Apakah Anda punya pertanyaan seputar trading?

Xm

iklan

FirewoodFX

iklan

Penjelesan Detail Tentang Stop Loss, Take Profit, Dan Pending Order

Cara Trading

23 Nov 2016
permisi min ,saya pemula di forex .saya sdh membaca panduan dasar treding forex dan saya sdh mulai memahami sedikit tentang treding forex itu sendiri dan saya juga sudah buka akun DEMO.di sini saya mau tanya seputar forex yg belum bisa saya pahami khusus nya untuk strategi ber treding. ya mau saya tanyakan adalah 1.jelas kan secara detail tentang pnggunaan stop loss ,take profit untuk pending order? di jelas kan langusung dgn contoh ya min biar cepat paham hehe 2.waktu open dan closing order ,apa ada waktu yang di tetapkan ? untuk sementara itu aja min ,mohon bantuannya ya min .langsung kirim via email aja min jawaban nya .terimakasih salam treding..
25 Nov 2016

@ Ramansyah:

1.jelas kan secara detail tentang pnggunaan stop loss ,take profit untuk pending order?
Jawaban:
Pending order terdiri dari 4 jenis yaitu buy limit, buy stop, sell limit dan sell stop. Masing-masing bisa Anda tentukan level stop loss dan take profit-nya.


Stop loss gunanya untuk membatasi resiko, dan take profit adalah besarnya profit yang Anda inginkan. Baik stop loss maupun take profit harus disesuaikan dengan keadaan pergerakan harga, tidak bisa ditentukan secara acak. Agar dalam jangka panjangnya Anda bisa profit, take profit harus lebih besar dari stop loss.



- Buy Limit artinya memasang order buy pada harga dibawah harga saat ini (running price), dengan harapan kalau harga yang sedang turun tersebut bisa naik lagi dari titik posisi harga pending order Buy Limit maka Anda akan memperoleh profit.


- Buy Stop: memasang order buy pada harga diatas harga saat ini (running price), dengan harapan kalau harga bergerak naik lagi dari titik posisi harga pending order Buy Stop tersebut (atau terjadi break keatas) maka Anda akan memperoleh profit.

Misal: Anda buy EUR/USD pada harga 1.0550, dengan stop loss 1.0500 (50 pip) dan take profit 1.0650 (100 pip).

- Sell Limit: memasang order sell pada harga diatas harga saat ini (running price), dengan harapan kalau harga yang sedang naik tersebut bisa turun lagi dari titik posisi harga pending order Sell Limit maka Anda akan memperoleh profit.


- Sell Stop: memasang order sell pada harga dibawah harga saat ini (running price), dengan harapan kalau harga bergerak turun lagi dari titik posisi harga pending order Sell Stop tersebut (atau terjadi break kebawah) maka Anda akan memperoleh profit.

Misal: Anda sell EUR/USD pada harga 1.0550, dengan stop loss 1.0600 (50 pip) dan take profit 1.0450 (100 pip).



At Price artinya harga yang Anda kehendaki untuk pending order yang dimaksud.
Place artinya menempatkan order tersebut ke sistem (server).

2.waktu open dan closing order ,apa ada waktu yang di tetapkan ?
Jawaban:
lihat di kotak “Expiry”.
Expiry artinya batas waktu berlakunya pending order tersebut (batas waktu order yang ingin Anda open). Kalau melewati batas waktu expiry maka pending order Anda secara otomatis akan dibatalkan oleh sistem. Yang perlu diperhatikan adalah jam di kolom expiry tersebut mengikuti jam server dari layar Market Watch (bukan WIB).

Untuk waktu closing order tergantung dari level stop loss dan take profit yang Anda tentukan, mana yang tereksekusi lebih dulu, jadi ditentukan oleh pergerakan harga di pasar
.
Semoga bisa membantu.

25 Nov 2016
ok mksh min pnjelasan nya .yang mau saya tanya kan lagi yaitu
berapa angka ideal yang pas untuk pasang di AT PRICE ?

misal kan harga yg bergerak sekarang (running price ) BID =1.05000/ASK 105100.Dan kita mau pending order dengan kategori BUY STOP .berapa angka ideal yang kita cantum kan di AT PRICE ?apakah ada ketentuan khusus untuk mengisi harga yang kita inginkan tersebut ?

tolong pencerahan nya ya min .salam forex
tks.
29 Nov 2016

@ Ramansyah:
Penempatan order stop atau limit biasanya dari hasil analisa, tidak ditentukan secara acak. Misal buy stop pada level resistance tertentu yang secara analisa harga akan bergerak naik jika berhasil menembus level tersebut. Contohnya pada USD/JPY baru-baru ini:





Anda bisa pasang order buy stop sedikit diatas level resistance 115.00 (misal buy stop di ‘at price’ 115.20 atau 115.25), dengan asumsi jika harga menembus 115.00 maka uptrend akan berlanjut.
Tetapi Anda bisa juga menentukan level buy stop dengan analisa Anda sendiri.

Secara umum, harga untuk pending order ditentukan oleh jarak minimal dari harga saat ini (running price), yang disebut dengan stops level.
Untuk mengetahui besarnya stops levels maka lihat spesifikasi kontraknya. Misal Anda trading USD/JPY, maka lihat spesifikasi kontrak USD/JPY dengan cara klik kanan pada USD/JPY yang di kolom market watch, dan lihat “Specification”. Akan muncul kotak spesifikasi kontrak sebagai berikut:




Pada spesifikasi kontrak USD/JPY:
Stops level = 10, artinya:
Jika Anda membuka pending order (buy stop, sell stop, buy limit atau sell limit), maka level harga yang Anda order (at price-nya) harus 10 pip diatas atau dibawah level harga saat ini. Untuk buy limit dan sell stop harus 10 pip dibawah harga sekarang, dan untuk sell limit dan buy stop harus 10 pip diatas harga sekarang.

Juga jarak stop loss dan take profit-nya minimal harus 10 pip diatas atau dibawah level harga yang Anda order.
Semoga bisa membantu.

Kategori Cara Trading

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Apakah Open Order Ada Batas Waktunya? Jacob 7 11400 15 Mei 2015
Trading Untuk Wanita Karir? Monika Luhung 7 491 31 Jan 2019
Cara menentukan lot transaksi? Rega 6 6116 07 Jan 2017
Cara trading super simpel tapi profitable? Adi Handoko 6 2904 05 Jan 2017
Perbedaan Akun Standar, Mini dan Mikro? Junaidi 6 967 02 Des 2018
Waktu trading pair EURUSD? Adi Ms 6 225 07 Mei 2012