Hukum Syariah Transaksi Valas

28 JUL 2011   DIBACA:6804   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INVESTASI

Saya memberanikan diri untuk mencoba mengangkat topik kali ini yaitu tentang hukum syariah transaksi valas, karena banyak temen trader yang menanyakan tentang kejelasan masalah ini. Idealnya memang, sebelum kita terjun ke dalam suatu kegiatan, kita harus yakin terlebih dahulu tentang segala aspek hukum yang menyangkut kegiatan tersebut, termasuk hukum syari’ah, khususnya bagi temen-temen muslim.

hukum syariah
Saya akan mencoba mengetengahkan beberapa dasar hukum yang mungkin bisa menjadi pertimbangan kita untuk mengambil kesimpulan, bagaimana hukum kegiatan trading yang kita lakukan dalam pandangan syariah. Menurut prinsip mu’amalah syari’ah, jual beli mata uang yang disetarakan dengan emas (dinar) dan perak (dirham) haruslah dilakukan dengan tunai/kontan (naqdan) agar terhindar dari transaksi ribawi (riba fadhl), sebagaimana dijelaskan hadits mengenai jual beli enam macam barang yang dikategorikan berpotensi ribawi.

Rasulullah bersabda: “Emas hendaklah dibayar dengan emas, perak dengan perak, bur dengan bur, sya’ir dengan sya’ir (jenis gandum), kurma dengan kurma, dan garam dengan garam, dalam hal sejenis dan sama haruslah secara kontan (yadan biyadin/naqdan). Maka apabila berbeda jenisnya, juallah sekehendak kalian dengan syarat secara kontan.” (HR. Muslim).

Jadi, pada prinsip syariahnya, perdagangan valuta asing dapat dianalogikan dan dikategorikan dengan pertukaran antara emas dan perak atau dikenal dalam terminologi fiqih dengan istilah (sharf) yang disepakati para ulama tentang keabsahannya. (Ibnul Mundzir dalam Al-Ijma’:58). Emas dan perak sebagai mata uang tidak boleh ditukarkan dengan sejenisnya misalnya Rupiah kepada Rupiah (IDR) atau US Dolar (USD) kepada Dolar kecuali sama jumlahnya (contohnya; pecahan kecil ditukarkan pecahan besar asalkan jumlah nominalnya sama). Hal itu karena dapat menimbulkan Riba Fadhl seperti yang dimaksud dalam larangan hadits di atas.

Namun bila berbeda jenisnya, seperti Rupiah kepada Dolar atau sebaliknya maka dapat ditukarkan (exchange) sesuai dengan market rate (harga pasar) dengan catatan harus efektif kontan/spot (taqabudh fi’li) atau yang dikategorikan spot (taqabudh hukmi) menurut kelaziman pasar yang berlaku sebagaimana yang dikemukakan Ibnu Qudamah (Al-Mughni, vol 4) tentang kriteria ‘tunai’ atau ‘kontan’ dalam jual beli yang dikembalikan kepada kelaziman pasar yang berlaku meskipun hal itu melewati beberapa jam penyelesaian (settelment-nya) karena proses teknis transaksi. Harga atas pertukaran itu dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli atau harga pasar (market rate).

Nabi bersabda: “Perjualbelikanlah emas dengan perak semau kalian asalkan secara kontan” dan dalam hadits Ibnu Umar Rasulullah memberikan penjelasan bahwa ketentuan kontan tersebut fleksibel selama dalam toleransi waktu yang lazim, tidak menimbulkan persoalan dan tetap dalam harga yang sama pada hari transaksi (bisi’ri yaumiha). Dalam praktiknya, untuk menghindari penyimpangan syariah, maka kegiatan transaksi dan perdagangan valuta asing (valas) harus terbebas dari unsur riba, maysir (spekulasi gambling) dan gharar (ketidak jelasan, manipulasi dan penipuan).

Oleh karena itu jual beli maupun bisnis valas harus dilakukan dalam secara kontan (spot) atau kategori kontan. Motif pertukaran itupun tidak boleh untuk spekulasi yang dapat menjurus kepada judi/gambling (maysir) melainkan untuk membiayai transaksi-transaksi yang dilakukan rumah tangga, perusahaan dan pemerintah guna memenuhi kebutuhan konsumsi, investasi, ekspor-impor atau komersial baik barang maupun jasa (transaction motive).

Di samping itu perlu dihindari jual-beli valas secara bersyarat dimana pihak penjual mensyaratkan kepada pembeli harus mau menjual kembali kepadanya pada periode tertentu dimasa mendatang, serta tidak diperkenankan menjual lagi barang yang belum diterima secara definitif (Bai’ Fudhuli) sebagaimana hal itu dilarang dalam hadits riwayat imam Bukhari.

Sekarang mari kita simak ketentuan dari Majelis Ulama Indonesia, sehubungan dengan perdagangan valuta asing. Ketentuan umum tentang seputar kegiatan transaksi jual-beli valuta asing berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Sharf pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Tidak untuk spekulasi (untung-untungan)
  • Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan)
  • Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh).
  • Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.

