Menu

1 Agustus 2019: Super Thursday BoE, PMI Manufaktur Inggris Dan AS

Martin

Data dan peristiwa berdampak hari ini adalah Statement BoE dan konferensi pers Carney, notulen dan laporan inflasi BoE, Manufacturing PMI Inggris dan ISM Manufacturing AS

Kamis, 1 Agustus 2019:

Indeks PMI (Purchasing Managers Index) untuk sektor manufaktur ini dibuat dan dirilis oleh Markit setiap bulan, serta didasarkan pada 5 indikator utama yaitu produksi, ketersediaan produk (inventory), aktivitas pengiriman (delivery), jumlah pesanan (orders), dan jumlah tenaga kerja.

Di Inggris, indeks ini dibuat berdasarkan hasil survei terhadap 600 purchasing manager mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini, hingga didapatkan gambaran prospek perekonomian ke depan. Oleh karena itu, indikator ini penting bagi investor dan para pelaku bisnis, juga sering dianggap sebagai leading indicator. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur sedang tinggi, sementara rilis di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.


Bulan Juni lalu, indeks Manufacturing PMI anjlok ke angka 48.0, lebih rendah dari perkiraan 49.5, dan menjadi yang terendah sejak bulan Februari 2013. Pada bulan Juni 2019, indeks new orders dan produksi mengalami kontraksi akibat ketidakpastian proses Brexit. Untuk bulan Juli 2019, diperkirakan indeks akan turun ke 47.7. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

Laporan mengenai proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi Inggris yang dibuat oleh BoE ini dirilis per kuartal dan selalu menjadi fokus pasar. Dalam rilis data yang juga disebut sebagai Quarterly Inflation Report (QIR) tersebut, BoE tidak hanya menyampaikan proyeksi inflasi, tapi juga memberikan pandangan mengenai pertumbuhan ekonomi Inggris untuk 2 tahun mendatang, serta kebijakan moneter yang akan dijalankan. Laporan inflasi kuartal kedua tahun 2019 bisa dibaca di sini.

 

1. Data Asset Purchase Facility BoE bulan Agustus 2019:

Asset Purchase Facility BoE adalah target pembelian asset oleh BoE. Data ini berkaitan dengan program Quantitative Easing dari BoE, yaitu jumlah dana total yang akan digunakan oleh BoE untuk membeli asset-asset di pasar terbuka. Pada meeting terakhir 20 Juni lalu, dana untuk pembelian asset sebesar £435 milliar, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan sebelumnya.

Untuk bulan Agustus 2019, diperkirakan pembelian asset akan tetap sebesar £435 miliar. Jika jumlah dana untuk pembelian asset dikurangi (lebih kecil dari sebelumnya), maka GBP akan cenderung menguat.

 

2. Pengumuman suku bunga dan ringkasan kebijakan moneter BoE bulan Agustus 2019:

Penentuan suku bunga dilakukan dengan cara voting di antara para anggota Monetary Policy Committee (MPC). Pada meeting 2 Agustus 2018, BoE menaikkan suku bunga acuan sebesar 0.25% pada level +0.75%. Kenaikan ini adalah yang kedua kali dalam 10 tahun terakhir, dan menjadi suku bunga tertinggi sejak bulan Maret 2009.


Pada meeting terakhir 20 Juni lalu, BoE mempertahankan suku bunga pada +0.75%, sesuai dengan perkiraan pasar. Statement menyebutkan kenaikan suku bunga di waktu mendatang akan dilakukan secara bertahap dan terbatas. Masalah proses Brexit yang sedang berlangsung dan perang dagang akan tetap menjadi pertimbangan utama.

Bank sentral juga menurunkan proyeksi pertumbuhan untuk kuartal kedua tahun ini, dari sebelumnya +0.2% menjadi stagnan atau 0.0%. Sementara itu, tingkat inflasi diperkirakan turun di bawah target 2% pada tahun ini, menyusul merosotnya harga energi.

