Advertisement

Yen Selip Gegara Gaji Mengecewakan, Trump Gugat Toyota

   By: A Muttaqiena    view: 1285   Berita Forex

Seputarforex.com - Sementara Dolar AS masih terpantau melemah terhadap sebagian besar mata uang mayor akibat penguatan Yuan dan buruknya ekspektasi NFP, USD/JPY malah menanjak pada sesi Asia hari Jumat ini (6/1). Penurunan gaji riil disinyalir melatarbelakangi pergerakan tersebut, di samping tweet Presiden AS terpilih Donald Trump yang mempermasalahkan keputusan bisnis Toyota.

Trump Gugat Toyota

 

Korporasi Jepang Susah Naikkan Gaji

Menurut data resmi pemerintah Jepang yang dirilis tadi pagi, gaji nominal rata-rata mengalami peningkatan sebesar 0.2% YoY di bulan November setelah hanya bertumbuh 0.1% pada Oktober dan 0% di dua bulan sebelumnya. Akan tetapi, gaji riil yang telah disesuaikan dengan laju inflasi, malah mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam nyaris setahun terakhir dengan angka tercatat -0.2% YoY.

Dalam laporan yang sama juga disebutkan bahwa walau gaji reguler naik untuk bulan kelima berturut-turut, tetapi gaji khusus termasuk bonus musim dingin menurun 3.4%, dan upah lembur minus 1.3%.

Menurut David Cottle dari DailyFX, angka-angka tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan-perusahaan Jepang nampaknya sulit untuk menaikkan gaji, meski profit korporasi meningkat cukup tinggi. Dengan melemahnya inflasi, para ekonom memperkirakan kenaikan gaji bakal moderat saja. Padahal, gaji merupakan komponen penting dalam pencapaian target kebijakan Bank of Japan.

 

Cuitan Kontroversial Trump

Sementara itu, Investing merujuk tweet Presiden terpilih Trump tadi malam sebagai pemicu pelemahan Yen. Trump dikabarkan mengirim cuitan kontroversial di Twitter, "Toyota Motor akan membangun pabrik baru di Baja, Meksiko, untuk membuat mobil Corolla untuk (dikirim ke) Amerika Serikat. NO WAY! Bangun pabrik di Amerika Serikat, atau bayar pajak perbatasan yang besar."


Sebelumnya, Trump sempat menyampaikan teguran serupa pada General Motors (GM), konglomerasi otomotif asal Amerika. Namun, teguran yang disasarkan pada Toyota ini secara khusus memunculkan kerisauan akan terjadinya perang dagang di era kepemimpinannya, karena perusahaan tersebut merupakan multinasional asal Jepang. Jepang merupakan sekutu utama AS di Asia, dan sebagian kalangan memandang penting untuk menjaga relasi kedua negara di tengah meningkatnya ketegangan dengan China.

Saat berita ini ditulis, USD/JPY nampak mencuat di timeframe H1 maupun H4, diperdagangkan di kisaran 115.80. Namun, Yen di pair cross tetap bergeming. AUD/JPY masih ranging di kisaran 84.80, sedangkan EUR/JPY hanya naik tipis ke 122.60. Selain merespon situasi yang sedang berlangsung, pelaku pasar juga menantikan rilis data Nonfarm Payroll (NFP) nanti malam yang dikhawatirkan akan memburuk.

277029

Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan April Jeblok Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan April Jeblok
By Pandawa, 25 May 2018, In Berita Forex, View 239
Setelah melonjak signifikan pada bulan Maret lalu, data pesanan barang tahan lama AS anjlok pada bulan April, disebabkan oleh penurunan tajam terhadap pesanan alat transportasi.
Dolar AS Menguat Kembali Jelang Pidato Powell The Fed Dolar AS Menguat Kembali Jelang Pidato Powell The Fed
By N Sabila, 25 May 2018, In Berita Forex, View 539
Dolar AS menguat kembali terhadap mata uang-mata uang mayor, dengan Indeks Dolar yang menguji level 94. Pasar menantikan pidato Jerome Powell tentang petunjuk kenaikan suku bunga.
Yen Melemah Setelah Trump Batalkan Pertemuan Dengan Korea Utara Yen Melemah Setelah Trump Batalkan Pertemuan Dengan Korea Utara
By N Sabila, 25 May 2018, In Berita Forex, View 382
Yen turun terhadap Dolar AS setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan pertemuan dengan Presiden Korea Utara pada 12 Juni mendatang.
Dolar AS Turun Meski Notulen FOMC Mei 2018 Sinyalkan Fed Hike Juni Dolar AS Turun Meski Notulen FOMC Mei 2018 Sinyalkan Fed Hike Juni
By N Sabila, 24 May 2018, In Berita Forex, View 769
Dolar AS turun karena asumsi dovish terhadap notulen FOMC Mei 2018 dan rencana Donald Trump untuk terapkan bea impor mobil.
Bank Sentral Jepang Hadapi Dilema Kebijakan Moneter Longgar Bank Sentral Jepang Hadapi Dilema Kebijakan Moneter Longgar
By N Sabila, 7 May 2018, In Berita Forex, View 471
Di satu sisi, target inflasi masih jauh dari pencapaian. Di sisi lain, biaya untuk melanjutkan moneter longgar terus membengkak.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 1169
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
Topik Berita Forex

SHARE:

SHARE:

 

Topik Berita Forex