Adapun ketentuan mengenai hukum Jenis-jenis Transaksi Valuta Asing, dijelaskan dalam fatwa tersebut sebagai berikut:

Transaksi Spot, yaitu transaksi pembelian dan pen-jualan valuta asing (valas) untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.

Transaksi Forward, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2 x 24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang diguna-kan adalah harga yang diperjanjikan (muwa'adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah).

Transaksi Swap, yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasi-kan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maysir (spekulasi).

Transaksi Option, yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).

Ok deh, apa yang saya kemukakan di atas bukanlah suatu kesimpulan. Terus terang saya tidak berani dan bukan dalam kapasitas untuk mengatakan bahwa kegiatan forex trading itu 100% halal atau haram. Silahkan anda sendiri yang mengambil kesimpulan dari uraian di atas.





Karakteristik Dana Investasi

16 SEP 2011    DIBACA:3638    OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Secara umum investasi berarti suatu penundaan konsumsi pada saat ini, semua itu dilakukan untuk konsumsi dimasa yang akan datang. Dengan pengertian bahwa investasi ialah menempatkan beberapa modal atau dana pada suatu biadang asset yang dapat diharapkan memberikan hasil atau akan meningkatkan nilainya pada masa yang akan datang....

Judikah Trading di Betonmarket

28 JAN 2013    DIBACA:10992    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:INVESTASI

Banyak orang-orang didunia trading mengenal salah satu situs yang menawarkan trading. Sistemnya unik dan yang pasti berbeda. Namun dibalik kehadirannya menyinggung beberapa pendapat berbeda bahwa situs tersebut membuka perjudian, tapi dikubu yang pro menolak dalih bahwa situs betonmarket adalah situs perjudian. Lalu benarkah situs tersebut judi? Berikut ungkapan-ungkapan banyak orang yang dikumpulkan dari berbagai sumber....

Sejarah Fibonacci

30 MAR 2013    DIBACA:4340    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:FIBONACCI

Forex atau pasar valas adalah pasar keuangan terbesar di dunia, dengan volume lebih dari $ 1.5 trilyun setiap hari, semua berurusan dengan mata uang. Tidak seperti pasar keuangan lainnya, pasar forex tidak memiliki lokasi fisik dan tidak ada pertukaran secara terpusat. Forex beroperasi melalui jaringan elektronik bank, perusahaan, dan individu pada trading satu mata uang dengan yang lain....

Forex VS Investasi Real Estate

5 APR 2013    DIBACA:1589    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:INVESTASI

Kebanyakan orang yang ingin membangun masa depan finansial dengan aman sering memilih untuk berinvestasi atau berdagang dalam real estate. Memang, jika Anda melihat pada daftar nama orang-orang terkaya dengan kategori apapun, sebagian besar dari mereka telah mengalokasikan bagian utama dari asetnya di real estate. Donald Trump, yang membuat kekayaannya dalam real estat adalah sangat populer dengan kisah suksesnya yang menjadi inspirasi bagi kita semua....

Contoh Money Management (MM) yang Baik

23 APR 2013    DIBACA:10334    OLEH:PARMADITA    KATEGORI:MONEY MANAGEMENT

Untuk bisa sukses di forex dibutuhkan MM. Lalu pengelolaan MM yang bagaimanakah supaya trader bisa eksis dan bertahan di forex market? Di artikel ini kita akan mengkaji bagaimana trader bisa mengelola dengan memanfaatkan Money Management beserta contoh-contoh yang terjadi di dalamnya....

10 Kesalahan Umum Trader Pemula Di Binary Options

26 JUN 2015    DIBACA:1906    OLEH:GALUH    KATEGORI:PENGANTAR BINARY OPTIONS

Dalam trading binary options yang melibatkan resiko real, trader tidak bisa menganggap enteng kesalahan trading yang telah dilakukannya. Bahkan kesalahan terkecil pun akan berakibat fatal jika tidak segera diperbaiki. Untuk itu, sangat penting bagi trader untuk mengenali kesalahan umum yang kerap terjadi dalam trading binary options agar terhindar dari resiko yang tak diinginkan. Dari sekian banyak kesalahan yang bisa dihimpun, ada 10 jenis yang paling sering dilakukan, khususnya oleh para pemula....

Dua Faktor Yang Mempengaruhi Akselerasi Harga

29 JUN 2015    DIBACA:314    OLEH:KUKUH RAHARJO    KATEGORI:DASAR DASAR FOREX

Pasar forex selalu bergerak naik turun secara dinamis setiap harinya. Kenapa dinamis? Karena pergerakan naik dan turun tersebut tidak pasti aturannya. Tapi pernahkah terbersit, hal apakah yang membuat pasar demikian dinamis? Ada fakta menarik yang dinamakan "momentum". Menurut www.kamusbahasaindonesia.org, salah satu arti momentum adalah saat yang tepat. Tepat untuk apa? Tentu saja untuk bergerak lebih cepat (dalam konteks forex)....

Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Analisa Intermarket Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options Trading Otomatis Sinyal Trading Kontes Trading Fasilitas Trading E Payment


Artikel: Forex | Emas | Komoditas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com