EUR/USD 1.067   |   USD/JPY 154.280   |   GBP/USD 1.245   |   AUD/USD 0.644   |   Gold 2,368.46/oz   |   Silver 28.45/oz   |   Wall Street 37,753.31   |   Nasdaq 15,683.37   |   IDX 7,160.60   |   Bitcoin 61,276.69   |   Ethereum 2,984.73   |   Litecoin 80.17   |   PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatat peningkatan trafik penggunaan data sebesar 16% sepanjang masa libur Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2024, 28 menit lalu, #Saham Indonesia   |   Saham-saham di Wall Street AS ditutup lebih rendah pada hari Rabu karena harga minyak mentah anjlok dan investor mempertimbangkan komentar The Fed, 29 menit lalu, #Saham AS   |   RUPST emiten batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) akan dilaksanakan pada 15 Mei 2024, 29 menit lalu, #Saham Indonesia   |   Perusahaan pemasaran digital Ibotta yang didukung oleh Walmart, kemungkinan akan mengumpulkan dana sebesar $577.3 juta dengan valuasi $2.67 miliar, setelah menetapkan harga penawaran saham perdananya pada hari Rabu, 35 menit lalu, #Saham Indonesia

Apakah Breakout Support Dan Resistance Jadi Penanda Trend?

Support Resistance

2022
Apakah Breakout yang terjadi pada area Support dan Resistance jadi penanda trend baru (Uptrend dan Dontrend)?
2022

@ Azril:

Apakah maksud “trend baru” ?

- Jika pergerakan harga sedang sideways dan harga menembus level resistance mayor, maka konfirmasikan dengan indikator ADX. Jika kurva indikator ADX berada di atas level 20, maka pergerakan harga berubah dari sideways menjadi uptrend.

- Jika pergerakan harga sedang sideways dan harga menembus level support mayor, maka konfirmasikan dengan indikator ADX. Jika kurva indikator ADX berada di atas level 20, maka pergerakan harga berubah dari sideways menjadi downtrend.

- Jika sedang bergerak uptrend dan harga menembus level resistance terdekat, maka konfirmasikan juga dengan indikator ADX. Jika kurva indikator ADX berada di atas level 20, maka pergerakan uptrend masih berlanjut.

- Jika sedang bergerak downtrend dan harga menembus level support terdekat, maka konfirmasikan juga dengan indikator ADX. Jika kurva indikator ADX berada di atas level 20, maka pergerakan downtrend masih berlanjut.

Silahkan baca juga: Mengukur Kekuatan Trend Dengan Indikator ADX


- Jika sedang bergerak uptrend dan harga berbalik arah dan menembus level support terdekat, maka amati dengan level Fibonacci Retracement. Jika harga menembus level 50% Fibonacci Retracement, maka kemungkinan pergerakan harga berubah dari uptrend menjadi downtrend.

- Jika sedang bergerak downtrend dan harga berbalik arah dan menembus level resistance terdekat, maka amati dengan level Fibonacci Retracement. Jika harga menembus level 50% Fibonacci Retracement, maka kemungkinan pergerakan harga berubah dari downtrend menjadi uptrend.

Silahkan baca juga: Trading Dengan Teori Fibonacci

 

2022

Ooo gt ya Pak.

Jadi saya kan penggunakan MA 100 dan 50. Kemudian saya menggunakan garis trendline untuk menggambar level Support dan Resistance. Nah, pada saat harga turun, menembus level support dan chartnya juga sudah di bawa MA 100 dan 50. Apakah seperti itu tren turun sudah valid?

2022

@ Azril:

Jadi ada sinyal dari crossing MA 100 dan MA 50 (baik SMA atau EMA), dan harga yang menembus support trend line. Belum bisa dikatakan bahwa sinyal tsb adalah valid.

Dalam hal ini harus diamati apakah ada price action yang terbentuk ketika menembus support trend line, seperti misalnya bearish engulfing candle. Jika ada, apakah telah terkonfirmasi oleh indikator trend seperti ADX, MACD atau parabolic SAR. Jika syarat tersebut tidak terpenuhi maka ada kemungkinan sinyal tsb tidak valid atau sinyal palsu (fake signal).

 

15 Jun 2023

Bagaimana dampak volatilitas pasar terhadap breakout pada area support dan resistance?

17 Jun 2023

@ keanu:

Volatilitas pergerakan harga yang relatif sedang tinggi memang berpotensi mempercepat terjadinya breakout dibandingkan dengan volatilitas pergerakan harga yang rendah. Ini karena range pergerakan harga pada periode tsb untuk volatilitas tinggi memang lebih besar.

 

22 Jun 2023

Jawaban untuk Keanu: Volatilitas pasar dapat memiliki dampak signifikan pada breakout pada area support dan resistance. Berikut adalah beberapa dampak yang dapat terjadi:

1. Kekuatan Breakout: Volatilitas yang tinggi dapat menghasilkan breakout yang lebih kuat pada area support dan resistance. Ketika pasar menjadi sangat volatil, tekanan jual atau beli dapat meningkat secara tajam, mendorong harga untuk melampaui level support atau resistance dengan kekuatan yang lebih besar. Ini bisa menjadi sinyal yang lebih meyakinkan bagi trader untuk mengambil posisi yang sesuai dengan arah breakout tersebut.

2. False Breakouts: Di sisi lain, volatilitas pasar yang tinggi juga dapat menyebabkan false breakouts atau breakouts palsu. False breakout terjadi ketika harga tampaknya menembus level support atau resistance, tetapi kemudian berbalik dan kembali ke dalam range sebelumnya. Volatilitas yang tinggi dapat menyebabkan pergerakan harga yang cepat dan sulit diprediksi, sehingga memperbesar risiko false breakout. Penting untuk mengkonfirmasi breakout dengan indikator teknikal atau pola harga lainnya sebelum mengambil keputusan trading.

3. Level Stop Loss yang Tersentuh: Volatilitas pasar yang tinggi dapat menyebabkan harga melampaui level stop loss yang telah ditetapkan oleh trader. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian lebih besar dari yang diperkirakan atau bahkan kerugian yang tidak diinginkan jika trader tidak memiliki manajemen risiko yang baik. Oleh karena itu, penting untuk memperhitungkan tingkat volatilitas pasar saat menentukan level stop loss yang tepat.

4. Peluang Breakout yang Lebih Sering: Volatilitas pasar yang tinggi juga dapat menghasilkan peluang breakout yang lebih sering pada area support dan resistance. Ketika pasar bergerak secara agresif dan volatil, harga cenderung bergerak dengan cepat melalui level kunci. Hal ini dapat memberikan kesempatan bagi trader untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang kuat.

29 Jun 2023
Untuk Keanu,

Breakout tidak akan mempengaruhi volatilitas. Akan tetapi volatilitas lah yang bisa mempengaruhi breakout. Artinya apa? Ketika volatilitas sedang tinggi dan terdapat dorongan atau tekanan yang kuat, maka breakout bisa saja terjadi. Sebaliknya, jika pasar sedang tenang atau volatilitas lagi rendah maka akan sulit untuk terjadi breakout.

Semoga bisa membantu.

Kategori Support Resistance

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Supply and demand ditembus dengan mudah? Musa 14 1970 2021
Cara Menentukan Support Resistance? Hanang Bunaya 5 1531 2019
Setelah menembus zona support, apakah harga terus turun? Kauman 5 1107 2021
Menentukan titik rns berdasarkan trendline? Malika 5 1041 2021
Kapan Support Resistance Dianggap Tak Valid Lagi? Koi 4 3746 2016
Skema Trading Pada Area support daily? Suwardoyo 4 1025 2021