Berita Forex

   By: Kukuh Raharjo    View: 143

GDP AS Melompat Tinggi,Unemployment Claims Semakin Rendah

Kwartal kedua tahun ini, pencapaian indeks GDP AS tak terbendung lompatannya. Setelah tercatat hanya 0.6 persen pada awal kwartal kedua ini sekarang berhasil duduk di level 3.7 persen. Dari hasil menggembirakan ini ternyata Unemployment Claims juga semakin menguat dengan mengalami penurunan sampai ke level 271 ribu pemohon.

   By: N Sabila    View: 436

GBP/USD Dilongsorkan Data AS Dan Lemahnya Harga Rumah Inggris

Nationwide melaporkan pada siang ini bahwa pertumbuhan harga rumah tahunan di Inggris melemah pada bulan Agustus. Sterling pun tergelincir 0.8 persen terhadap Dolar AS ke posisi 1.5562, level terendahnya sejak tanggal 12 Agustus.

   By: N Sabila    View: 456

Pejabat Penting Ini Nyatakan Kesiapan ECB Untuk Perpanjang QE

Peter Praet, salah seorang anggota Dewan Eksekutif ECB, menyatakan bahwa ECB siap untuk memperpanjang program pelonggaran kuantitatif (QE)-nya apabila dibutuhkan. EUR/USD pun merespon kabar ini dengan menurun ke kisaran 1.1405 pada pukul 4:33 sore waktu Frankfurt.

   By: M Septian    View: 383

Yen Melempem, Kuroda Masih Optimis

Yen diperdagangkan melemah Kamis (27/08) pagi ini, para trader masih berfokus pada stimulus China. Sementara itu, komentar yang dilontarkan Gubernur Bank of Japan, Haruhiko Kuroda, mengisyaratkan pelonggaran kebijakan masih akan dilanjutkan di negeri Matahari Terbit.

   By: N Sabila    View: 315

Dolar Australia Sedikit Kuat Meski Capex Lemah

Capital Expenditure (Capex) Australia menyusut di kuartal dua tahun 2015, tetapi proyeksi untuk investasi terencana masih menunjukkan lompatan. Oleh sebab itulah, Dolar Australia masih menuai sedikit dukungan di sesi perdagangan pagi ini.

   By: Kukuh Raharjo    View: 489

Survei Durable Goods AS Melebihi Harapan, Greenback Masih Perkasa

Survei Durable Goods bulan Juli ini tercatat naik pesat ke level 0.6 persen. Jauh melampaui perkiraan dan harapan banyak analis yang cuma 0.3 persen. Menyusul berikutnya pidato dari Pemimpin The Fed wilayah New York. Nada kehati-hatian masih juga meyeruak dalam isi pidato beliau.

   By: N Sabila    View: 993

Dolar AS Goyah Di Tengah Gejolak Bursa Shanghai

Dolar AS melunak menghadapi Euro dan Yen di Rabu (26/08) hari ini, kehilangan pantulan naiknya kemarin akibat rapuhnya sentimen risiko dan kebijakan pelonggaran yang ditetapkan oleh China gagal untuk mengisi daya saham-saham di bursa Shanghai.

   By: N Sabila    View: 556

Dolar Australia Lemah Meski Konstruksi Australia Meningkat

Dolar Australia terpantau lemah di hari Rabu (26/08) ini kendati data pengerjaan konstruksi Australia dilaporkan lebih kuat daripada ekspektasi. Hal itu dikarenakan volatilnya perdagangan di bursa Shanghai sehingga dan membuat para investor cemas. AUD/USD diperdagangkan turun 0.21 persen di angka 0.7117.

   By: N Sabila    View: 239

NZD/USD Tenang Usai Laporan Neraca Perdagangan New Zealand

Dolar New Zealand cenderung datar meski mendapat perolehan tipis di Rabu (26/08) pagi ini dengan gap perdagangan New Zealand yang dilaporkan lebih sempit dibandingkan ekspektasi untuk bulan Juli lalu.

   By: M Septian    View: 844

China Pangkas Suku Bunga dan RRR setelah Sahamnya Anjlok Lagi

Selasa malam (25/08), Bank Sentral China memangkas suku bunga dan mengurangi RRR untuk kedua kalinya dalam dua bulan terakhir untuk meningkatkan dukungan dalam rangka menanggulangi perlambatan ekonomi dan jatuhnya pasar saham.

