Advertisement

iklan

Tips Betah Trading Forex

Pemula

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

02 Des 2019

Cara agar sy bisa kuat di trading forex, krna bnyak yg blg klo trading forex tu brisiko tinggi. Trims

03 Des 2019

@Sandra Aulia: Trading sama halnya dengan bisnis pada umumnya, tanpa ilmu, persiapan dan kedisiplinan, kesuksesan dan konsistensi tidak akan bisa diraih. Resiko bisnis dalam trading forex memang tinggi dan hal ini sebanding dengan tingginya reward atau hasil yang bisa dihasilkan dari forex.

Trading yang sukses dan konsisten memiliki 3 komponen yang disingkat 3M, mind (pikiran), money (pengaturan uang/money management) dan method (metode trading). Tanpa ketiganya atau absennya salah satu dari komponen di atas, maka trading Anda tidak akan bisa bertahan lama.

Komponen Pertama: Mind (Pikiran)

Jika Anda tidak mempunyai cara pikir yang benar, strategi trading yang paling bagus sekalipun tidak akan membuat Anda sukses. Cara pikir yang kurang benar antara lain: berapa profit yang akan saya peroleh jika mengikuti metode trading tertentu, atau berapa lama lagi saya akan menjadi trader full-time yang bisa terus profit, dan lain sebagainya. Pikiran seperti itu sering terjadi pada trader pemula atau mereka yang sedang berjuang untuk bisa trading dengan profitable.

Mereka selalu beranggapan bahwa trading forex adalah semacam mesin uang (meski anggapan ini bisa saja benar bila mereka mampu menghasilkan profit secara kontinyu), sehingga fokus pikiran mereka akan selalu tertuju pada berapa besar uang yang akan mereka peroleh. Hal inilah yang mendorongnya untuk mengambil jalan pintas antara lain dengan masuk pasar sesering mungkin yang pada akhirnya sangat mungkin bisa menyebabkan account trading-nya hancur.

Pikiran yang berfokus pada hasil akhir yang bakal diperoleh akan cenderung menyebabkan tekanan emosi yang tidak terelakkan. Satu-satunya cara untuk menghindari hal ini hanya dengan merubah cara pikir yang kurang benar tersebut. Uang baru akan bisa Anda peroleh bila Anda tidak trading dengan cara pikir yang kurang benar atau dengan emosional.

Selain itu pikiran Anda hendaknya juga fokus pada sebuah rencana trading. Tanpa rencana trading yang jelas, Anda akan cenderung untuk masuk pasar secara berlebihan (over trade) meski Anda telah mengatur resiko pada setiap trade dengan benar. Dengan mengikuti rencana trading, Anda akan bisa sabar dan disiplin dalam trading, terlepas dari kondisi pasar.


Komponen Kedua: Money (Money Management)

Jika Anda telah berkomitmen untuk mengatur besarnya resiko pada setiap trade, maka Anda hendaknya menentukan resiko tersebut dengan proporsional, tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Sesuaikan dengan besarnya dana dan portofolio trading Anda.

Faktor penting lainnya dalam money management adalah risk/reward ratio. Sesuai dengan kondisi pasar saat Anda entry, tentukan besarnya risk/reward ratio dengan obyektif dan logis. Agar Anda bisa profitable dalam jangka panjang, risk/reward ratio minimal hendaknya ditentukan 1:1.

Komponen money management adalah perekat dua komponen lainnya, cara berpikir dan metode trading. Sekalipun cara berpikir Anda sudah benar dan strategi trading yang Anda gunakan cukup canggih, namun dengan money management yang kurang proporsional hasil akhir trading Anda bisa tidak optimal.

Terima Kasih

04 Des 2019
@Rizki Rosadi
Master kan udah punya jam terbang tinggi di trading forex, tentang mind pikiran. bagaimana caranya supaya gak sering ABC lagi master, lihat profit asal biru close? saya dulu pakai teknik scalping master, tapi mau beralih ke trader harian atau menengah tapi kebiasaan Asal Biru Close masih sering dilakukan padahal TP yg ditargetkan belum sampai, karena lihat chartnya naik turun jadi pingin cepat-cepat di closed aja selama masih biru. Solusinya apa ya master untuk menghilangkan kebiasaan itu? Terima kasih master
06 Des 2019

@Faisal Abdullah: Solusi yang saya terapkan untuk masalah ini ada 2. Kedua hal ini saya gunakan sampai saat ini ketika trading.

