Advertisement

iklan

Apakah Anda punya pertanyaan seputar trading?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kenapa Trading Kalah Terus

Cara Trading

20 Feb 2019

Saya sudah coba berbagai macam strategi kenapa trading saya masih kalah terus?

22 Feb 2019

@ Muzlifah:

Profit atau loss dalam trading diukur dari sekian kali trade selama periode waktu tertentu. Misal setelah 100 kali trade, dalam sebulan profit sekian persen, atau loss sekian persen. Tidak dilihat dari trade per trade.

Agar hasil trading Anda profitable, Anda harus punya sistem trading yang profitable pula.

1. Cari sistem trading yang profitable.
Sistem trading terdiri dari metode, strategi entry dan exit dan strategi money management. Metode meliputi indikator teknikal yang digunakan, dan biasanya disesuaikan dengan type trading Anda, apakah ingin trading dalam jangka pendek (scalping atau trading harian), jangka menengah atau jangka panjang.

Money management meliputi besarnya resiko per trade dan risk/reward ratio. Agar dalam jangka panjang bisa profitable sebaiknya risk/reward ratio lebih besar dari 1:1. Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan baca: Belajar Memahami Money Management

2. Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentasi profitnya. Kalau persentasi profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

3. Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.

4. Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.

5. Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentasi keuntungannya.

Meski Anda punya sistem andalan, kerugian dalam trading tidak bisa dihindari dan pasti akan terjadi, tetapi Anda bisa mengendalikannya dengan mengatur besar kecilnya kerugian per trade yang Anda sepakati (yang bisa Anda relakan). jadi agar tidak cepat terkena margin call maka Anda harus memperkecil resiko atau batas kerugian Anda per trade, misalnya 1% dari balance Anda. Itulah nilai stop loss Anda per trade dalam satuan uang, setelah itu baru Anda konversikan dalam pip dan Anda tentukan besarnya lot atau volume trading.
Setelah menentukan volume trading (position sizing), maka agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profit Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1.

Selamat mencoba, semoga sukses..

Kategori Cara Trading

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Apakah Open Order Ada Batas Waktunya? Jacob 7 11400 15 Mei 2015
Trading Untuk Wanita Karir? Monika Luhung 7 491 31 Jan 2019
Cara menentukan lot transaksi? Rega 6 6118 07 Jan 2017
Cara trading super simpel tapi profitable? Adi Handoko 6 2906 05 Jan 2017
Perbedaan Akun Standar, Mini dan Mikro? Junaidi 6 967 02 Des 2018
Waktu trading pair EURUSD? Adi Ms 6 226 07 Mei 2012