Advertisement

iklan

Profil Penulis : Rama Anandhita

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.

iklan

iklan

Sentimen tapering off dan menguatnya Dolar AS berpotensi membuat harga emas turun lebih lanjut pada perdagangan hari ini.
Setelah berhasil menembus level $3,500, Ethereum kini mencoba mendekati level $4,000. Meningkatnya penggunaan aktivitas jaringan Ethereum menjadi katalis bullish.
Harga emas bertahan di jalur positif menyusul melemahnya Dolar AS dan sikap dovish dari Powell.
Harga emas diperkirakan bullish setelah muncul kecenderungan sideways selama sepekan terakhir.
Serangkaian sentimen positif di pasar kripto telah berhasil membuat harga Bitcoin kembali ke level 50,000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2021.
Pasar kripto diselimuti sentimen positif pasca Coinbase mengumumkan akan melakukan investasi senilai 500 juta Dolar pada Bitcoin dan beragam aset kripto lainnya.
Pesimisme atas pemulihan ekonomi dan pengetatan moneter oleh The Fed mendorong harga emas menanjak di awal perdagangan pekan ini.
Dominasi Bitcoin di pasar kripto anjlok seiring melonjaknya harga altcoin. Sementara itu, supply Bitcoin di bursa mengalami kemerosotan karena ulah Bitcoin Whale.
Harga Bitcoin terus merangsek naik mendekati $50,000, menyusul berlanjutnya aksi beli oleh Bitcoin Whale. Belum ada sinyal profit taking sehingga BTC berpotensi terus menguat.
Harga emas berbalik menguat setelah sempat tertekan di awal sesi perdagangan hari ini setelah data ketenagakerjaan AS berhasil melampaui ekspektasi pasar.
Setelah kembali diperdagangkan di atas level psikologis $1,800, emas tampak melanjutkan momentum positifnya.
Spekulasi bahwa Amazon akan menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran telah memicu kenaikan harga Bitcoin. Namun, isu ini mereda setelah Amazon membantahnya.
Sikap wait and see investor terhadap hasil FOMC Meeting diperkirakan akan menekan harga emas lebih lanjut.
Popularitas Ripple di Asia tidak terganggu oleh isu gugatan yang dilayangkan oleh SEC. Regulator dari AS tersebut menuduh Ripple berkontribusi dalam transaksi ilegal.
Diloloskannya paket stimulus senilai $1.9 triliun oleh Senat AS berpotensi membuat harga emas bangkit dari titik terendah sembilan bulan.
Harga emas belum mampu bangkit menjauh dari titik terendah sembilan bulan menyusul kuatnya Dolar AS dan imbal hasil Treasury AS.
Berlanjutnya aksi jual yang terjadi di pasar kripto membuat kapitalisasi pasar kripto anjlok hingga 100 miliar USD dalam 24 jam terakhir.
Harga emas berpotensi berbalik turun menyusul pulihnya Dolar AS dan data inflasi AS yang mengecewakan.
Optimisme pemulihan ekonomi global dan meningkatnya permintaan aset berisiko membuat EUR/USD terus bertahan di atas 1.20.
Harga minyak kian kokoh di atas level $50 setelah data persediaan minyak AS secara tak terduga turun dan melampaui ekspektasi para ekonom.
Terpuruknya Dolar AS membuat USD/JPY kembali memasuki tren bearish. Kondisi ini bahkan diperkirakan masih akan turun lebih lanjut. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Harga minyak mencoba bergerak bullish meskipun data persediaan minyak AS -secara tak terduga- menunjukkan kenaikan.
Memudarnya ekspektasi stimulus dari AS membuat harga emas bertahan di bawah level psikologis $1.900.
Peningkatan jumlah kasus COVID-19 membuat harga minyak tergelincir ke bawah level psikologis USD40 per barel.
Harga emas mendekati level tertinggi 3 minggu setelah sempat tersungkur mendekati level psikologis 1900. Penguatan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan stimulus fiskal AS terbaru.
Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini