Fokuskan Money Management

  By: Parmadita   View: 4207    Money Management  

Faktor yang paling penting dalam trading adalah money management (mm). Walaupun trader juga perlu mengetahui bagaimana cara memprediksi harga menggunakan analisa fundamental atau teknikal, tapi tanpa adanya MM, akun yang dimiliki tidak akan bertahan lama. Ditambah lagi, penggunaan leverage yang besar juga dapat menghancurkan akun lebih cepat apabila tidak dijaga dengan MM.

Fokuskan Money
Selama bertahun-tahun, telah banyak inspirasi dari trader sukses tentang apa yang membuat mereka berhasil, dimana hampir semua dari trader tersebut menekankan pentingnya money management yang kuat. Beberapa tahun lalu kami menghadiri suatu konferensi trader di Las Vegas yang dihadiri oleh suatu paguyuban, sebut saja sebagai "Kelompok Analisa Teknikal". Dalam presentasinya, mereka menekankan bahwa menjadi trade yang sukses harus lebih fokus untuk bertahan dan bersabar daripada terlalu bernafsu untuk mencetak profit dan memenangkan trading.

Bertahan di pasar forex benar-benar menuntut seorang trader untuk bisa melakukan money management dengan baik. Bahkan trader pemula yang baru mulai sudah harus menerima kenyataan bahwa trading forex tidak akan selalu sesuai dengan ekspektasi. Jika para pemula tidak menggunakan prinsip money management maka kerugian yang diterima akan semakin banyak. Jika sudah begitu, semua usaha yang dan sedikit keuntungan yang diperoleh akan menjadi sia-sia saja.

Dengan penggunaan money management yang baik, trader akan mampu menahan beberapa kerugian sehingga modal yang tersisa masih akan cukup untuk melakukan transaksi di hari lainnya. tak diragukan lagi, kemampuan tesebut adalah kunci untuk kelangsungan hidup akun trading.

Kebanyakan orang-orang yang sukses dalam trading valas akan memberitahu Anda bahwa selama rentang setahun saat mereka masih pemula dan berlatih, akun mereka lebih banyak mengalami kerugian daripada meraih keuntungan. Lalu bagaimana mereka sekarang bisa sukses? Hal ini karena adanya money management yang mereka terapkan. Misalnya saja, trader sukses mengatur stop loss secara ketat untuk keluar dari posisi secara tepat, sehingga kerugian mereka dapat dibatasi pada tingkat yang sanggup mereka toleransi. Hal ini tentu berbeda dengan para amatir yang belum memiliki money management.





SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 6