Advertisement

iklan

Profil Penulis : Rachmat

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.
FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Emas tertekan oleh kekhawatiran pasar. Berikut analisa untuk emas diakhir pekan.
Bergerak di level 1.31225 dalam sesi perdagangan sore ini (24/Januari), berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
GBP/USD diperdagangkan menguat di atas 1.31 meski risiko Brexit masih membayangi. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Emas baru-baru ini diuntungkan oleh kekhawatiran pasar terhadap memanasnya tensi dagang antara AS dan Uni Eropa (UE). Berikut analisa selengkapnya untuk XAU/USD.
Emas bergerak melemah selama sesi Asia hari ini (22/Januari). Berikut analisa selengkapnya untuk XAU/USD.
GBP/USD mempertahankan pergerakan bullish di area 1.30578 dalam sesi perdagangan sore ini (22/Jan. Berikut analisa GBP/USD untuk hari ini.
Setelah menguat cukup tajam hingga menapaki area 1560. harga emas kembali merosot dan saat ini diperdagangkan di 1552.71. Berikut analisa selengkapnya untuk emas.
Mata uang Inggris berupaya menguat setelah menghadapi tekanan dari isu Brexit pada awal pekan kemarin . Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Harga emas sedikit pulih dan saat ini diperdagangkan di area 1560. Berikut analisa selengkapnya untuk XAU/USD.
Di tengah sepinya rilis data Inggris awal pekan ini, GBP/USD melemah di area 1.29. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Pasangan mata uang GBP/USD terangkat naik dari area kunci 1.3005. Namun, pergerakannya masih dibayangi tekanan bearish. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Setelah mencoba bangkit dari pelemahan di hari perdagangan sebelumnya, Pound saat ini terancam melemah dari 1.30. Pasar tunggu rilis data inflasi. berikut analisa untuk GBP/USD.
Setelah berada di bawah tekanan karena ekspektasi kesepakatan dagang AS-China, Yen berpeluang pulih versus Dolar AS dalam jangka pendek.
Menjelang penandatangan kesepakatan dagang AS China, harga emas bergerak terbatas di area 1543. Berikut analisa selengkapnya untuk XAU/USD.
Pasar saat ini diliputi oleh ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral Inggris. GBP/USD pun mendapat tekanan bearish oleh ekspektasi ini.
Pasca rilis data GDP Inggris, GBP/USD melemah hingga ke area 1.29. Berikut analisa selengkpnya untuk GBP/USD.
Merosotnya data ketenagakerjaan AS membuat pasar semakin pesimis terhadap peluang pengetatan kebijakan moneter The Fed. Harga emas pun mendapat dorongan bullish.
Emas bergerak terbatas di tengah antisipasi terhadap rilis laporan NFP AS. Berikut analisa selengkapnya untuk emas di akhir pekan.
Di tengah harapan lancarnya Brexit, GBP/USD berusaha menguat meski pasar tengah memperhitungkan peluang kebijakan longgar BoE. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Walaupun masih bertahan di area 1.31, GBP/USD relatif melemah pada sesi perdagangan hari ini. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
GBP/USD bangkit dari kisaran 1.30 dan saat ini diperdagangkan di 1.3151. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD hari ini.
Poundsterling berkutat di area rendah 1.30, seiring dengan kekhawatiran pasar terhadap potensi Hard Brexit yang masih berlanjut. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
GBP/USD berbalik menurun setelah PMI Manufaktur Inggris dikabarkan tak mampu memnuhi ekspektasi pasar. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Setelah kenaikan di akhir tahun 2019 gagal menembus 1.33, GBP/USD kini terkoreksi di kisaran 1.32. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Di tengah trend pelemahan Dolar AS, GBP/USD menguat cukup signifikan. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.