iklan

Profil Penulis : EXCO

adalah broker yang berbasis di St. Vincent and the Grenadines dan terdaftar dengan nomor registrasi 25143 IBC 2018. Layanan trading yang ditawarkan meliputi leverage hingga 1:500, spread mulai 0.5 pips, deposit mulai 10 USD, dan kebebasan trading dengan beragam instrumen seperti forex, komoditas, saham, indeks, dan mata uang kripto.

iklan

iklan

Bias pergerakan EUR/USD dan GBP/USD masih berupaya memperkuat pemulihan pasca ditekan oleh lonjakan Dolar AS dalam perdagangan kemarin.
Bias bullish Euro dan Pound masih bertahan meski harga mulai terkoreksi. Level mana yang perlu diperhatikan untuk memperkirakan outlook berikutnya?
Pergerakan Euro dan Pound sama-sama menguat terhadap Dolar AS. Euro diperkirakan menargetkan 1.19, sementara Pound diyakini menggapai 1.305 tak lama lagi.
Euro dan Pound bertukar posisi, dengan EUR/USD yang melambung hingga R2 dan GBP/USD yang tertekan di bawah EMA 77. Akankah bias ini bertahan?
Pergerakan Euro terhadap Dolar AS masih dikuasai sentimen bearish, sedangkan Pound melesat dan kini diekspektasikan menguji 1.30.
EUR dan GBP sama-sama tak berkutik menghadapi penguatan USD. Saat ini, Euro masih kesulitan di bawah Pivot Point, sementara Pound sudah berupaya mencapai EMA 77.
Pemulihan jangka pendek Euro dan Pound masih rentan koreksi. EUR/USD sudah kembali tertekan, sementara GBP/USD masih bertahan di level tinggi.
Penguatan Dolar AS membuat EUR/USD dan GBP/USD sama-sama turun drastis. Mampukah kedua pair tersebut pulih dari tekanan bearish?
Setelah jatuh di bawah EMA, baik EUR/USD maupun GBP/USD masih cenderung melemah sebelum bias bullish mengambil kendali.
Pelemahan Dolar AS melanggengkan jalan bullish Euro dan Pound ke level tertinggi sepekan pada minggu lalu. Bagaimana dengan outlook awal pekan ini?
Meski sempat ditekan oleh sentimen bearish, outlook Euro dan Pound terhadap Dolar AS hari ini masih relatif bullish di atas support EMA.
EUR/USD dan GBP/USD akhirnya berhasil melalui level-level EMA yang membatasi kenaikan sebelumnya. Kini, risiko pullback menjadi hal yang perlu dipertimbangkan.
Sama-sama tengah menguji EMA, Euro dan Pound mencari kekuatan buyer yang cukup untuk melanjutkan pemulihan.
Pergerakan Euro dan Pound seolah bertukar posisi di awal pekan ini. Euro meniti kenaikan di atas EMA 200, sedangkan Pound terjerembab di bawah EMA 77.
Euro berjuang mempertahankan EMA 200, sementara Pound mengalami volatilitas ekstrem sejak kemarin. Bagaimana outlook trading jelang rilis NFP hari ini?
Euro dan Pound akhirnya mendapatkan momentum bullish untuk membalik bias pergerakan versus Dolar AS. Simak outlook EUR/USD dan GBP/USD selengkapnya di sini.
Penguatan Dolar AS membuat Euro tertekan drastis dan kesulitan bangkit di atas Pivot Point. Sementara itu, Pound masih memberikan perlawanan di area EMA 77.
EUR/USD belum mampu keluar dari tekanan bearish yang mendominasi. Sementara itu, GBP/USD masih berupaya mempenetrasi EMA 77.
EUR/USD terpuruk ke zona S1 dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan, sementara GBP berpotensi turun lebih jauh ke area 1.25.
Dengan outlook jangka pendek Dolar yang tengah bearish, Euro dan Pound masih kesulitan memanfaatkan situasi untuk menguat lebih jauh.
Pasca pengumuman The Fed, EUR/USD tertekan cukup signifikan. Di sisi lain, GBP/USD masih bertahan di area tinggi. Bagaimana outlook selanjutnya?
Euro secara tak terduga melemah terhadap Dolar AS, sementara Pound justru sukses memperpanjang reli kenaikan di atas EMA 77.
Meski masih berbias bullish, EUR/USD masih berjuang kembali naik di atas R1. Sementara itu, GBP/USD malah kesulitan mempertahankan posisi di atas EMA 77.
EUR/USD telah melampaui Pivot Point, sementara GBP/USD tengah menargetkan area 1.29. Bagaimana outlook trading selengkapnya?
Euro berfluktuasi tajam terhadap Dolar AS dan sedang menguji Pivot Point. Di sisi lain, Pound terus melemah dan saat ini masih berjuang meraih EMA 77.

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone