OctaFx

iklan

POWR: Setelah Terdaftar Di BEI, Fokus Garap Proyek PLTG

Setelah PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dua hari lalu, saat ini perseroan sedang berfokus terhadap pengerjaan berbagai proyek pembangkit listrik.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Setelah PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dua hari lalu, saat ini perseroan sedang berfokus terhadap pengerjaan berbagai proyek pembangkit listrik.

PT Cikarang Listrindo

Direktur Keuangan Cikarang Listrindo, Christanto Pranata menyatakan, pihak perseroan POWR saat ini sedang membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Kawasan industri Megalopolis Manunggal, Cikarang, Jawa Barat. Ia juga menjelaskan, kapasitas listrik di pembangkit tersebut bisa mencapai 1.100 megawatt (MW) sampai dengan 1.400 MW.

Selain itu, PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) bekerja sama dengan General Electric (GE) untuk mengerjakan proyek PLTG tersebut. Dengan menggunakan dana sebesar 800 juta dolar AS kedua perusahaan tersebut sudah menandatangani kontrak mengenai rencana pengembangan fasilitas pembangkit listrik itu, walaupun pihak POWR belum mengetahui skema untuk pendanaan proyek ini.

Saat ini, emiten baru tersebut masih menanti power purchase agreement (PPA) atau perjanjian jual beli tenaga listrik dengan PLN. Peran perusahaan General Electric disini adalah pihaknya akan menyediakan teknologi yang dibutuhkan oleh pembangkit listrik di Cikarang ini.

 

Pemanfaatan Dana Hasil IPO

Adapun sekitar 70 persen dana hasil IPO perusahaan akan dimanfaatkan untuk meningjatkan jumlah kapasitas pembangkit listrik baik berbahan bakar gas ataupun berbahan bakar batubara. Sedangkan sisanya akan dialokasikan untuk keperluan modal kerja. Saat ini, perusahaan POWR masih menjalankan serta mengelola dua pembangkit listrik berbahan bakar gas dengan kapasitas gabungan sebesar 864 MW.

Selain itu, perseroan juga sedang melakukan penyelesaian terhadap proyek pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batubara di lahan seluas 72 ha di Jawa Barat, memiliki kapasitas sebesar 280 MW. Rencananya, PT Cikarang Listrindo akan menggandeng perusahaan tambang batu bara untuk menandatangani kontrak berdurasi lima tahun terkait dengan pemasokan batubara ke pembangkit listrik.

 

 

266655

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.