Advertisement

iklan

Profil Penulis : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.

iklan

iklan

Emas berusaha bergerak naik meskipun Dolar AS masih solid pasca pengumuman Fed rate hike. Zona 1653.55 menjadi fokus sell apabila harga kembali melemah.
EUR/USD terjatuh setelah The Fed secara resmi menaikkan suku bunganya pada rapat FOMC dini hari tadi.
Sempat bergerak naik merespon eskalasi konflik Rusia, emas tidak mampu melanjutkan reli setelah The Fed resmi menaikkan suku bunga.
Para investor yang cenderung wait and see menjelang pengumuman suku bunga The Fed membuat pergerakan emas terbatas.
Emas mencatatkan penguatan tipis, tetapi berisiko mengalami pelemahan lanjutan karena bias intraday yang masih bearish.
Emas anjlok hingga ke bawah level 1700 setelah data inflasi AS melampaui ekspektasi pasar. Peluang sell menunggu konfirmasi breakout zona 1690.
Emas bergerak naik menjelang perilisan data inflasi AS. Meskipun begitu, tetap waspadai risiko pelemahan lanjutan lantaran bias intraday masih bersifat bearish.
Pelemahan USD/CAD jelang perilisan data inflasi AS esok mensinyalkan peluang sell di area supply.
Emas bergerak terbatas karena minim katalis. Di satu sisi, prospek kenaikan suku bunga The Fed membuat emas kesulitan bangkit.
Emas terkerek ke level 1718 karena aksi profit taking yang dilakukan para investor. Meskipun begitu, bias perdagangan harian emas masih bersifat bearish.
Emas kembali mencatatkan pelemahan lantaran wacana The Fed kembali meningkat. Potensi breakout di zona support 1691.92 bisa mengkonfirmasi sinyal jual.
Emas sedang berusaha pulih dengan mencatatkan penguatan meski sentimen bearish dan penguatan Dolar AS tengah mendominasi pasar logam mulia.
EUR/USD berupaya meninggalkan level paritas setelah prospek kenaikan suku bunga ECB sebesar 75 bps meningkat secara eksponensial dalam beberapa hari terakhir.
Masih terbebani oleh prospek kenaikan suku bunga The Fed, emas diproyeksikan melanjutkan downtrend hingga 1700.
Pelaku pasar kini sedang menantikan pidato Powell di Jackson Hole untuk mencari petunjuk mengenai rate hike selanjutnya. Emas merangkak naik di atas 1750.
Kenaikan USD/CHF terlihat melambat. Kemunculan candle reversal di time frame Daily bisa menjadi indikasi awal pergerakan korektif.
Emas berupaya memulihkan keadaan di tengah ancaman kenaikan suku bunga lanjutan. Tren harian emas hingga saat ini masih bersifat bearish.
EUR/USD terlihat semakin tersungkur di tengah ancaman krisis energi dan wacana Fed rate hike. Secara teknikal, peluang sell sedang menunggu konfirmasi di 0.9973.
Emas terus mengalamai pelemahan hingga kini diperdagangkan di sekitar 1735 jelang perhelatan Jackson Hole Symposium.
Emas terus mengalami pelemahan hingga kini diperdagangkan di harga 1745. Akibatnya, bias perdagangan harian menjadi bearish.
Emas turun hingga level 1763 akibat tekanan jual. Dalam perspektif daily, harga semakin memperpanjang bias netralnya.
Emas merosot setelah mendapat penolakan dari level psikologis 1800. Akibatnya, XAU/USD kembali berbias bearish secara teknikal.
Untuk kesekian kalinya, emas bergerak di ambang psikologis 1800 di tengah momentum pelemahan Dolar AS. Bagaimana skenario tradingnya?
Dolar terlihat sedang berusaha pulih di tengah tren bearish. Potensi entry sell kembali muncul di zona supply.
Emas kini berkonsolidasi di sekitar level psikologis 1800. Bias netral bisa beralih jika harga menembus zona support atau 1782.32 atau resisten 1800.