Petinggi ECB: Kami Tidak Mengabaikan Mata Uang Kripto

Petinggi European Central Bank (ECB) mengambil langkah untuk mendesak Bank Sentral Eropa tersebut agar lebih memperhatikan perkembangan mata uang kripto.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Setelah sekian lama memantau teknologi BlockChain secara menyeluruh, petinggi European Central Bank (ECB) mengambil langkah untuk mendesak Bank Sentral Eropa tersebut agar lebih memperhatikan perkembangan mata uang kripto, mengingat Blockchain menjadi teknologi baru yang mulai banyak mendapat perhatian dari berbagai institusi keuangan dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Petinggi ECB : Kami Tidak Mengabaikan

 

Dalam sebuah wawancara yang diadakan pada tanggal 29 Oktober lalu, Benoît Cœuré yang merupakan salah satu anggota dewan eksekutif Bank Sentral Eropa, menjelaskan secara singkat pandangan ECB mengenai kiprah mata uang kripto.

Benoît Cœuré yang kala itu berbicara kepada Le Journal du Dimanche, menyampaikan, dirinya tengah mengamati perkembangan dan sepak terjang mata uang kripto. Cœuré mengatakan bahwa ECB tidak mengabaikan kiprah kripto, sembari merujuk kripto tidak beresiko terhadap kiprah Bank Sentral maupun mata uang Euro.

"Pada saat ini, mata uang kripto tidak berpotensi menimbulkan risiko moneter, karena jumlahnya bersifat marjinal. Mereka (mata uang kripto) hanyalah instrumen yang didasari oleh spekulasi yang menciptakan resiko finansial," ucap Cœuré kepada Le Journal du Dimanche.

 

Bitcoin Sentuh 7,500 USD, Siap Menguji Rekor Baru

Setelah bergerak melemah tipis dalam dua hari terakhir, Bitcoin seolah menolak tekanan bearish (secara teknikal) hingga kembali menanjak menyentuh level USD7,500 pada sesi perdagangan hari Rabu.

Bahkan BTC/USD yang dilansir dari Coindesk menunjukkan harga Bitcoin sempat menyentuh USD7,511, atau naik 4.22 persen dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi Market Bitcoin pun tercatat 125 Milyar Dollar.

Kenaikan harga Bitcoin terjadi di tengah pertentangan yang muncul terkait Hardfork Segwit2x yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 16 November mendatang.  Banyak pelaku pasar beranggapan bahwa Hardfork tersebut tidak akan mampu memperbaruhi sistem Blockchain Bitcoin ke aturan baru tanpa menciptakan aset lain (Bitcoin2x).

Pasar Berjangka juga mengindikasikan peluang yang rendah terhadap kesuksesan Hardfork Segwit2x. Berdasarkan data yang bersumber dari CoinMarketCap, Segwit2x futures anjlok 8 persen dalam 24 jam terakhir.  Dan dibandingkan dengan level high $1,968.8 pada 4 November lalu, posisi Segwit2x futures telah turun sebesar 33.96 persen.

280956

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.