Data terakhir menunjukkan, inflasi tahunan bulan Juni stagnan pada +2.0%; GDP kuartal pertama 2019 tumbuh 0.5% q/q, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang 0.2%; dan tingkat pengangguran bulan Mei +3.8%, sama dengan bulan sebelumnya.

Dari data tersebut dan dengan pergantian Perdana Menteri serta proses Brexit yang belum mencapai kesepakatan, maka untuk bulan Agustus 2019 ini, diperkirakan BoE masih akan mempertahankan suku bunga acuannya pada level +0.75%. Jika BoE menaikkan suku bunga, maka GBP akan cenderung menguat. Statement meeting hari ini bisa dibaca di sini.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC | Smartphone

WASPADAI PENIPUAN
Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini
×
  • Pasang Ekstensi VPN Di Browser
    • Search kata kunci "vpn" atau "proxy" di Mozilla AddOns atau Chrome Webstore.
    • Setelah menemukan salah satu vpn (contoh: browsec), klik "pasang" atau "tambahkan".
    • Aktifkan ekstensi.
Anda juga bisa mendapatkan info lebih detail di:
@seputarforex
@seputarforex.fanspage
@seputarforex
×

Cara Utama:
Unduh Aplikasi Seputarforex di Playstore.

Cara Alternatif:
Anda juga bisa mendapatkan info lebih detail di:
@seputarforex
@seputarforex.fanspage
@seputarforex

 

Selain penetapan suku bunga dan pembelian asset, rapat MPC juga dimaksudkan untuk memperoleh gambaran dalam menetapkan suku bunga berikutnya. Notulen meeting antara lain berupa hasil voting untuk target pembelian asset dan penentuan suku bunga.

Notylen rapat BoE dirilis dengan format: X1-X2-X3. X1 menunjukkan jumlah anggota yang setuju kenaikan pembelian asset atau kenaikan suku bunga, X2 adalah jumlah anggota yang setuju penurunan pembelian asset atau penurunan suku bunga, dan X3 merupakan jumlah anggota yang tidak ingin ada perubahan.

Pada meeting terakhir 20 Juni lalu, hasil voting untuk suku bunga adalah 0-0-9, dan pembelian asset juga 0-0-9. Artinya, seluruh anggota MPC setuju untuk mempertahankan suku bunga dan jumlah pembelian asset. Pada meeting hari ini, diperkirakan hasil voting untuk suku bunga dan pembelian asset akan tetap 0-0-9; seluruh anggota MPC akan memilih opsi mempertahankan suku bunga pada level +0.75%, dan pembelian asset tetap sebesar £435 miliar.

Jika hasil voting menunjukkan ada anggota MPC yang memilih opsi kenaikan suku bunga, dan ada yang ingin mengurangi pembelian asset, maka GBP akan cenderung menguat. Hasil rilis notulen meeting BoE hari ini bisa diunduh di sini.

 

Konferensi pers Mark Carney bisa dipantau secara Live di sini.

 

Indeks ini sama dengan yang dirilis oleh Markit untuk Manufacturing PMI, hanya saja datanya bersumber dan dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) yang khusus dibuat untuk AS. Di AS, indikator ini biasanya lebih berdampak dari laporan PMI yang dirilis Markit.

Dibuat berdasarkan survei terhadap 400 purchasing manager di AS, ISM Manufacturing PMI berfokus pada kondisi bisnis saat ini, termasuk output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan ekspansi di sektor manufaktur, sedangkan di bawah angka 50.0 menunjukkan kontraksi. Dalam prakteknya, indeks ini dianggap cukup akurat untuk memprediksi output sektor manufaktur di AS.


Bulan Juni lalu, indeks ISM Manufacturing AS kembali turun ke angka 51.7, sedikit lebih tinggi dari perkiraan 51.3, tetapi menjadi yang terendah sejak bulan Oktober 2016. Pada bulan Juni 2019, indeks new orders, harga, supplier deliveries, dan inventories mengalami kontraksi.

Untuk bulan Juli 2019, diperkirakan indeks ISM Manufacturing PMI akan naik ke angka 52.0. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.






KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE