RICY: Optimis Tingkatkan Penjualan Pasca Kuartal I-2019

Setelah penurunan penjualan pada kuartal I-2019, RICY justru mampu mencetak laba bersih yang lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Berdasarkan laporan keuangan pada Kuartal I-2019, penjualan RICY (PT Ricky Putra Globalindo Tbk) tercatat menurun 30.45% dari kuartal yang sama di tahun sebelumnya. Sebagai informasi, emiten tekstil ini berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp524.72 miliar pada kuartal I-2018, sedangkan pada kuartal I-2019 hanya berhasil mengukir penjualan bersih sebesar Rp364.96 miliar.

Penjualan RICY

Menurut Direktur RICY, Tirta Heru Citra, penekanan dari penjualan pada kuartal I-2019 disebabkan oleh pasar domestik yang menunggu selesainya Pemilu 2019 pada bulan April. "Khususnya untuk pasar domestik, pelanggan kami menunda pembelian sambil menunggu kondisi setelah pemilu," ungkap Tirta.

RICY melebarkan sayapnya di pasar domestik dan ekspor. Namun demikian, penjualan domestik tetap memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan pasar ekspor. Penjualan domestik yang bersumber dari produk pakaian mencapai Rp113.89 miliar, disusul dengan spinning sebesar Rp100.35 miliar.

Sementara pada pasar ekspor, penjualan produk pakaian di pasar Asia telah berhasil membukukan penjualan sebesar Rp91.81 miliar, sementara di pasar Eropa sebesar Rp4.52 miliar. Setelah kedua kawasan tersebut, tingkat penjualan tertinggi RICY di kancah internasional kemudian disusul oleh Afrika, Timur Tengah, dan Australia yang telahmencapai Rp2.72 miliar. Untuk penjualan produk spinning membukukan penjualan mencapai Rp1.39 miliar.

 

Kenaikan Laba Bersih Pacu Optimisme Perusahaan

Walaupun mengalami penurunan penjualan, RICY berhasil mencetak laba bersih yang jauh lebih baik pada Kuartal I-2019. Laba meningkat dari Rp345.13 juta (Kuartal I-2018) menjadi Rp6.42 miliar di kuartal pertama tahun ini. Hal ini berarti, laba bersih yang dicetak RICY telah meningkat cukup pesat dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Perolehan laba bersih tersebut bersumber dari entitas anak usaha yang menaikkan harga jual mulai dari 5%-10%.

Kabar positif tersebut menunjang optimisme pimpinan perusahaan untuk memproyeksikan kenaikan penjualan pada kuartal II-2019. Menurut Tirta Heru Citra, RICY menargetkan penjualan pada kuartal II-2019 dengan persentase kenaikan sebesar 20% lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan pada tahun 2018.

288505

Wiraswasta kelahiran Lombok Timur dan seorang Independent Stock Trader di Bursa Efek Indonesia. Awal ketertarikannya di dunia trading dimulai ketika cryptocurrency masih berjaya, tapi sejak terjadi crash di pasar kripto, ia mengubah haluannya menjadi long-term trader di pasar saham. Trading plan yang digunakan mencakup analisis teknikal dan fundamental.