Menu

23-24 September 2022: Manufaktur AS, Inggris, Eurozone, Dan Pidato Powell

Martin

Data berdampak hari ini adalah PMI Manufaktur dan Jasa AS, Inggris, Jerman, serta Eurozone. Besok ada pidato ketua The Fed Powell.

Jumat, 23 September 2022

Indeks Purchasing Managers Index (PMI) untuk sektor manufaktur dan jasa ini dirilis oleh Markit yang sekarang menjadi bagian dari S&P Global. Data didasarkan pada 5 indikator utama yaitu output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja. Indeks ini terdiri dari 2 versi yaitu Flash dan Final; dampak Flash lebih tinggi karena dirilis lebih awal.

Indeks Flash PMI mulai diterbitkan sejak Juni 2007, dan merupakan estimasi yang dibuat berdasarkan hasil survei terhadap 5000 purchasing manager mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini untuk mendapatkan gambaran prospek perekonomian ke depan. Oleh karena itu, indikator ini penting bagi investor dan para pelaku bisnis serta sering dianggap sebagai leading indicator. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur (dan jasa) sedang tinggi atau ekspansi, sementara rilis di bawah 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

Untuk bulan September 2022, indeks Flash Manufacturing PMI Prancis diperkirakan turun dari +50.6 menjadi +49.8, sementara Flash Services PMI diprediksi turun dari +51.2 ke +50.5.

Flash Manufacturing PMI Jerman diperkirakan turun dari +49.1 (terendah sejak Juni 2020) menjadi +48.3, sementara Flash Services PMI diprediksi turun dari +47.7 (terendah dalam 7 bulan) ke +47.2.

Indeks Flash Manufacturing PMI kawasan Euro bulan September 2022 diperkirakan turun dari +49.6 (terendah sejak bulan Mei 2020) menjadi +48.7, sementara untuk Flash Services PMI diperkirakan turun dari +49.8 (terendah sejak Februari 2021) ke +49.1. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

 

Dibuat dan dirilis oleh Markit (S&P Global) setiap bulan, indeks PMI (Purchasing Managers Index) untuk sektor manufaktur didasarkan pada 5 indikator utama yaitu produksi, ketersediaan produk (inventory), aktivitas pengiriman (delivery), jumlah pesanan (orders), dan jumlah tenaga kerja.

Di Inggris, indeks ini dibuat berdasarkan hasil survei terhadap 600 purchasing manager mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini untuk mendapatkan gambaran prospek perekonomian ke depan. Angka indeks diatas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur sedang tinggi, sementara rilis di bawah 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

Bulan Agustus lalu, indeks Manufacturing PMI kembali turun menjadi +47.3, lebih rendah dari perkiraan +51.0, dan merupakan yang terendah sejak Mei 2020. Sementara itu, indeks Services PMI turun menjadi +50.9, juga lebih rendah dari perkiraan +51.5, dan merupakan yang terendah sejak Februari 2021. Indeks new orders, output produksi, dan ekspor mengalami kontraksi akibat tekanan inflasi.

Untuk bulan September 2022, diperkirakan indeks Manufacturing PMI akan sedikit naik menjadi +47.4, sedangkan indeks Services PMI diperkirakan turun menjadi +49.9. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

Di AS, indeks Flash Manufacturing dan Services PMI yang dirilis oleh Markit (S&P Global) kurang berdampak jika dibandingkan dengan indeks rilisan Institute for Supply Management (ISM). Data ISM dibuat berdasarkan survei terhadap 400 purchasing manager, sedang Markit melakukan survei terhadap 800 purchasing manager sehingga hasil akhirnya belum tentu sama.

Bulan Agustus lalu, indeks Manufacturing PMI AS dari Markit turun menjadi +51.5, lebih rendah dari perkiraan +51.8, dan menjadi yang terendah sejak Juli 2020. Indeks new orders dan output produksi mengalami kontraksi akibat tekanan inflasi dan gangguan pasokan yang menyebabkan penurunan permintaan.

Sementara itu, indeks Services PMI untuk bulan Agustus turun menjadi +43.7, lebih rendah dari perkiraan +49.8, dan merupakan yang terendah sejak Mei 2020.

Untuk bulan September 2022, diperkirakan indeks Manufacturing PMI akan kembali turun menjadi +51.0, sementara indeks Services PMI diperkirakan naik menjadi +45.5. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Sabtu, 24 September 2022

Jerome Powell dijadwalkan memberi sambutan dalam acara dengar pendapat The Fed di Washinton DC. Isi pidato Powell bisa dibaca di sini.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.






KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE