Hukum Syariah Transaksi Valas

28 JUL 2011   DIBACA:5305   OLEH:GREENPIPS    KATEGORI:INVESTASI

Saya memberanikan diri untuk mencoba mengangkat topik kali ini yaitu tentang hukum syariah transaksi valas, karena banyak temen trader yang menanyakan tentang kejelasan masalah ini. Idealnya memang, sebelum kita terjun ke dalam suatu kegiatan, kita harus yakin terlebih dahulu tentang segala aspek hukum yang menyangkut kegiatan tersebut, termasuk hukum syari’ah, khususnya bagi temen-temen muslim.

hukum syariah
Saya akan mencoba mengetengahkan beberapa dasar hukum yang mungkin bisa menjadi pertimbangan kita untuk mengambil kesimpulan, bagaimana hukum kegiatan trading yang kita lakukan dalam pandangan syariah. Menurut prinsip mu’amalah syari’ah, jual beli mata uang yang disetarakan dengan emas (dinar) dan perak (dirham) haruslah dilakukan dengan tunai/kontan (naqdan) agar terhindar dari transaksi ribawi (riba fadhl), sebagaimana dijelaskan hadits mengenai jual beli enam macam barang yang dikategorikan berpotensi ribawi.

Rasulullah bersabda: “Emas hendaklah dibayar dengan emas, perak dengan perak, bur dengan bur, sya’ir dengan sya’ir (jenis gandum), kurma dengan kurma, dan garam dengan garam, dalam hal sejenis dan sama haruslah secara kontan (yadan biyadin/naqdan). Maka apabila berbeda jenisnya, juallah sekehendak kalian dengan syarat secara kontan.” (HR. Muslim).

Jadi, pada prinsip syariahnya, perdagangan valuta asing dapat dianalogikan dan dikategorikan dengan pertukaran antara emas dan perak atau dikenal dalam terminologi fiqih dengan istilah (sharf) yang disepakati para ulama tentang keabsahannya. (Ibnul Mundzir dalam Al-Ijma’:58). Emas dan perak sebagai mata uang tidak boleh ditukarkan dengan sejenisnya misalnya Rupiah kepada Rupiah (IDR) atau US Dolar (USD) kepada Dolar kecuali sama jumlahnya (contohnya; pecahan kecil ditukarkan pecahan besar asalkan jumlah nominalnya sama). Hal itu karena dapat menimbulkan Riba Fadhl seperti yang dimaksud dalam larangan hadits di atas.

Namun bila berbeda jenisnya, seperti Rupiah kepada Dolar atau sebaliknya maka dapat ditukarkan (exchange) sesuai dengan market rate (harga pasar) dengan catatan harus efektif kontan/spot (taqabudh fi’li) atau yang dikategorikan spot (taqabudh hukmi) menurut kelaziman pasar yang berlaku sebagaimana yang dikemukakan Ibnu Qudamah (Al-Mughni, vol 4) tentang kriteria ‘tunai’ atau ‘kontan’ dalam jual beli yang dikembalikan kepada kelaziman pasar yang berlaku meskipun hal itu melewati beberapa jam penyelesaian (settelment-nya) karena proses teknis transaksi. Harga atas pertukaran itu dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli atau harga pasar (market rate).

Nabi bersabda: “Perjualbelikanlah emas dengan perak semau kalian asalkan secara kontan” dan dalam hadits Ibnu Umar Rasulullah memberikan penjelasan bahwa ketentuan kontan tersebut fleksibel selama dalam toleransi waktu yang lazim, tidak menimbulkan persoalan dan tetap dalam harga yang sama pada hari transaksi (bisi’ri yaumiha). Dalam praktiknya, untuk menghindari penyimpangan syariah, maka kegiatan transaksi dan perdagangan valuta asing (valas) harus terbebas dari unsur riba, maysir (spekulasi gambling) dan gharar (ketidak jelasan, manipulasi dan penipuan).

Oleh karena itu jual beli maupun bisnis valas harus dilakukan dalam secara kontan (spot) atau kategori kontan. Motif pertukaran itupun tidak boleh untuk spekulasi yang dapat menjurus kepada judi/gambling (maysir) melainkan untuk membiayai transaksi-transaksi yang dilakukan rumah tangga, perusahaan dan pemerintah guna memenuhi kebutuhan konsumsi, investasi, ekspor-impor atau komersial baik barang maupun jasa (transaction motive).

Di samping itu perlu dihindari jual-beli valas secara bersyarat dimana pihak penjual mensyaratkan kepada pembeli harus mau menjual kembali kepadanya pada periode tertentu dimasa mendatang, serta tidak diperkenankan menjual lagi barang yang belum diterima secara definitif (Bai’ Fudhuli) sebagaimana hal itu dilarang dalam hadits riwayat imam Bukhari.

Sekarang mari kita simak ketentuan dari Majelis Ulama Indonesia, sehubungan dengan perdagangan valuta asing. Ketentuan umum tentang seputar kegiatan transaksi jual-beli valuta asing berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Sharf pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Tidak untuk spekulasi (untung-untungan)
  • Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan)
  • Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh).
  • Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.

Adapun ketentuan mengenai hukum Jenis-jenis Transaksi Valuta Asing, dijelaskan dalam fatwa tersebut sebagai berikut:

Transaksi Spot, yaitu transaksi pembelian dan pen-jualan valuta asing (valas) untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.

Transaksi Forward, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2 x 24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang diguna-kan adalah harga yang diperjanjikan (muwa'adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah).

Transaksi Swap, yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasi-kan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maysir (spekulasi).

Transaksi Option, yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).

