Advertisement

iklan

Bagaimana Cara Baca Indikator Camarilla

iklan

iklan

Indikator

2012

Salam master...saya ingin nanya master..cara pembacaan camarilla itu gimana ya master ada L3,H3,L4,H4.. terima kasih master..

2012

Indikator tersebut tidak jauh dengan Pivot Point

width=552


L= level Low
H = level high


Rumus Camarilla Pivot Points

R4 = C + RANGE * 1.1/2R3 = C + RANGE * 1.1/4
R2 = C + RANGE * 1.1/6
R1 = C + RANGE * 1.1/12
PP = (HIGH + LOW + CLOSE) / 3
S1 = C - RANGE * 1.1/12
S2 = C - RANGE * 1.1/6
S3 = C - RANGE * 1.1/4
S4 = C - RANGE * 1.1/2


Camarilla menghasilkan 4 Garis/Level Resistance(R1,R2,R3,R4) dan 4 Garis/Level Support (S1,S2,S3,S4).

kita mulai nih strateginya dengan Time Frame/TF H1

Awal Pergerakan harga dari garis PP(Pivot points) dan umumnya pada sesi Asia cenderung swing/mengayun biasanya harga berada pada level S1 ke R1 dan sebaliknya. Pergerakan mulai terlihat di sesi Eropa dan semakin terlihat di sesi Amerika

pada Tren Bullish
- Harga akan berada di atas PP menuju Level R1, sebaiknya hindari perdagangan.
- Bila ingin lakukan perdagangan pendek (TF 5M) , pastikan harga sudah berada di area level R1 dan R2 namun saya tidak merekomendasikan untuk OP(management)
- dan saya biasa melakukan perdagangan ketika harga sudah berada area R2 dan R3 hingga R4 dengan garis PP sebagai SL

Untuk Tren Bearish, hanya kebalikan dari Tren Bullish

Catatan tambahan
Dengan Camarilla kita sudah bisa tau arah pergerakan harga namun terkadang masih sulit kapan untuk OP, gunakan strategi tambahan dengan PinBar dan di forum ini sudah di bahas tuh..atau bisa dengan menambahkan SMA20
Gunakan demo account untuk memahami posisi

2019

Untuk Gunawan,

Camarilla adalah salah satu variasi Pivot Point (PP). Cara membacanya pun sama seperti konsep PP pada umumnya. Singkatnya, jika harga saat ini bergerak diatas PP maka bisa dikatakan pasar sedang bersentimen Bullish. Begitu juga sebaliknya, jika harga bergerak dibawahnya maka pasar sedang bersentimen Bearish.

Sedangkan untuk trading dengan menggunakan PP, bisa dengan memanfaatkan teknik bouncing atau breakout.

Contoh, jika harga sedang berada di atas PP, maka peluangnya adalah Buy. Maka jika menggunakan teknik bouncing, Anda dapat menunggu harga kembali bergerak di area PP lalu mencari sinyal atau peluang BUY disekitar PP. Sebaliknya, bila harga berada dibawahnya, maka konsentrasikan untuk mencari peluang SELL saja.

Sedangkan jika teknik breakout, Anda dapat menunggu harga break level resistant diatasnya. Pasalnya, jika sedang trending maka sentiment bullish yang kuat akan terjadi jika telah sampai pada level resistant. Maka jika break level resistant tersebut, Anda dapat membuka posisi BUY. Begitupun sebaliknya untuk SELL.

Semoga bisa membantu.

Kategori Indikator

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Trading Stochastic Sering Memunculkan False Signal? Yusron 20 4404 2014
Seputar Kinerja Indikator Stochastic? Danu Rahmat 15 436 2021
Cara setting indikator Bollinger Bands? Sunoko 14 19501 2017
Indikator Untuk Membantu Memilih Waktu Martingale? Agung 14 5237 2016
Indikator MT4 di Android? Newbie 12 9823 2016
Apa Gunanya Awesome Oscillator? Seno 11 16737 2016