iklan

Profil Penulis : Rachmat

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.

iklan

iklan

Setelah melampaui level 1.42, Pound menyiratkan peluang sell dari pergerakan konsolidatif jangka pendek. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Poundsterling terus mencetak kenaikan versus Dolar AS. Secara teknikal, pair GBP/USD berpeluang menargetkan 1.4200. Berikut analisa selengkapnya.
Pasangan mata uang GBP/USD terus menanjak dan kini tengah mengambil ancang-ancang untuk menembus 1.4000. Berikut analisa selengkapnya.
Dengan minat risiko pasar yang masih tinggi, emas kini cenderung bearish. Namun secara teknikal, peluang bullish emas masih tersisa di area 1782.
Pasangan GBP/USD berpeluang melemah dari puncak kenaikan sebelumnya, tetapi dengan pergerakan bearish yang cenderung terbatas.
Minat risiko yang tengah naik membuat harga emas tertekan. Namun, peluang buy masih terdeteksi dari sinyal reversal di area 1810.60.
Para pengamat pasar optimis jika kenaikan GBP/USD lebih lanjut akan didukung oleh pemulihan ekonomi Inggris yang menjanjikan.
Pound terus menanjak seiring dengan optimisme pasar dan kondisi bearish Dolar AS. Skenario buy GBP/USD membidik target 1.3905.
Pandangan optimis Bank of England yang menepis kekhawatiran suku bunga negatif mendukung kebangkitan Pound versus Dolar AS.
Aksi jual mendorong emas terjun ke level terendah sejak awal Desember di bawah 1800. Berikut analisa selengkapnya untuk XAU/USD.
Pound bergerak stabil di kisaran 1.36 menyusul fluktuasi tajam di hari sebelumnya yang mengakibatkan kemerosotan ke area 1.35.
Menjelang rilis pengumuman kebijakan BoE minggu ini, Pound terimbas penguatan Dolar sehingga kembali melemah di bawah 1.37. Berikut analisa selengkapnya.
Tekanan bearish masih menekan Pound dalam jangka pendek, sehingga peluang sell lebih mendominasi GBP/USD. Berikut analisa selengkapnya.
Tekanan Bearish menghampiri Pound karena melemahnya minat risiko pasar dan penguatan Dolar AS. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
Pergerakan Sterling terhadap Dolar AS terpantau bullish di area 1.368 dan 1.373. Reli Pound didukung oleh sentimen pasar yang optimis menyikapi vaksinasi di Inggris.
Reli kenaikan Pound tertahan di bawah level 1.37. Akibatnya, GBP/USD kini terkonsolidasi di kisaran 1.368. Berikut analisa Pound terhadap Dolar selengkapnya.
Sempat merosot di akhir pekan, harga emas diperkirakan rebound hingga 1874 secara teknikal. Berikut analisa selengkapnya untuk XAU/USD.
Penurunan tajam yang terjadi di sesi sebelumnya membuat GBP/USD berupaya memupuk kenaikan dari kisaran 1.35. Berikut analisa selengkapnya untuk pair tersebut.
Pound melemah dan diperdagangkan dalam sentimen bearish di kisaran 1.35 karena risk-off terkait pandemi Corona. Berikut analisa GBP/USD selengkapnya.
Pound bisa dikatakan sedang bergerak di atas angin. Namun secara teknikal, terdapat peluang koreksi yang bisa dimanfaatkan untuk entry sell di 1.3685.
Pergerakan bullish Pound hari ini berpotensi menembus level 1.37. Waspadai peluang buy di area tersebut untuk ekspektasi kenaikan lebih lanjut.
Kesepakatan Brexit yang tercapai sebelum deadline tak lantas membuat GBP/USD bergerak dalam trend bullish yang menjanjikan. Simak skenario trading GBP/USD di sini.
Sentimen bullish masih mewarnai bias pergerakan Pound terhadap Dolar AS. Namun secara teknikal, terdapat peluang sell yang bisa dimanfaatkan.
Isu-isu seputar negosiasi Brexit menjadi katalis utama yang menggerakkan Pound terhadap Dolar AS hingga akhir tahun. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.
GBP/USD diperdagangkan dengan kecenderungan melemah di tengah ketidakpastian negosiasi Brexit. Berikut analisa selengkapnya untuk GBP/USD.

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone