Advertisement

iklan

Setting SMA Di Timeframe Monthly, Weekly, H4, Dan H1

iklan

iklan

Indikator

2016
Saya selalu menggunakan SMA 200 dan 50 apply to close untuk melihat trend mulai dari montly , weekly D1 , H4 dan H1 , untuk ENTRY saya menggunakan RESISTEN dan SUPPORT . Pertamyaan saya , kits hsrus mengikuti SMA 200 atau SMA 50 jika di montly SMA 200 dan SMA 50 DOWNTREND , di WEEKLY SMA 200 DOWNTREND dan SMA 50 upltrend , di D1 , SMA 200 dan SMA 50 UPTREND , di H4 SMA 50 DOWNTREND dan SMA200 UPTREND , di H1 SMA 200 dan SMA DOWNTREND , seperti pair UER/USD saat ini . Melihat kasus di atas kita harus mengikuti SMA yang mana . Terimakasih.
2016

@ Toni Irawan:
SMA menunjukkan arah trend pergerakan harga. Pergerakan harga dikatakan uptrend jika harga bergerak di atas kurva SMA dan dikatakan downtrend jika harga bergerak di bawah kurva SMA.

Jika Anda mengacu pada 2 SMA, maka pergerakan harga dikatakan uptrend jika harga bergerak di atas ke 2 kurva SMA tsb dan dikatakan downtrend jika harga bergerak di bawah ke 2 kurva SMA. Jika harga masih bergerak di antara ke 2 kurva, maka Anda harus menunggu perpotongan (crossing) ke 2 kurva SMA tsb sehingga didapatkan arah trend yang jelas.

Jadi kalau fokus Anda pada 2 indikator SMA, maka harus melihat posisi pergerakan harga saat ini. Jika masih berada di antara kedua kurva SMA tsb maka Anda harus menunggu perpotongannya untuk mengetahui arah rend pergerakan harga.

Anda bisa entry berdasarkan level resistance dan support, namun sebaiknya Anda mengkonfirmasikan juga dengan indikator lain, misalnya Bollinger Bands dan RSI untuk mendapatkan momentum entry yang tepat. Selain itu, ada baiknya Anda memperhatikan juga price action yang sedang terjadi untuk melihat arah sentimen pasar.

Dalam hal EUR/USD, saat ini di tf D1 uptrend dan di tf H1 menunggu perpotongan 2 SMA dengan kecenderungan uptrend (dari indikator RSI dan Bollinger Bands):

Setting SMA Di Timeframe Monthly, Weekly, H4, Dan H1

Tergantung di time frame mana Anda trading. Jika trading di tf D1, Anda bisa entry buy jika kurva indikator RSI telah bergerak di atas level 50.0 (center line) dan harga telah menembus level resistance Fibonacci retracement 50% dan kurva middle band indikator Bollinger Bands.

Jika trading di tf H1, Anda bisa entry buy jika kurva SMA 50 telah memotong kurva SMA 200 dari arah bawah, dan harga telah menembus level resistance Fibonacci retracement 50%.

Selain contoh crossing di atas, ada juga strategi crossover SMA 9 dan SMA 18 yang bisa digunakan di pasar trending.

Semoga bisa membantu.

Kategori Indikator

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Trading Stochastic Sering Memunculkan False Signal? Yusron 20 4390 2014
Seputar Kinerja Indikator Stochastic? Danu Rahmat 15 427 2021
Cara setting indikator Bollinger Bands? Sunoko 14 19487 2017
Indikator Untuk Membantu Memilih Waktu Martingale? Agung 14 5228 2016
Indikator MT4 di Android? Newbie 12 9815 2016
Apa Gunanya Awesome Oscillator? Seno 11 16724 2016