Profil Penulis : Rama Anandhita

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.
FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Konten Oleh Rama Anandhita

GBP/USD berpotensi untuk bergerak bullish, terutama setelah harga berhasil menembus level resistance serta adanya harapan investor terhadap perkembangan Brexit.


GBP/USD bergerak sideways, tapi masih berpotensi untuk bergerak menguat jika harga berhasil menembus level resistance 1.29353.


Perkembangan positif dari konflik dagang AS-China berpotensi membuat harga emas melemah ke bawah level 1266.13, terutama jika harga berhasil menembus level 1272.99.


Hubungan AS-China yang kembali memanas, diikuti dengan laporan inflasi Jepang yang mengecewakan, berpotensi membuat USD/JPY menguat kembali.


Kekhawatiran terhadap ekonomi serta krisis politik di Inggris membuat investor meningkatkan permintaan terhadap Yen.


GBP/USD diperdagangkan melemah tipis pada hari Kamis (17 Januari), masih berpotensi bullish jika harga berhasil menembus level resistance 1.29188.


Menjelang pemungutan suara terkait rencana Brexit May, pasangan mata uang GBP/USD masih berpotensi menguat dalam jangka pendek.


Emas terus berkonsolidasi di sekitar level 1290, dan berpotensi untuk bergerak bullish jika harga berhasil menembus level resistance harian pada level 1292.39.


Harga emas berpotensi menguat dalam jangka pendek, seiring dengan adanya katalis negatif dari The Fed yang membebani pergerakan US Dollar


Ketidakpastian Brexit kembali menjadi motor yang membebani pergerakan GBP/USD, sehingga berpotensi membuat pasangan mata uang ini bergerak bearish.