WTON: Laba Bersih Melejit Hingga 195 Persen

PT Wika Beton Tbk (WTON) mencetak laba bersih yang sangat signifikan di sepanjang kuartal I 2016 yaitu melejit sampai Rp 195 persen bila dibanding dengan periode yang sama di tahun 2015 lalu.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

PT Wika Beton Tbk (WTON) mencetak laba bersih yang sangat signifikan di sepanjang kuartal I 2016 yaitu melejit sampai Rp 195 persen bila dibanding dengan periode yang sama di tahun 2015 lalu.

Wika Beton

Menurut laporan keuangan yang dirilis oleh WTON, laba bersih perusahaan kuartal I tahun 2016 mencapai Rp 50.2 miliar, mengalami peningkatan 195 persen dari periode sebelumnya yang hanya memperoleh laba sebesar Rp 17 miliar. Oleh karena itu, laba per saham WTON meningkat menjadi Rp 5.76 dari laba per saham semula sebesar Rp 1.95.

Tidak hanya itu saja, pertumbuhan da perbaikan kinerja anak usaha Pt Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini juga bisa memberikan dampak terhadap pendapatan usaha hingga 71.3 persen yoy menjadi Rp 732.5 miliar dari Rp 427.5 miliar. Ditambah lagi, adanya penurunan juga terhadap kerugian selisih kurs dari Rp 2.06 miliar menjadi Rp 346 juta saja.

Salah satu alasan pendapatan dan laba bersih PT Wika Beton Tbk (WTON) menjulang adalah semua produk WTON mengalami peningkatan dan penjualan beton jembatan naik hingga 58 persen yakni menjadi Rp 103.1 miliar. Disamping itu, pendapatan juga didorong oleh hasil penjualan tiang beton yang juga naik menjadi Rp 70.7 miliar dari sebelumnya Rp 35 miliar, tiang pancang naik menjadi Rp 299.9 miliar, beton dinding penahan tanah naik Rp 31.7 miliar, dan beton bangunan gedung sebesar Rp 11.7 miliar dari sebelumnya penjualan adalah nihil.

Namun, total aset perusahaan WTON per akhir Maret 2016 turun 7.8 persen menjadi Rp 4.1 triliun dan liabilitasnya juga menurun hingga 15.9 persen menjadi Rp 1.84 triliun. Sementara itu, jumlah kas perseroan WTON per akhir Maret tahun ini adalah Rp 485 miliar.

 

263803

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.