Trump Tuding The Fed Sebagai Penyebab Merosotnya Pasar Saham

Untuk kesekian kalinya, Donald Trump mempermasalahkan kebijakan The Fed. Karena sudah berulang kali terjadi, pasar mulai mengkhawatirkan kemungkinan intervensi dari Trump.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Seputarforex.com - Presiden AS Donald Trump kembali mengungkapkan kekesalannya terhadap Federal Reserve (The Fed). Setelah menyatakan ketidaksetujuannya akan kenaikan suku bunga The Fed, kini Trump menuding kebijakan bank sentral tersebut sebagai biang kerok kemerosotan pasar saham yang terjadi sejak Rabu (10/Okt) kemarin.

 

Trump: The Fed Sudah Gila

Dalam wawancaranya dengan Fox News, Trump mengatakan bahwa ia tidak bisa memahami alasan The Fed untuk terus melanjutkan pengetatan moneter. Ketidaksetujuannya terhadap kenaikan suku bunga sudah dinyatakannya beberapa kali. Oleh sebab itu, pasar mulai khawatir kebebasan The Fed akan terusik.

trump

"Masalah saya sekarang adalah dengan The Fed. The Fed mulai liar. Maksud saya, saya tak mengerti mengapa mereka terus saja menaikkan suku bunga, dan ini konyol," kata Trump dalam wawancara yang dilakukan via telepon dengan Shannon Bream dari Fox.

"Menurut saya, biang keladinya (yang membuat pasar saham jatuh) adalah Kementerian Keuangan dan The Fed. The Fed sudah gila, karena tak ada alasan bagi mereka untuk melakukannya (kenaikan suku bunga). Saya tidak senang dengan hal ini," sungut Trump yang menggunakan istilah bahasa Spanyol 'loco' untuk menyebut kata gila dalam pernyataannya tersebut.

 

Pasar Khawatir Trump Tergoda Untuk Intervensi

Pemerintah AS sebetulnya telah berkali-kali menegaskan bahwa mereka tak akan mencampuri kebebasan bank sentral, meski ada perbedaan pemikiran terhadap kebijakan yang diambil The Fed.

Pada Juli lalu, Menkeu Stephen Mnuchin telah menegaskan bahwa pemerintah AS, termasuk presiden, tidak akan mengintervensi bank sentral. Lalu Selasa (09/Okt) kemarin, Trump mengatakan bahwa ia tetap mempertahankan tembok pemisah antara birokrasi dengan bank sentral, meski tak setuju dengan kebijakan Ketua The Fed.

"Saya lebih suka untuk tidak terlibat dengan mereka. Saya belum berbicara dengan Jerome Powell sepanjang tahun ini," tutur Trump.

Namun, sikap Trump yang terus merongrong The Fed dan peristiwa jatuhnya pasar saham kemarin, membuat pasar cemas Trump akan berubah pikiran dan tergoda untuk mengintervensi kebijakan bank sentral.

285687

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.


21 Mei 2019

30 Apr 2019