Advertisement

iklan

Profil Penulis : EXCO

Adalah broker yang berbasis di St. Vincent and the Grenadines dan terdaftar dengan nomor registrasi 25143 IBC 2018. Layanan trading yang ditawarkan meliputi leverage hingga 1:500, spread mulai 0.5 pips, deposit mulai 10 USD, dan kebebasan trading dengan beragam instrumen seperti forex, komoditas, saham, indeks, dan mata uang kripto.

iklan

iklan

Setelah anjlok di awal pekan, Euro kini berupaya mencapai Pivot Point harian. Tak jauh berbeda, Pound juga ikut menguat menantang EMA 77.
Euro menunjukkan potensi menjanjikan pada sesi perdagangan hari ini, begitu juga dengan Pound yang kini sudah berada di atas EMA 77.
Setelah terperosok di bawah S1, Euro mulai meghimpun kenaikan di atas EMA 200. Sebaliknya, Pound justru melanjutkan perjalanan turunnya.
Sentimen bullish yang kuat sukses melonjakkan Euro menguji R2. Tak jauh berbeda, Pound juga menguat dan berpotensi menyentuh 1.38.
Meski sempat lemah di sesi Asia, Euro menunjukkan tanda-tanda penguatan ke Pivot Point. Sementara itu, Pound berisiko melanjutkan pelemahan di bawah EMA 77.
Pound dan Euro masih melanjutkan kenaikan pada sesi perdagangan hari ini. Akankah sentimen bullish keduanya terus bertahan?
Sentimen buy masih menyelimuti Pound dan Euro. Keduanya sama-sama melesat naik setelah sukses breakout dari level EMA.
Euro menunjukkan rebound menjanjikan hari ini dan sedang mengincar R1. Tak jauh berbeda, Pound akhirnya menguat dan berpotensi mencapai 1.365.
Setelah gagal melanjutkan reli, Euro mulai memupuk kekuatan dan menyerang Pivot Point. Sementara itu, Pound masih dihinggapi sentimen mixed.
Sukses ditutup menguat di akhir pekan, Euro berpotensi melanjutkan kenaikan jika bertahan di atas EMA 200. Sebaliknya, Pound rawan jatuh menembus EMA 77.
Jelang rilis NFP AS bulan September, Euro berkisar di area S1. Sementara itu, Pound mulai terkoreksi dari penguatan kemarin.
Euro dan Pound sama-sama menunjukkan penguatan tipis hari ini. EUR/USD sudah melampaui Pivot, sementara GBP/USD bullish di atas EMA.
Euro melanjutkan trend penurunan dari hari sebelumnya, sementara Pound berbalik melemah setelah menunjukkan penguatan di atas 1.362.
Setelah sempat landai di sesi Asia, Pound kini berjuang mencapai 1.365. Di sisi lain, penguatan Euro justru tertahan di level S1.
Setelah menguat di akhir pekan, momentum Euro dan Pound mulai melambat. Akankah keduanya kembali melanjutkan pendakian? Atau justru terhempas?
Setelah ditutup melemah, Euro kini berjuang mengamankan posisi di atas Pivot Point. Sebaliknya, Pound justru terkoreksi dari penguatan kemarin.
EUR/USD berupaya naik dan melaju ke Pivot Point, sementara Pound belum juga keluar dari tekanan bearish dan masih melemah di bawah EMA.
Sentimen bearish yang menghantui EUR/USD membuat pair ini jatuh menembus S1 hari ini. Di sisi lain, GBP/USD dipenuhi ketidakpastian.
Setelah melaju ke puncak, hari ini Pound mulai terkoreksi dan sudah berada di bawah EMA 77. Sementara itu, Euro masih tertahan di level S1.
Setelah melandai di akhir pekan, Euro kini tertahan di level 1.17. Sebaliknya, Pound mampu membalikkan keadaan dan kini sudah menembus EMA 77.
Pound mulai terlihat goyah dari reli bullish-nya kemarin. Di sisi lain, Euro masih berjuang di area EMA 200. Bagaimana skenario trading hari ini?
Sama-sama melandai di sesi penutuman kemarin, Euro dan Pound hari ini mulai mengungguli Dolar AS. EUR/USD mengincar Pivot, sedangkan GBP/USD naik di atas EMA 77.
Setelah bergerak terbatas, Euro menghimpun kekuatan menuju EMA 200. Sebaliknya, Pound justru terancam melanjutkan perjalanan turun ke 1.36.
GBP/USD sedang mengincar EMA 77 di kala Euro masih diselimuti sentimen mixed. Bagaimana skenario tradingnya?
Sama-sama gagal menguat di akhir pekan, baik Pound maupun Euro kompak melanjutkan reli bearish hari ini. EUR/USD tertahan di S1, sedangkan Pound terperosok menuju 1.365.
Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini