Advertisement

iklan

Cara Menggunakan Sell Limit Dan Buy Limit

iklan

iklan

Pemula

2017

Min saya mau tanya. bagaimana cara penggunaan sell limit dan buy limit?
terima kasih sebelumnya

2017

@ aditya rahman:

Buy Limit dan Sell Limit termasuk pending order, yaitu order yang Anda tentukan pada harga dibawah atau diatas harga saat ini (running price), dimana:

- Buy Limit: memasang order buy pada harga dibawah harga saat ini, dengan harapan kalau ordernya tereksekusi dan harga bisa naik lagi dari titik posisi harga Buy Limit tersebut maka Anda akan memperoleh profit.

- Sell Limit: memasang order sell pada harga diatas harga saat ini, dengan harapan kalau ordernya tereksekusi dan harga bisa turun lagi dari titik posisi harga Sell Limit tersebut maka Anda akan memperoleh profit.

                   

Misal saat ini AUD/USD di level 0.7900 dan sedang naik (uptrend). Jika Anda perkirakan pada level 0.8000 akan berbalik turun, maka Anda bisa pasang pending order Sell Limit untuk AUD/USD pada level 0.8000.

Juga EUR/USD yang saat ini di level 1.1500 dan sedang turun (downtrend). Jika Anda perkirakan pada level 1.1450 akan berbalik naik, maka Anda bisa pasang pending order untuk EUR/USD pada level 1.1450.

Buy Limit dan Sell Limit bisa digunakan pada keadaan sideways maupun trending
.
- Pada keadaan sideways Anda tentukan Sell Limit pada level overbought dan Buy Limit pada level oversold.

- Pada keadaan trending, Anda bisa buy saat harga berada pada area support (buy the dip) dan sell saat harga berada pada area resistance (sell the rally). Agar efektif, bisa dikonfirmasikan dengan indikator moving averages, stochastics dan parabolic SAR (pSAR).

Berikut contoh penggunaan buy limit saat uptrend dan sell limit saat downtrend:

Buy limit
:



Buy saat harga berada pada garis bawah dari channel uptrend, dan kurva %K indikator stochastics (warna biru) memotong kurva %D (warna merah) dari arah bawah, sementara harga bergerak diatas kurva support ema 55 dan titik indikator pSAR berada dibawah bar candlestick.

Sell Limit
:



Sell saat harga berada pada garis atas dari channel downtrend, dan kurva %K indikator stochastics (warna biru) memotong kurva %D (warna merah) dari arah atas, atau dikonfirmasikan saat harga bergerak dibawah kurva resistance ema 55 dan titik indikator pSAR berada diatas bar candlestick.

Baca juga: Buy The Dip Dan Sell The Rally
Semoga bisa membantu.

2020
Itu kan pakai EMA 55
stochastic 14,3,3 terus
Kalo settingan Parabolic SAR gimana?
2020

@ Bondhan:

Untuk indikator Parabolic SAR, settingnya default, yaitu Step = 0.02, Maximum = 0.2.

18 Jan 2021
Di akun cent kenapa buy limit tidak muncul padahal harga udah kesentuh pak?
Trimakasih
19 Jan 2021

@ hyudi ole:

Maaf, saya kurang mengerti pertanyaannya. Bisa dijelaskan maksud dari "tidak muncul" dan "harga udah kesentuh" ?

 

13 Mar 2022
Permisi pak numpang tanya, apakah bisa trading tanpa menggunakan sell/buy limit??  (Hanya mengikuti pergerakan trend)
Tetapi Ima kasih.

Kategori Pemula

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Apa Hubungan Stop Out Dan Margin Call? Fajar Hendrick B 20 17531 2015
Darimana Asal Keuntungan Trader? Jumardi 20 12898 2016
Pemula ingin gabung forex? Rozi 20 4997 2016
Beda Akun Cent Dan Micro? Rendi Supratman 17 39437 2015
Bank Statement Yang Diminta Broker Itu Seperti Apa? Mahmud 16 29887 2015
Siapa Yang Membuat Harga Bergerak? Syuhada 16 14554 2016