Yen Mulai Pulih Meski Masih Di 120, Abe Teken Stimulus Ekonomi Jepang

Yen Jepang kembali memperpanjang kemerosotan mingguannya pada Senin (29/12) hari ini terhadap Dolar AS, akan tetapi, pada sesi perdagangan Asia pagi hari ini mata uang Jepang tersebut tampak pulih. Pada pukul 04.27 GMT, posisi Yen menyentuh level tinggi harian di 120.28 terhadap Dolar AS, menguat dari level rendah 120.83 yang tercapai pada minggu lalu.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Yen Jepang kembali memperpanjang kemerosotan mingguannya pada Senin (29/12) hari ini terhadap Dolar AS, akan tetapi, pada sesi perdagangan Asia pagi hari ini mata uang Jepang tersebut tampak pulih. Pada pukul 04.27 GMT, posisi Yen menyentuh level tinggi harian di 120.28 terhadap Dolar AS, menguat dari level rendah 120.83 yang tercapai pada minggu lalu.

yen_menghijau
Yen tergelincir menghadapi Dolar AS seiring dengan lemahnya data ekonomi Jepang. Indeks Harga Konsumen Jepang mengalami kenaikan 2.4 persen pada November lalu, di bawah angka ekspektasinya di 2.5 persen dan angka sebelumnya di 2.9 persen. Produksi industri negara Matahari terbit pun juga melorot 0.6 persen pada bulan November dari bulan sebelumnya.

Stimulus Abe

Mata uang Jepang bertengger di level rendah tujuh tahun terhadap Dolar AS setelah PM Shinzo Abe menyetujui rencanan untuk meluncurkan paket stimulus sebesar 3.4 Triliun Yen atau setara dengan 29 miliar Dolar AS demi mendorong belanja konsumen dan aktivitas ekonomi regional demi menghidupkan kembali perekonomian.

Seperti yang telah diketahui bersama, GDP Jepang menyusut lebih dari perkiraan pada kuartal tiga tahun ini. Rencana penggelontoran stimulus yang disetujui oleh kabinet tersebut sudah termasuk dengan 600 miliar yen yang dialokasikan untuk ekonomi regional Jepang yang mengalami stagnasi. Stimulus ini juga ditujukan sebagai wujud dari visi Abe untuk melawan tren jangka panjang utang publik dan merosotnya populasi warga Jepang.   

216482

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.