Advertisement

iklan

RBA Pertahankan Rate, AUD/USD Naik

Di tengah penurunan inflasi dan pasar properti, RBA mempertahankan level suku bunga rendah sejak Agustus 2016.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunganya di level 1.5 persen pada hari Selasa (06/November) ini. Pasar telah mengekspektasikan kebijakan tersebut, meskipun Inflasi inti (Core CPI) Australia dilaporkan turun minggu lalu. Selain itu, harga properti yang menurun diabaikan oleh RBA.

"Prediksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 dan 2019 sedikit direvisi naik," demikian bunyi Statement Kebijakan Moneter RBA hari ini.

Mengenai proyeksi ekonomi ke depan, Gubernur RBA Philip Lowe berkata, "Skenario sentral ditujukan untuk rata-rata pertumbuhan GDP, yakni di kisaran 3.5 persen dalam dua tahun terakhir, sebelum melambat pada tahun 2020 akibat turunnya pertumbuhan dalam sumber daya ekspor. Kondisi Bisnis cukup positif dan investasi bisnis non pertambangan diekspektasikan meningkat."

aud

Sementara itu, pandangan RBA terhadap pasar properti sedikit berubah, tetapi tidak terlalu menunjukkan kekhawatiran. Menurut Lowe, kondisi pasar perumahan di Sydney dan Melbourne masih terus mengendur,. Namun, properti Australia secara umum masih cukup kuat dan dinamis.

 

AUD/USD Menguat

Menyusul rilis Statement dari bank sentral Australia tersebut, AUD/USD naik dari 0.7195 ke 0.7221 di sesi Eropa. Menguatnya Dolar Australia juga terdukung oleh pelemahan Dolar AS, menjelang dimulainya Pemilu Kongres AS hari ini.

au

 

 

286050

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.