   By: Kukuh Raharjo    View: 479

Consumer Confidence AS Kembali Melambung, New Home Sales Terkoreksi

Masyarakat AS kembali percaya diri, terbukti dengan melonjaknya survei yang dilakukan oleh Conference Board. Tercatat indeks sebelumnya 91.0 dilewati dengan mudah dengan pencapaian kinerja indeks naik ke level 101.5.

   By: N Sabila    View: 531

Indeks Bisnis Ifo Jerman Tangguh Di Tengah Gejolak Pasar Global

Kepercayaan bisnis Jerman secara mengejutkan melompat di bulan Agustus ini. Optimisme bisnis Jerman tak bisa dipatahkan, baik oleh masalah krisis Yunani maupun pergolakan dalam pasar saham. Model ekonomi Jerman telah jauh lebih seimbang. EUR/USD masih bertengger di level 1.1523.

   By: M Septian    View: 257

NZD/USD Terangkat, Setelah Rilis Indeks Harapan Inflasi

Dolar New Zealand sedikit bergerak naik meski kecenderungannya flat, terhadap Dolar AS, setelah rilis Indeks Harapan Inflasi kuartal ketiga dilaporkan tetap sama seperti kuartal sebelumnya.

   By: N Sabila    View: 619

AUD/USD Mengapung Lagi Setelah Sempat Terseret Ke Level 0.70

Dolar Australia hingga Selasa (25/08) siang ini sudah menunjukkan sedikit pemulihan dari gejolak "flash crash" kecil malam tadi yang menyeret AUD/USD hingga ke bawah level 0.71, level rendah yang tercapai pertama kalinya sejak bulan April 2009.

   By: N Sabila    View: 1357

Menkeu Jepang: Penguatan Yen Terhadap Dolar AS Terlalu 'Ugal-Ugalan'

USD/JPY sudah merangkak naik ke 119.995, dari 119.31 pada sesi sebelumnya, kenaikan sekitar 0.76 persen dari malam tadi. Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso hari ini memperingatkan para pelaku pasar terkait menguatnya Yen dengan mengatakan bahwa penguatan Yen terhadap Dolar AS malam tadi terbilang terlalu "kasar".

   By: N Sabila    View: 1983

Dolar AS Tergencet Masalah Ekonomi Global Dan Outlook Inflasi AS

Dolar AS merangkak turun ke level rendah dua bulan terhadap mata uang-mata uang mayor di hari Senin (24/08) ini, masih terbawa pengaruh data pabrik-pabrik China yang turut memicu kekhawatiran akan dampaknya pada pertumbuhan ekonomi global.

   By: N Sabila    View: 1301

PM Yunani Alexis Tsipras Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras, mengundurkan diri secara resmi pada Kamis (20/08) malam kemarin. Mundurnya Tsipras ini menambah ketidakpastian politik di Yunani bersamaan dengan diterimanya dana bailout sebesar 86 miliar Euro.

   By: N Sabila    View: 1376

Notulen FOMC Juli 2015 Sorot Ekonomi China Dan Kuatnya Dolar

Dolar AS tak bertenaga menghadapi Euro dan Yen di Kamis (20/08) pagi ini setelah dirilisnya notulen rapat The Fed bulan Juli lalu yang cenderung bearish. Para investor memfokuskan perhatian mereka pada perlambatan ekonomi China dan stagnasi dalam inflasi AS dalam notulen FOMC tersebut.

   By: N Sabila    View: 787

Dolar AS Cukup Mantap Pasca Buruknya Data Manufaktur AS

Dolar AS memang sempat terperosok setelah laporan manufaktur AS, tapi tak lama kemudian, mata uang itu kembali pulih. Fokus pasar kembali ke prospek kenaikan suku bunga The Fed menyusul devaluasi Yuan pada pekan lalu yang dikhawatirkan dapat memicu perang mata uang.

   By: N Sabila    View: 1080

Dolar AS Menguat Terbatas, PBoC Setop Devaluasi Yuan

Dolar AS naik tipis di hari Jumat (14/08) ini setelah Bank Sentral China (PBoC) tampak sudah menghentikan penurunan nilai Renminbi hingga saat ini. Akibatnya, kekhawatiran bahwa rendahnya Yuan akan membuat The Fed menunda rencana kenaikan suku bunga acuannya pun ikut surut.

KOMENTAR 1


Bongkar Faktor Dibalik Tergelincirnya Dolar

  By: A Muttaqiena   View: 1167