Advertisement

iklan

Punya pertanyaan tentang forex?
Silahkan kirimkan pertanyaan Anda disini, tim kami akan berusaha memberikan jawaban yang terbaik.


Kirim Pertanyaan Baru

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Pertanyaan Tentang William Range Percentage Dan MACD

Strategi Trading

04 Jan 2019
1. Saya Sudah pakai indikator William Range Percentage, saat rentan harga di atas, (-18%) saya pasang sell, dengan asumsi bahwa harga akan turun, tapi kenapa harga tidak segera turun? malah harga naik dan stop loss saya kena. Padahal menurut indikator WRP, kalau percentage di bawah -21%, pasar sudah jenuh, dan kita harus siap2 pasang sell. 2. Saya sudah pakai indikator MACD juga. Sebenarnya berapa timeframe yang ideal untuk indikator yang satu ini? Karena saat saya cek di TF 1H dan TF 15M, saya cek hasil grafiknya beda-beda. Dan sepengetahuan saya momentum entry buy/sell itu dilakukan ketika ada sinyal harga bertemu diantara dua garis, tapi kenapa kok tetap saja gagal pake indikator ini, stop loss saya jg tersentuh.
07 Jan 2019

@ Edi Lim:

1. - …. tapi kenapa harga tidak segera turun? malah harga naik dan stop loss saya kena.

Itu karena pergerakan harga sedang trending, dalam hal ini sedang bergerak uptrend dengan kuat. Perlu diketahui penunjukan overbought dan oversold semua indikator oscillator termasuk William % Range (W%R) tidak berlaku jika harga sedang trending. Overbought / oversold hanya bisa digunakan ketika harga sedang bergerak sideways atau ranging.

Untuk mengetahui harga sedang trending atau sideways bisa diamati dari indikator trend, seperti parabolic SAR dan ADX. Berikut contohnya pada EUR/USD H4:


                   


Dari gambar di atas, ketika harga bergerak downtrend dengan kuat (ADX berwarna merah dan di atas level 25, dan titik parabolic SAR di atas bar candlestick), kurva W%R selalu di bawah level -80. Sebaliknya ketika harga bergerak uptrend dengan kuat (ADX berwarna hijau dan di atas level 25, dan titik parabolic SAR di bawah bar candlestick), kurva W%R selalu di atas level -20.

Larry Williams (pencipta indikator ini) menganjurkan agar entry buy pada saat garis %R memotong diatas level -20

(memasuki area overbought) ketika harga uptrend, dan exit ketika garis %R memotong dibawah level -20 (memasuki area netral). Sebaliknya untuk kondisi downtrend.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan baca: Indikator Williams Percent Range

Kesimpulannya: ketika menggunakan indikator ini, selalu lakukan checking kondisi pergerakan harga dengan indikator trend (sedang trending atau sideways).


2.  Saya sudah pakai indikator MACD juga. Sebenarnya berapa timeframe yang ideal untuk indikator yang satu ini? Karena saat saya cek di TF 1H dan TF 15M, saya cek hasil grafiknya beda-beda.

- MACD berlaku pada semua time frame. Untuk time frame yang berbeda tentu saja bentuk grafiknya berbeda karena perhitungan moving average-nya juga berbeda. Seperti diketahui MACD adalah kombinasi dari ema 12, ema 26, dan sma 9 untuk keduanya.
Mengenai akurasinya pada time frame yang mana, jawabannya adalah semakin tinggi time frame akan semakin akurat, karena semakin rendah time frame akan semakin banyak noise (kesalahan pergerakan harga yang mengakibatkan kesalahan sinyal).

- … Dan sepengetahuan saya momentum entry buy/sell itu dilakukan ketika ada sinyal harga bertemu diantara dua garis,….

Mungkin maksudnya ketika terjadi perpotongan antara kurva MACD dan kurva sinyal?
Kalau demikian menunggunya lama Pak. Untuk MACD, kalau kurva MACD di atas kurva sinyal artinya harga sedang naik, dan sebaliknya kalau kurva MACD di bawah kurva sinyal.

Silahkan baca juga: Trading Dengan Indikator MACD

Pertanyaan-Pertanyaan Kategori Strategi Trading

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Forum Khusus Workshop Seputar Forex? Bw 8 1290 03 Okt 2017
Skenario Trading Dengan GAP? Daniel 7 1144 14 Apr 2017
Berapa Lama Hingga Trader Bisa Profit Konsisten? Elia 5 2831 13 Jul 2013
Open posisi sell tertahan, apa yang harus dilakukan? Olin 5 607 08 Jan 2018
Trading Dengan Teknik TBST? Vande 4 6845 24 Jun 2015
Penjelasan Cara Trading Long Term? Tiyo 4 2024 27 Apr 2012