sekitaran 2024.
Emas terpantau masih berusaha untuk naik. Dengan begitu, nantikan peluang buy saat muncul breakout yang terkonfirmasi.
Emas terkoreksi naik menguji level resisten 2021.62. Dengan begitu, peluang buy akan muncul saat adanya breakout yang terkonfirmasi.
Sempat anjlok tempo hari, kini emas terkoreksi naik ke level 2005 pasca rilisnya data penjualan ritel AS.
Data inflasi AS yang melonjak mematahkan isu rate cut dan tumbangkan harga emas ke level 1991.
Meski bergerak melemah, emas secara umum diperdagangkan stagnan dalam range yang terbatas.
Emas diperdagangkan stagnan dalam range yang terbatas di kisaran level 2035. Akibatnya, logam mulia ini harus perpanjang bias netralnya.
Tak lagi melemah, emas terkoreksi naik jelang pidato beberapa petinggi The Fed pada perdagangan kemarin.
Emas kembali merosot pada perdagangan kemarin lantaran masih tertekan oleh keperkasaan Dolar AS.
Emas kembali anjlok hingga ke level 2040 pada perdagangan Jumat kemarin setelah tertekan oleh data NFP.
Setelah merespon pernyataan Powell pada rapat FOMC kemarin, para investor emas kini menantikan rilis data NFP.
Emas masih stabil diperdagangkan di dalam range yang terbatas lantaran para investor saat ini sedang menantikan rapat FOMC besok.
Emas merangkak naik menembus level 2030 meski masih berada di dalam bias netral pada perdagangan Senin kemarin.
Emas tak catatkan banyak perubahan pada perdagangan kemarin lantaran masih diliputi bias netral.
Emas tak catatkan banyak perubahan lantaran masih berkonsolidasi dan diperdagangkan di dalam range yang terbatas.
Sempat melemah pada perdagangan kemarin, emas kini kembali berkonsolidasi di sekitaran level 2015.
Sempat naik pada akhir pekan kemarin, emas kini kembali berkonsolidasi di sekitaran level 2020.
Sempat terjegal isu rate cut, emas kini mulai bangkit di tengah konflik di Timur Tengah yang kembali memanas.
Emas tampak masih lesu di tengah isu rate cut saat ini. Ketidakpastian tersebut membuat emas kian perpanjang bias netralnya.