Sterling Tetap Kalem Pasca Rilis Data Pengangguran Inggris

Data pengangguran Inggris menurun, tetapi pergerakan poundsterling relatif stabil karena masih pekatnya ketidakpastian Brexit.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Mata uang Poundsterling bertahan dalam area sideways harian di sekitar level 1.3270 terhadap Dolar AS, sekitar 30 menit setelah data pengangguran Inggris dilaporkan menunjukkan performa beragam. Ketidakpastian terkait Brexit masih menyita perhatian pelaku pasar, sehingga pergerakan Sterling terhadap mata uang mayor lainnya cenderung melamban. Saat berita ditulis, EUR/GBP stabil pada kisaran 0.8555, sedangkan GBP/JPY melandai tipis pada level 147.60.

Sterling Tetap Kalem Pasca Rilis Data Pengangguran Inggris

 

Pengangguran Berkurang, BoE Kemungkinan Tak Ubah Kebijakan

UK Office for National Statistics (ONS) melaporkan bahwa klaim pengangguran bulanan (Claimant Count) bertambah 27.0k pada bulan Februari, lebih dari dua kali lipat estimasi awal yang dipatok pada 13.1k. Data bulan Januari juga direvisi naik menjadi 15.7k.

Meski demikian, tingkat pengangguran menurun dari 4.0 persen menjadi 3.9 persen pada bulan Januari, lebih baik ketimbang ekspektasi awal. Itu merupakan angka pengangguran terendah dalam 44 tahun terakhir. Indeks Pendapatan Rata-rata+Bonus juga melaju 3.4 persen dalam periode yang sama; lebih tinggi dibandingkan estimasi awal pada 3.2 persen, meski sedikit lebih rendah ketimbang capaian 3.5 persen pada periode Desember.

Data-data tersebut tak berpengaruh signifikan terhadap Sterling, karena bank sentral Inggris (Bank of England) diekspektasikan takkan merubah kebijakan selama masalah Brexit belum terselesaikan. Dalam rapat kebijakan BoE pada hari Kamis mendatang, mereka diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada level 0.75 persen, dan kembali mengulangi peringatan mengenai ancaman ketidakpastian Brexit terhadap perekonomian Inggris.

 

Detik-Detik Terakhir

Ketidakpastian Brexit memasuki masa tarik-ulur baru; setelah Parlemen Inggris menginstruksikan kepada PM Theresa May agar mengajukan penundaan deadline Brexit, jika sebuah kesepakatan tak dapat disetujui dalam pekan ini. Ketua House of Commons, John Bercow, memutuskan bahwa PM May tidak boleh membawa draft kesepakatan Brexit yang sama untuk voting ketiga kalinya di parlemen Inggris. Padahal, Uni Eropa telah menolak untuk melakukan negosiasi lagi maupun memberikan konsesi tambahan bagi PM May.

Serangkaian pertemuan penting dijadwalkan terjadi dalam beberapa hari mendatang, menandai detik-detik terakhir sebelum PM May akan terpaksa mengajukan penundaan deadline Brexit. Hari ini, pimpinan partai oposisi Inggris, Jeremy Corbyn, akan berunding dengan pimpinan tiga partai minor lainnya untuk membahas pilihan politik mereka. Presiden European Council, Donald Tusk, dijadwalkan akan berjumpa dengan Taoiseach Irlandia, Leo Varadkar, kemungkinan untuk membahas masalah perbatasan Irlandia-Inggris. Sedangkan PM May akan berkunjung ke Brussels untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi para pemimpin Uni Eropa pada hari Kamis.

287817

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


30 Apr 2019