Pertama, saya selalu menanamkan di dalam pikiran saya untuk memperlakukan trading sebagai bisnis, bukan untung-untungan. Kenapa demikian? Karena dengan menerapkan mindset ini maka seluruh aspek resiko dalam trading menjadi jelas dan tidak menduga-duga. Mindset ini selalu mendorong saya disiplin untuk masuk pasar hanya ketika peluang ada, entry dengan resiko yang terukur, dan menghadapi trading dengan tidak emosional.

Siapapun yang ingin sukses dalam trading harus bisa mengendalikan emosi ketika trading agar emosi tersebut tidak menyebabkan kita mengambil keputusan yang akan disesali kemudian karena tidak mengikuti aturan trading (trading rules).

Lalu bagaimana ketika saya menerapkan trading rules dengan benar namun mengalami loss? Mindset bisnis dalam trading di atas jugalah yang mengingatkan saya bahwa dalam bisnis selalu ada untung dan rugi. Tidak ada satupun bisnis yang selalu untung tanpa mengalami kerugian sedikitpun. Trader menghitung peluang untung dan rugi yang sering disebut winrate (peluang profit) dan lossrate (peluang loss) untuk melihat peluang bisnisnya bertumbuh (modalnya bertumbuh).

Bagi saya, rugi ketika harga mengenai stop loss tidak membuat saya terlalu kecewa dan profit ketika kena TP tidak membuat saya terlalu senang. Perasaan kecewa dan senang dalam trading pasti ada karena kita manusia, namun rasa "terlalu" akan membuat trading menjadi hancur karena pengambilan keputusan menjadi tidak obyektif.

Kedua, saya hanya memperhatikan grafik setelah entry sesuai dengan time frame entry. Jika saya entry di H4, maka saya perhatikan grafik setiap 4 jam sekali. Ketika saya entry di H1, maka saya akan perhatikan grafik setiap 1 jam sekali setelah harga berganti candlestick. Dengan begini, saya menghindari melihat grafik secara terus menerus yang menyebabkan saya menjadi emosi karena melihat floating profit dan floating loss ketika harga bergejolak.

Terima Kasih

06 Des 2019
@Rizki Rosadi
Terima kasih ilmunya master, sangat tepat dan jelas. Saya juga gunakan teknik itu untuk entry. Saya hanya entry ketika ada peluang, dalam 1 bulan peluang itu hanya muncul 10 hari. Jadi saya entry hanya 10 hari trading. lebih efektif master winrate hampir sempurna, daripada saya entry tiap hari sering dapat sinyal yg salah. Tentang mindset bisnis itu saran yg sangat bagus master, awalnya saya pikirkan harus profit-harus profit, tapi setelah saya baca tulisan master saya baru sadar trading forex adalah bisnis yg ada sisi untung dan ruginya. sama seperti pedagang yg kadang untung besar dan kadang rugi, sekalipun rugi itupun harus dibatasi dengan Stop Loss yg terukur. Terima kasih master saya banyak belajar dari master-master forex hebat disini ada master @Martin, Master @Rizki, Master @Rahmat dan master-master hebat lainnya. 

Kategori Pemula

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Pemula ingin gabung forex? Rozi 18 1502 08 Apr 2016
Apa Hubungan Stop Out Dan Margin Call? Fajar Hendrick B 16 11210 21 Apr 2015
Darimana Asal Keuntungan Trader? Jumardi 16 4938 14 Agu 2016
Beda Akun Cent Dan Micro? Rendi Supratman 15 30455 15 Apr 2015
Apa itu Balance, Equity, Dan Margin? Widodo Hendriono 13 57165 27 Mar 2015
Bank Statement Yang Diminta Broker Itu Seperti Apa? Mahmud 12 20193 12 Jun 2015