Advertisement

Skenario Bullish Dan Bearish Untuk Harga Emas Tahun 2018

   By: A Muttaqiena    View:6033   Berita Emas

Seputarforex.com - Harga Emas menyentuh level tertinggi dalam satu bulan terakhir di perdagangan hari Jumat (29/Desember), meski pasar cenderung sepi karena kebanyakan trader dan investor sudah tutup buku menjelang pergantian tahun. Dengan pergerakan bullish ini, harga Emas diperkirakan akan mencatat kenaikan tahunan tertingginya dalam tujuh tahun terakhir, atau tepatnya sejak tahun 2010. Namun, analis memperkirakan reli harga Emas bisa terhambat di tahun 2018.

Harga Emas Tahun 2018

 

Akhir Tahun, Harga Emas Bertahan Di Level Tinggi

Saat berita ditulis, Gold Spot XAU/USD terpantau naik 0.17% ke level 1,297.10 dalam perdagangan harian, setelah sempat menginjak Intraday High pada 1,299.00. Harga Emas Berjangka melaju kencang untuk mencatat kenaikan empat sesi berturut-turut, sekaligus merekam gain setinggi 11% sejak awal tahun 2017.

Harga Emas Antam di LM Jakarta Pulogadung juga menanjak sebesar Rp2,000 dibanding hari Kamis lalu. Produk Emas Batangan dihargai Rp630,000 per gram, sedangkan buyback dipatok pada Rp561,000 per gram.

Faktor utama yang mendorong kenaikan harga Emas hari ini masih sama dengan kemarin, yaitu pelemahan Dolar AS. Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatannya terhadap sejumlah mata uang mayor lain, tenggelam makin dalam di perdagangan Intraday dengan minus 0.37% ke 92.33; level terendahnya sejak akhir bulan September. Dolar AS yang lebih lemah membuat logam mulia menjadi lebih terjangkau bagi konsumen yang menggunakan mata uang berbeda.

Sepanjang tahun 2017, investor Emas juga diuntungkan berkat meningkatnya minat pembelian aset safe haven di tengah pelbagai ketegangan geopolitik, khususnya yang dipicu oleh Korea Utara. Politik luar negeri Presiden AS Donald Trump juga menimbulkan banyak kekhawatiran di pasar, termasuk ketika ia mengumumkan pengakuan atas status Jerusalem sebagai ibukota Israel beberapa waktu lalu.

 

Proyeksi Harga Emas Tahun 2018

Dilansir dari Kitco News, peran Emas sebagai perangkat manajemen risiko dan penyimpan nilai kemungkinan makin besar di tahun 2018. Media yang berfokus pada logam mulia tersebut mengutip Maxwell Gold, Direktur Strategi Investasi di ETF Securities, yang mengatakan, "Potensi Emas sebagai alat hedging yang dinamis, multi-faset, dan cost-effective, terhadap berbagai risiko yang diketahui dan tidak diketahui, bisa jadi menjadi alat yang powerful dalam portofolio bagi investor jangka panjang."

ETF Securities memperkirakan harga Logam Kuning akan bervariasi antara USD1,445 dan USD1.070, tergantung pada bagaimana skenario di tahun baru mendatang. Gold mengungkapkan, "Dengan latar belakang valuasi (pasar saham) yang sudah terlalu tinggi, peningkatan ketidakpastian, korelasi aset, dan volatilitas di rekor rendah, maka permintaan atas Emas sebagai pelindung risiko bisa terus meningkat hingga 2018."

Dalam skenario Bullish, Emas bisa naik ke USD1,445 per ons di tahun 2018, digerakkan oleh inflasi lebih tinggi yang ditargetkan Federal Reserve (FED), sesuai dengan konfirmasi pemulihan ekonomi AS dan perhatian investor seputar reduksi Neraca Keuangan FED. Di sisi lain, Emas juga bisa tumbang ke USD1,070 dalam skenario Bearish, apabila sikap FED lebih hawkish dan reduksi Neraca Keuangannya dilakukan dengan lebih agresif.

Namun, skenario yang menjadi fokus ETF Securities adalah kisaran harga Emas pada USD1,250-1,300, dengan asumsi kenaikan suku bunga Fed dilakukan sebanyak tiga kali, Dolar AS menguat, dan laju inflasi AS naik ke 2.6%.



281684

Berita Emas

Harga Emas

Indikator Teknikal Emas

21 Apr 05:17
XAUUSD
1,335.20 (-0.74%)

Support : 1,339.57
Pivot : 1,346.88
Resistance : 1,352.52

Short Mid Long
Hold 75% Buy 67% Buy

Rekomendasi
48% Buy

SHARE:

SHARE:

 

Harga Emas

Indikator Teknikal Emas

21 Apr 05:17
XAUUSD
1,335.20 (-0.74%)

Support : 1,339.57
Pivot : 1,346.88
Resistance : 1,352.52

Short Mid Long
Hold 75% Buy 67% Buy

Rekomendasi
48% Buy