Advertisement

iklan

Penyebab Dolar AS Menguat Ke Level Tinggi Satu Pekan

Dolar AS menguat malam ini akibat fokus pasar pada perkembangan perang dagang, serta data Building Permits dan Philly Fed Manufacturing Index yang positif.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Dolar AS menguat menuju level tertinggi satu pekan, di tengah fokus para investor yang masih tertuju ke perang dagang. Di samping itu, ada pula dukungan dari data-data ekonomi AS dengan hasil positif yang dirilis pada sesi perdagangan Kamis (16/Mei) malam ini. Saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY) naik 0.24 persen ke 97.79.

dxy

Pada hari sebelumnya, Dolar AS melemah menyusul rencana penundaan tarif impor otomotif oleh Trump. Namun karena pengumuman resminya belum dipublikasikan, pasar belum dapat melenyapkan kekhawatiran akan terjadinya perang dagang baru, serta imbasnya pada ekonomi global. Keresahan semacam ini menjadi dorongan bullish bagi Dolar AS karena fungsinya sebagai safe haven.

Menurut Mark McCormick, pakar forex dari TD Securities di Toronto, untuk saat ini masih sangat besar kemungkinan tercetusnya beberapa perang dagang sekaligus dalam satu waktu. Kondisi itu membangkitkan kekhawatiran meskipun dalam lima bulan terakhir, stabilisasi ekonomi global mulai tampak. McCormick menambahkan bahwa para pelaku pasar perlu menunggu terlebih dahulu bagaimana dampak perang dagang (AS-China) akan berpengaruh; baik terhadap ekonomi AS maupun ekonomi global.

 

Building Permits AS Dan Philly Fed Manufacturing Index Positif

Data Building Permits AS naik 0.6 persen menjadi 1.296 juta pada bulan April 2019 ini. Hasil tersebut menjadi angin segar setelah penurunan yang terjadi dalam tiga bulan sebelumnya. Selain itu, angka tersebut juga sesuai dengan ekspektasi.

united-states-building-permits

Di lain pihak, terdapat pula data berdampak menengah yang dirilis malam ini, yakni Philly Fed Manufacturing Index. Kenaikan indeks manufaktur tersebut mencapai 16.6 pada bulan Mei 2019, melejit dari 8.5 bulan lalu, dan memathkan ekspektasi di level 9. Peningkatan di sub sektor ekspor manufaktur menjadi kontributor terbesar kenaikan indeks yang dirilis oleh The Fed Philadelphia tersebut.

 

 

288557

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.