Menentukan Support Dan Resistance Di Saat Trend

  By: SFTeam   View: 2514    Periksa Lagi  

Di dalam artikel ini akan diulas mengenai support (S) dan resistance (R) dalam mengidentifikasi pasar saat terjadinya trend. Ulasan mengarah pada saat terjadi sebuah harga yang sedang memiliki pergerakan dengan volume harga cukup kencang, di mana titik support dan resistance dapat ditemukan. Juga pada saat terjadinya sebuah pergerakan menurun atau naik ke atas. Pada artikel sebelumnya telah diulas mengenai support dan resistance yang dapat memberikan petunjuk bagaimana permintaan dan penawaran pasar dapat diidentifikasi menggunakan SR. Ini adalah bagian kedua mengenai support dan resistance yang memiliki arah gerak trend.

Yang perlu disiapkan sebelum menganalisis adalah membuat gambar dengan trend line. Hal pertama yang harus diingat adalah menggambar garis-garis dan tidak sekedar corat-coret, namun lebih dari itu menggambar garis trend pada grafik merupakan seni daripada sebuah ilmu pengetahuan.

Hari ini Anda akan diarahkan pada pembuatan garis tersebut. Mungkin di dalam hati ada yang bertanya, "Bagaimana caranya?"

Caranya cukup mudah, coba ikutilah 2 poin di bawah ini:


Point 1: Menentukan Sinyal Beli



Pada pair AUD/USD berikut, Anda dapat menggaris trendline yang dihubungkan dari bawah ke atas menggunakan garis. Pada saat terjadi trend bullish, garis ditempatkan seperti contoh yang dilingkari warna hijau. Setelah Anda membuat garis, maka aturannya adalah:
1. Karena garis trend miring keatas, maka signal yang dicari adalah "buy"
2. Garis trend ini dimanfaatkan untuk fokus menghasilkan sinyal "buy"

Setelah garis trend diciptakan, sementara harga dalam kondisi up-trend, maka tugas Anda selanjutnya adalah memastikan harga menyentuh titik support trend, yang telah dibuatkan garisnya. Jika harga sudah menyentuh support dan ada sinyal bergerak naik dalam kondisi up-trend, maka Anda telah memiliki sinyal beli yang akurat.


Point 2: Menentukan Sinyal Jual



Sekarang Anda dapat mencoba pada pair USD/CHF. Fokus pada trend saat ini mengindikasikan bahwa harga masih memiliki down-trend. Coba Anda garis pada pucuk candle yang berada di lingkaran warna merah muda yang menjadi suatu garis trend resistance. Semakin sering garis disentuh maka semakin terlihat jelas trend tersebut. Setelah Anda memiliki garis trend, maka aturan yang harus dipatuhi adalah:
1. Karena garis trend miring ke bawah, maka sinyal yang dicari adalah "sell"
2. Garis trend ini dimanfaatkan untuk fokus menghasilkan sinyal "sell"

Setelah garis trend diciptakan, sementara harga dalam kondisi down-trend, maka tugas Anda adalah memastikan harga menyentuh titik resistance trend, yang telah dibuatkan garisnya. Jika harga sudah menyentuh resistance dan ada sinyal bergerak turun dalam kondisi down-trend, maka Anda telah memiliki sinyal jual yang akurat.




Sumber:
Dailyfx.com


Artikel Forex

KOMENTAR 1

  • susah ngegunain indikator trendline klo manual. ada indi yang otomatis langsung nge detect trendline ga boss?
    Lieurrrr
    12 DEC 2013
    New Comment   |   Reply

Tulis Artikel

"Ingin berbagi ilmu dan pengalaman trading?" Tuliskan artikel Anda di seputarforex agar dibaca oleh banyak pemirsa.
Tulis Artikel Anda