Ok deh, apa yang saya kemukakan di atas bukanlah suatu kesimpulan. Terus terang saya tidak berani dan bukan dalam kapasitas untuk mengatakan bahwa kegiatan forex trading itu 100% halal atau haram. Silahkan anda sendiri yang mengambil kesimpulan dari uraian di atas.



Name:
Email:
URL:
Code:

Peluang Tersembunyi Pada Perak

17 JUL 2011    DIBACA:4125    OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Perak (silver) mungkin komponen logam mulia yang kurang mendapat perhatian utama dari para investor. Pelaku pasar secara umum memandang komoditi ini sebagai substitusi lemah terhadap emas karena fluktuasi dan tingkat harganya tidak sekuat emas. Investor biasanya baru melirik perak setelah harga emas sudah terlalu tinggi. Akan tetapi, alasan tersebut tampaknya tidak terlampau valid...

Perencanaan Investasi

28 JUL 2011    DIBACA:2574    OLEH:BAYU    KATEGORI:INVESTASI

Dalam Merencanakan investasi dana yang kita miliki, bukanlah sebuah perkara yang mudah bagi sebagian orang. Mengapa ? Jangankan untuk memulai berinvestasi, mendengar kata investasi saja mungkin sudah alergi. Dalam beberapa bulan yang lalu, kita pernah mendengar sebuah berita yang mengenai hilangnya dana para nasabah disebuah Bank swasta, pembobolan rekening dan investasi bodong marak...

Yang Perlu Diketahui Sebelum Trading Di Account Live (1)

22 JAN 2013    DIBACA:1314    OLEH:MARTIN    KATEGORI:BROKER FOREX

Banyak trader forex yang terjun ke account live ketika mereka belum benar-benar siap. Mungkin mereka telah siap dengan pengetahuan, strategi trading dan dana, tetapi apakah mereka yakin telah siap untuk bisa menerima resiko dengan uang beneran? Hal ini memang relatif dan sulit untuk diukur, apalagi dana yang mungkin Anda peroleh dengan susah payah bisa dengan mudah hilang begitu saja....

Pola Wave Menggunakan Fibonacci

21 FEB 2013    DIBACA:1373    OLEH:SFTEAM    KATEGORI:SISTEM TRADING

Salah satu hal yang disuka tentang pasar FX adalah ada banyak cara untuk berdagang. Beberapa trader mencari metode sederhana sementara yang lain mencari strategi yang lebih kompleks. Kami telah menemukan bahwa gelombang bolak balik merupakan suplemen yang baik dalam menelaah analisis.Nanti kita fokuskan pada grafik bolak balik yang sepadan atau sama supaya tidak kebingungan....

Jenis Investasi Safe Haven

25 MAY 2014    DIBACA:703    OLEH:MARTIN    KATEGORI:INVESTASI

Jenis investasi safe haven adalah investasi yang mempunyai tingkat resiko rendah pada periode ketika perekonomian global tidak menentu. Masalahnya adalah suatu jenis investasi safe haven adalah safe haven hingga jenis investasi tersebut tidak lagi safe haven. Ada beberapa jenis asset yang saat ini termasuk dalam safe haven diantaranya bond pemerintah AS, emas dan perak, tanah dan properti. Yang perlu Anda ketahui adalah memutuskan kapan Anda akan masuk ke asset-asset tersebut....

Strategi Knock-On Effect Binary Options

13 NOV 2014    DIBACA:310    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Strategi knock-on effect atau market pull binary options adalah metode trading yang memanfaatkan berbagai macam instrumen di binary options. Cara trading ini didasarkan pada pemahaman bahwa pergerakan pada salah satu instrumen akan mengakibatkan efek domino (knock-on) pada beberapa instrumen tertentu....

Strategi Trading 15 Menit Di Binary Options

21 NOV 2014    DIBACA:347    OLEH:GALUH    KATEGORI:STRATEGI BINARY OPTIONS

Selain trading 60 detik dan 5 menit binary options, masih ada strategi lain yang dikembangkan dari variasi expiry time di binary options. Cara trading itu adalah strategi trading 15 menit binary options, yang tidak hanya memungkinkan Anda untuk meraih profit dalam waktu singkat, tapi juga dapat memperkecil potensi kemunculan sinyal trading palsu....

Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito





Pengantar Forex Dasar Dasar Forex Pasar Forex Broker Forex Margin Dan Leverage Manajemen Resiko Money Management Trading Plan Analisa Teknikal Candlestick Trend Time Frame Support Resistance Pivot Point Fibonacci Indikator Teknikal Analisa Fundamental Indikator Ekonomi Bank Sentral Dunia Sistem Trading Bank Strategi Hedging-Scalping-Martingale Price Action Psikologi Trader Forex Tokoh Forex Inspirasi Tips Trik Investasi Serba Serbi Lainnya Metatrader Robot Trading Bank Robot Trading Trading Otomatis Belajar MQL/EA MQL/EA Bank Indikator Ulasan Produk Pengantar Binary Options Broker Binary Options Strategi Binary Options


Artikel: Forex | Emas | Saham | Rupiah | Kredit | Deposito


Artikel Pemirsa
"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel orisinil Anda di seputarforex agar dibaca lebih banyak pemirsa.

Tulis Artikel Anda
Kembali Ke Atas Kembali Ke Atas
DISCLAIMER
  • Informasi, materi, rekomendasi, dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex, forex adalah beresiko, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, banner, broker, referral, dsb.
  • Artikel/tulisan oleh team seputarforex, boleh dijadikan acuan/ditaruh di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs seputarforex.com