Advertisement

iklan

Perusahaan Australia Menerbitkan Sistem Pinjaman Beragun Kripto

Helio Lending memberikan kesempatan pada para pemegang kripto untuk mengajukan pinjaman, dengan menjaminkan kripto mereka sebagai agunan.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Helio Lending, sebuah perusahaan yang berbasis di Melbourne baru saja resmi merilis penawaran pinjaman yang didukung kripto. Bisnis Helio sudah dilengkapi dengan ACL, lisensi kredit yang dikeluarkan oleh ASIC. Di pasar yang sedang bearish saat ini, layanan Helio memungkinkan pemegang mata uang kripto untuk dapat meminjam uang fiat dengan koin yang mereka miliki.

 

Menerima 4 Jenis Mata Uang Kripto

Helio Lending menerima empat mata uang kripto utama sebagai agunan, yakni Bitcoin Core (BTC), Ethereum (ETH), Litecoin (LTC), dan Ripple (XRP). Pinjaman yang ditawarkan memiliki durasi hingga 48 bulan, dengan bunga tahunan antara 17 hingga 24 persen, tergantung pada nilai agunan. Pelanggan dapat memilih rasio pinjaman terhadap nilai (LTV) sebesar 30, 40, atau 50 persen.

Pinjaman beragun kripto

Misalnya, jika seorang klien meminjam 10,000 Dolar Australia dengan LTV 30 persen, maka ia perlu menjaminkan sebesar 7.19 BTC sebagai agunan. Dalam hal ini, bunga tahunan yang dikenakan adalah sebesar 17 persen, dan setelah dihitung-hitung, maka cicilan pembayaran untuk setiap bulannya adalah sebesar 350 Dolar Australia (sekitar USD250).

Situs web Helio memiliki kalkulator yang dapat menghasilkan konfigurasi pinjaman yang berbeda. Jumlah minimum yang dapat dipinjam ditetapkan pada 1,000 Dolar Australia. Proses aplikasi dimulai dengan memberikan alamat email yang valid. Untuk menyelesaikan pendaftaran, klien harus mengikuti tautan konfirmasi yang dikirimkan.

 

Menjanjikan, Tapi Jarang Dijajaki

Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh pendiri Helio, John O’Shea, perusahaannya adalah entitas berlisensi pertama di Australia yang menawarkan pinjaman beragun kripto. Ia yakin jika ada pasar besar untuk asset digital di negara tersebut. Beberapa survei terbaru bahkan menunjukkan bahwa penduduk Australia melakukan transaksi mata uang kripto senilai $2.8 juta setiap hari.

Berbicara kepada Businessbuyinvest.com, O’Shea menyatakan saat ini tidak ada penyedia layanan yang cukup, dan perusahaan yang mau atau mampu mendukung layanan pinjaman dengan agunan mata uang kripto. Itulah sebabnya, ia melihat peluang untuk memanfaatkan kondisi tersebut.

"Kami menyediakan pembiayaan untuk individu dan bisnis melalui pinjaman yang didukung asset kripto. Ini berarti bahwa klien yang memegang Bitcoin, Ethereum, Litecoin, atau Ripple dapat menggunakan aset mereka sebagai agunan untuk pembiayaan pinjaman," jelas O’Shea.

Tidak seperti pemberi pinjaman tradisional, Helio dapat mengandalkan asset digital yang ditransfer oleh pelanggannya ke Dompet jaminan. Jika terjadi default, perusahaan dapat menjual koin untuk menutupi kerugian. Pada saat yang sama, pelanggan Helio dapat memperoleh manfaat dari perlindungan yang dijamin oleh regulasi ASIC.

286540

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.