Advertisement

iklan

PMI Manufaktur AS Jatuh, Indeks Dolar Tetap Kuat

PMI Manufaktur ISM AS bulan September turun di bawah ekspektasi dan menghapus kenaikan tertinggi sejak 2004 pada bulan sebelumnya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - PMI Manufaktur ISM AS turun ke angka 59.8 pada bulan September 2018. Pada periode sebelumnya, indeks manufaktur ini berada di 61.3. Pencapaian PMI Manufaktur ISM di bulan September berada di bawah ekspektasi, yang sebelumnya memperkirakan penurunan ke angka 60.1. Merosotnya indeks ini adalah gara-gara lemahnya ketersediaan produk (inventory) dan pesanan baru (new orders). Para pengusaha manufaktur saat ini mengkhawatirkan aktivitas yang berhubungan dengan bea impor AS, karena dampaknya masih sulit diperkirakan.

manufaktur-pmi

 

Indeks Dolar AS Tetap Menguat

Meskipun data PMI Manufaktur AS terbilang mengecewakan, Indeks Dolar AS (DXY) naik ke level 95.31, dari sebelumnya di level 95.08.

dxy


Indeks ISM Manufacturing PMI AS dibuat berdasarkan survei terhadap 400 purchasing manager di AS. ISM Manufacturing PMI berfokus pada kondisi bisnis saat ini, termasuk Output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan ekspansi di sektor manufaktur, sedangkan di bawah angka 50.0 menunjukkan kontraksi. Indeks ini sama dengan yang dirilis oleh Markit untuk Manufacturing PMI, hanya saja datanya bersumber dan dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM), yang khusus dibuat untuk Amerika Serikat.

Pengaruh:

High Impact adalah level tertinggi dalam tingkat pengaruh suatu rilis data terhadap pergerakan harga. Status High Impact menandakan jika suatu rilis data bisa memicu pergerakan signifikan dan perubahan sentiment pasar.

 

Jadwal rilis:
Bulanan.

Sumber:
Institute for Supply Management (ISM)

Data resmi selengkapnya dapat dilihat di sini

285532

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.