Advertisement

iklan

Profil Penulis : Nadia

Nadia adalah trader forex part-time yang menyukai analisa fundamental. Penyuka instrumen gold ini gemar memburu promosi dan bonus dari broker-broker forex. Saat ini, Nadia sedang mendalami trading saham.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Dolar Kanada tak mampu ungguli Dolar AS meskipun data ketenagakerjaan Kanada membaik. Selain itu, konflik AS-Kanada yang memanas turut membebani Loonie.
Data ketenagakerjaan AS dilaporkan lebih baik daripada ekspektasi. Akibatnya, Dolar yang menguat karena eskalasi konflik AS-China menjadi semakin terapresiasi.
Harga emas akhirnya menembus level psikologis baru di $2,000 per ounce. Pelemahan Dolar AS dan merosotnya return obligasi Amerika Serikat membuat para investor beralih ke emas.
Meski PMI Jasa AS versi ISM melonjak, rilis ADP Employment Change yang merosot semakin menekan Dolar AS turun.
Harga emas terdukung lonjakan infeksi virus Corona babak kedua di AS. Namun, kenaikan lebih lanjut tertahan oleh reli Dolar dan data ekonomi AS yang positif.
PMI Manufaktur AS bulan Juli melesat naik ke level tertinggi satu setengah tahun. Dolar AS menguat, tetapi outlook-nya masih bearish dalam jangka panjang,
Penyebaran virus Corona babak kedua di Amerika Serikat hampir tak terelakkan lagi. Para investor makin gencar memborong emas sebagai aset safe haven.
Indeks Dolar AS sempat tergelincir menanggapi ide Trump untuk tunda pemilu. Namun, Dolar stabil kembali setelah rilis data GDP AS yang lebih baik daripada ekspektasi.
The Fed mempertahankan suku bunga dan masih pesimis akan outlook ekonomi AS ke depan. Oleh karena itu, kebijakan akomodatif akan terus dijalankan.
Dolar AS kian melemah seiring antisipasi pasar terhadap outlook inflasi The Fed dan kekhawatiran kasus infeksi Corona di AS.
Meningkatnya ekspektasi dovish kebijakan moneter The Fed, lemahnya Dolar AS, dan eskalasi tensi AS-China membuat Goldman Sachs naikkan prediksi harga emas.
EUR/USD terus menguat karena Amerika Serikat masih kewalahan mengatasi kenaikan infeksi virus Corona. Selain itu, The Fed diekspektasikan semakin dovish.
Harga emas naik karena meningkatnya permintaan di tengah pandemi. Selain itu, lemahnya Dolar AS dan eskalasi konflik diplomatik AS-China menambah kekuatan bullish emas.
Konflik AS-China akibat perintah penutupan konsulat China di wilayah Houston menjadi faktor baru yang meningkatkan permintaan terhadap emas.
Dolar Kanada semakin menguat terhadap Dolar AS setelah data inflasi konsumen dilaporkan naik lebih tinggi daripada ekspektasi.
Pemerintah AS belum satu suara soal stimulus. Akibatnya, Dolar AS kalah unggul dari Euro dan mata uang mayor lainnya.
Dana bantuan Uni Eropa yang telah disepakati dan rencana stimulus fiskal tambahan di Amerika Serikat mendorong harga emas naik lebih dari satu persen.
Isu stimulus ekonomi dan perkembangan kasus virus Corona menjadi katalis utama yang mendukung harga emas hari ini.
Gubernur BoE Andrew Hailey mengindikasikan bahwa ketidakpastian masih mengancam pemulihan ekonomi Inggris yang baru dimulai.
ECB mempertahankan suku bunga dan tidak menambah dana stimulus darurat. Euro tergelincir, namun lebih disebabkan oleh penguatan Dolar AS daripada kebijakan ECB.
Retail Sales AS dirilis lebih baik daripada ekspektasi. Meskipun demikian, performa data berikutnya terancam Corona babak dua.
Meskipun didukung beberapa faktor, kenaikan harga emas tertahan oleh bangkitnya minat risiko sehubungan dengan perkembangan positif vaksin Corona.
Suku bunga BoC tak diubah di level rendah 0.25 persen. Kendati demikian, Dolar Kanada tetap menguat akibat kemajuan uji coba vaksin Corona.
Harga emas naik di tengah ketidakpastian pasar akan dampak kenaikan kasus virus Corona. Selain itu, Dolar AS yang melemah dan konflik AS-China turut mendukung harga emas.
Jelang rilis data CPI dan Penjualan Ritel AS pekan ini, Dolar AS melemah karena minat para investor kembali tertuju ke aset risiko tinggi.

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone