Poundsterling Menguat Terdukung Potensi Kenaikan Suku Bunga BoE

Poundsterling menguat terhadap Dolar AS dan Euro di sesi Eropa sore ini, seiring dengan beralihnya fokus pasar dari Brexit ke potensi kenaikan suku bunga BoE bulan depan.

iklan

Advertisement

iklan

Advertisement

Seputarforex.com - Poundsterling menguat terhadap Dolar AS dan Euro di sesi Eropa, Jumat (13/Apr) sore ini. Kombinasi dari melemahnya Euro, memudarnya kekhawatiran terhadap Brexit, dan beralihnya fokus pasar ke potensi kenaikan suku bunga BoE, menjadi kontributor terapresiasinya mata uang Inggris tersebut.

 

koin-gbp

 

 

Penguatan Poundsterling memang sudah diperkirakan oleh para analis sejak beberapa waktu lalu. Rabobank salah satunya, telah memprediski kenaikan Poundsterling begitu isu kenaikan suku bunga (rate hike) BoE sudah lebih diperhatikan oleh para investor, ketimbang isu Brexit.


Poundsterling Makin Menguat Jelang Rapat BoE

Sejumlah pejabat penting Bank Sentral Inggris (BoE) baru-baru ini telah memberikan peringatan akan segera terwujudnya kenaikan suku bunga Inggris. Salah satunya adalah Ian McCafferty. Anggota rapat MPC BoE yang sudah dikenal hawkish tersebut, menyatakan pentingnya kenaikan suku bunga BoE dengan segera. Dalam wawancaranya dengan Reuters di hari Rabu lalu, McCafferty mendesak agar rekan-rekannya di BoE segera menaikkan suku bunga daripada terus membuang-buang waktu, karena risiko terlambat menaikkan suku bunga sudah cukup berbahaya.

"Kabar-kabar tentang Brexit terus bermunculan, tetapi menjelang rapat BoE pada 10 Mei mendatang, maka isu mengenai kebijakan moneter bank sentral akan terus memanas dan menjadi petunjuk bagi arah pergerakan Poundsterling," kata Jane Foley, analis dari Rabobank.

Pasar mengekspektasikan kenaikan suku bunga BoE akan dilaksanakan bulan depan, mengingat ada upaya dari bank sentral tersebut untuk memangkas inflasi yang mulai meninggi. Perkiraan kenaikan suku bunga seperti saat ini akan membuat Poundsterling terus mengungguli mata uang-mata uang mayor lainnya.

Selain itu, pernyataan notulen rapat Bank Sentral Eropa (ECB) kemarin yang menyatakan bahwa penguatan Euro dalam beberapa bulan terakhir telah menyebabkan ketidakpastian, menjadi alasan para trader untuk  menjual Euro mereka dan membeli Poundsterling.

GBP/USD melonjak dari angka 1.4227 menuju ke angka 1.4283 saat berita ini ditulis. Sedangkan EUR/GBP ambles ke kisaran 0.8633 dari sebelumnya di angka 0.8663.

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.