OctaFx

iklan

Apakah Anda punya pertanyaan seputar trading?

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Trading Modal 500$, Harus Gimana?

Cara Trading

24 Jan 2019

Saya hendak buka akun real trading dengan modal 500$. Saya sudah isi deposit, tapi saya masih ragu untuk entry krn takut dana saya hilang. 

Kemarin sempat coba buka posisi, tapi harga malah bergerak ke arah sebaliknya, saya floating loss 20$ dan langsung saya exit posisi saya.

Terus terang sampai sekarang saya masih was-was dan tak tau harus trading seperti apa. Dana saya skrg tinggal 480$. Dan saya berpikir untuk Withdraw uang saya kembali. 

Apakah saya harus maju tetap trading, atau saya WD saja uang saya semuanya?

25 Jan 2019

@ Monika:

- ….. saya floating loss 20$ dan langsung saya exit posisi saya. Terus terang sampai sekarang saya masih was-was dan tak tau harus trading seperti apa.

Sebelum memutuskan untuk membuka akun real, apakah Anda sudah trading di akun demo dengan persentase profit yang memadai?

Nah, kalau di akun demo belum bisa profit, di akun real kemungkinan besar juga tidak akan profit.
Menurut kami, untuk masuk akun real paling tidak Anda harus bisa profit di akun demo untuk sekian kali trade dengan persentase profit yang lebih tinggi dari 50%.

Misal 100 kali trade di akun demo Anda bisa profit 70 kali, maka persentase profitnya 70%. Jika Anda terjun di akun real dengan cara trading yang sama, pada pair dan time frame yang sama, maka diasumsikan probabilitas atau kemungkinan untuk profit dalam 100 kali trade adalah 70%.

Jangan pernah terjun di akun real sebelum belajar di akun demo. Akun demo disediakan oleh broker memang untuk belajar.

Untuk terjun di akun real perlu persiapan yang matang, bukan sekedar tahu kulitnya langsung terjun. Anda harus mempersiapkan sebuah sistem trading yang bisa diandalkan (profitable), dengan mencobanya di akun demo terlebih dahulu.

Langkah-langkah yang harus Anda lakukan:

1. Cari sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.
Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.
Metode entry dan exit yang umum adalah kombinasi antara price action dan indikator. Misal terjadi bullish engulfing dan pada saat yang bersamaan kurva indikator MACD diatas kurva sinyal, maka bisa entry dengan open buy, dsb.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry. Untuk strategi entry yang berdasarkan analisa teknikal misalnya entry ketika pasar trending (strategi breakout), atau ketika terjadi bouncing (strategi buy the dip / sell the rally). Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.
Strategi mana yang Anda pilih tentunya tergantung dari keinginan dan kecocokan Anda, dan sebaiknya disesuaikan dengan type kepribadian Anda. Misal jika Anda cenderung agresif maka sebaiknya memilih strategi breakout, bukan strategi buy the dip sell the rally.

2. Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

3. Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.

4. Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses dalam trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.

5. Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentasie keuntungannya.

Kalaupun Anda sudah punya sistem trading andalan, kerugian dalam trading tidak bisa dihindari dan pasti akan terjadi, tetapi Anda bisa mengendalikannya dengan mengatur besar kecilnya kerugian per trade yang Anda sepakati (yang bisa Anda relakan). jadi agar tidak cepat terkena margin call maka Anda harus memperkecil resiko atau batas kerugian Anda per trade, misalnya 1% dari equity Anda. Itulah nilai stop loss Anda per trade dalam satuan uang, setelah itu baru Anda konversikan dalam pip dan Anda tentukan besarnya lot atau volume trading.

Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Belajar Memahami Money Management

Setelah menentukan volume trading (position sizing), maka agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profit Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1.


- …. Apakah saya harus maju tetap trading, atau saya WD saja uang saya semuanya?

Menurut kami, kalau Anda sudah komit terjun di bisnis trading, seharusnya tidak jera dengan kerugian tersebut, dan tetap berusaha untuk belajar. Trading sebenarnya tidak sulit, hanya perlu kemauan yang kuat, komitmen, kesabaran dan disiplin.
Selamat mencoba dan semoga sukses..

Kategori Cara Trading

Pertanyaan Penanya Balasan Dilihat Aktivitas
Apakah Open Order Ada Batas Waktunya? Jacob 7 11399 15 Mei 2015
Trading Untuk Wanita Karir? Monika Luhung 7 491 31 Jan 2019
Cara menentukan lot transaksi? Rega 6 6114 07 Jan 2017
Cara trading super simpel tapi profitable? Adi Handoko 6 2902 05 Jan 2017
Perbedaan Akun Standar, Mini dan Mikro? Junaidi 6 967 02 Des 2018
Waktu trading pair EURUSD? Adi Ms 6 223 07 Mei 2012