Punya pertanyaan tentang forex?
Silahkan kirimkan pertanyaan Anda disini, tim kami akan berusaha memberikan jawaban yang terbaik.


Kirim Pertanyaan Baru

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Pendapat Strategi Forex Saya

Strategi Trading

26 Jan 2017
saya selalu analisa di tf h1 dengan indikator ema, sma, stochastic dan cci.
pada saat saya selalu melakukan analisa, dan membuka posisinya, saya selalu mengenai sl yg saya buat tapi setelah sl terkena turun nya melewati tp yang saya buat, untuk tp 50 pips dan sl 60 pips.saya ingin menanyakan apakah analisa saya itu termasuk dalam katagori pendek atau menengah???terima kasih.
30 Jan 2017

@ M Yanis:
Kalau Anda trading pada time frame H1 maka analisa yang Anda lakukan adalah untuk jangka pendek. Jangka menengah biasanya dilakukan pada time frame H4, dan analisa untuk jangka menengah panjang dan jangka panjang pada time frame daily dan weekly.

Sedikit catatan dari saya:
1. Untuk tf H1 sebaiknya menggunakan ema semua, karena respons ema lebih cepat dari sma.
2. Indikator stochastic dan CCI keduanya termasuk indikator oscillator, kalau bisa pilih salah satu untuk menghindari konflik, misal stochastic menunjukkan overbought sementara CCI menunjukkan oversold.
3. Kalau bisa TP lebih besar dari SL, atau minimal sama besar. Kalau mungkin gunakan risk/reward ratio lebih besar dari 1:1 agar dalam jangka panjang hasilnya bisa profitable.

02 Feb 2017

Saya ingin tanya lagi, untuk h1 periode MA berapa yang sangat berpengaruh untuk mencari cross dan indikator pendukung nya????

Saya membaca artikel seputar forex - ingin berteman baik dengan tren, kenalan dulu dengan MA.

Saya melihat pada image tersebut MA 21, MA 26 dan MA 100.
Disitu dikatakan bahwa MA tidak bisa menjamin 100% datangkan profit, yang saya ingin tanyakan indikator apa yang mendukung MA tersebut, dan periode berapa kalau ada, kalo misal nya MA tersebut crossing maka indikator dapat sinyal yang sama.

03 Feb 2017

@ M Yanis:

Seperti pada penjelasan sebelumnya, untuk tf H1 sebaiknya menggunakan ema semua. Dalam hal ini 2 ema sudah cukup, yang penting bisa mengambil momentum saat perpotongan (crossing)nya. Sebagai indikator pendukung bisa digunakan parabolic SAR untuk mengetahui kemungkinan pergantian arah pergerakan harga, dan indikator RSI untuk konfirmasi.

Berikut contoh penerapannya pada EUR/USD H1, dengan periode ema masing-masing 8 dan 21, parameter parabolic SAR default, dan periode RSI : 14.



Entry buy jika:
- Kurva ema 8 telah memotong ema 21 dari arah bawah
- Titik indikator parabolic SAR berada dibawah bar candlestick
- Kurva indikator RSI berada diatas level 50 (center line)

Entry sell jika:
- Kurva ema 8 telah memotong ema 21 dari arah atas
- Titik indikator parabolic SAR berada diatas bar candlestick
- Kurva indikator RSI berada dibawah level 50 (center line)

Keterangan:
Berapa periode waktu yang pas untuk ema pada time frame tertentu, tidak ada patokannya. Dalam prakteknya untuk time frame daily sering digunakan ema 200. Untuk time frame yang lebih rendah termasuk tf H1 perlu dilakukan backtest untuk pasangan mata uang tertentu sehingga diketahui periode waktu berapa yang cukup akurat.

Pertanyaan-Pertanyaan Kategori Strategi Trading

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Forum Khusus Workshop Seputar Forex? Bw 8 1300 03 Okt 2017
Skenario Trading Dengan GAP? Daniel 7 1154 14 Apr 2017
Berapa Lama Hingga Trader Bisa Profit Konsisten? Elia 5 2862 13 Jul 2013
Open posisi sell tertahan, apa yang harus dilakukan? Olin 5 617 08 Jan 2018
Trading Dengan Teknik TBST? Vande 4 6911 24 Jun 2015
Penjelasan Cara Trading Long Term? Tiyo 4 2038 27 Apr 2012