Menu

3-4 Juni 2019: PMI Manufaktur AS, Inggris, Dan China

Martin

Data dan peristiwa berdampak hari ini adalah PMI Manufaktur AS, Inggris, dan China, Corporate Profits di Australia, serta pidato Quarles Fed. Besok ada pidato Bullard Fed.

Senin, 3 Juni 2019:

Indikator yang disebut juga dengan Company Operating Profits ini dirilis oleh oleh Biro Statistik Australia, dan mengukur persentase perubahan besarnya keuntungan yang diperoleh perusahaan-perusahaan besar. Data ini merupakan indikator awal bagi aktivitas perekonomian pada umumnya seperti investasi, perekrutan tenaga kerja, dan pengeluaran konsumen.


Kuartal keempat 2018 lalu, persentase keuntungan perusahaan di Australia naik 0.8% ke AUD90.06 miliar (tertinggi sejak tahun 1994), lebih rendah dari perkiraan naik 3.1%, dan merupakan persentase kenaikan terendah sepanjang tahun 2018.

Untuk kuartal pertama tahun 2019, diperkirakan keuntungan akan naik 2.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan AUD.

 

PMI Manufaktur versi Markit atau yang disebut dengan indeks Caixin ini adalah estimasi indeks yang dibuat berdasarkan hasil survei terhadap 430 purchasing manager di seluruh China mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran prospek perekonomian ke depan.

Parameter yang disurvei adalah produksi, new orders, harga, pengiriman, persediaan, dan tenaga kerja. Indeks ini sering dianggap sebagai leading indicator. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur sedang tinggi, sementara rilis di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

Bulan April lalu, indeks Caixin China berada pada angka 50.2, lebih rendah dari perkiraan 51.0 dan bulan sebelumnya yang 50.8. Untuk bulan Mei 2019, diperkirakan indeks akan turun ke angka 50.0. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan mendukung penguatan AUD dan NZD, karena Australia dan Selandia Baru merupakan dua negara yang menjadikan China sebagai negara tujuan ekspor utama.

 

Indeks ini dibuat dan dirilis oleh Markit setiap bulan. Indeks PMI (Purchasing Managers Index) untuk sektor manufaktur didasarkan pada 5 indikator utama, yaitu: produksi, ketersediaan produk (inventory), aktivitas pengiriman (delivery), jumlah pesanan (orders), dan jumlah tenaga kerja.

Di Inggris, indeks ini dibuat berdasarkan hasil survei terhadap 600 purchasing manager mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini, hingga didapatkan gambaran prospek perekonomian ke depan. Oleh karena itu, indikator ini penting bagi investor dan para pelaku bisnis dan sering dianggap sebagai leading indicator. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur sedang tinggi, sementara rilis di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.


Bulan April lalu, indeks Manufacturing PMI berada pada angka 53.1, sedikit lebih rendah dari perkiraan 53.2 dan bulan sebelumnya yang 55.1. Pada bulan April 2019, indeks new orders dan ekspor mengalami kontraksi akibat tertundanya proses Brexit. Untuk bulan Mei 2019, diperkirakan indeks akan turun ke 52.5. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

Randal Quarles dijadwalkan berbicara di New York University. Isi pidato Quarles bisa dibaca di sini.

 

Indeks ini sama dengan PMI Manufaktur yang dirilis oleh Markit. Hanya saja, datanya bersumber dan dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) yang khusus dibuat untuk AS. Di AS, indikator ini biasanya lebih berdampak dari yang dirilis Markit.

PMI Manufaktur dibuat berdasarkan survei terhadap 400 purchasing manager mengenai kondisi bisnis saat ini, termasuk output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan ekspansi di sektor manufaktur, sedangkan di bawah angka 50.0 menunjukkan kontraksi. Dalam prakteknya, indeks ini dianggap cukup akurat untuk memprediksi output sektor manufaktur di AS.


Bulan April lalu, indeks ISM Manufacturing AS turun ke angka 52.8, lebih rendah dari perkiraan 55.0, dan menjadi yang terendah sejak bulan Oktober 2016. Pada bulan April 2019, indeks new orders, produksi, ekspor, dan tenaga kerja mengalami kontraksi.

Untuk bulan Mei 2019, diperkirakan indeks PMI Manufaktur versi ISM akan naik ke angka 53.0. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Selasa, 4 Juni 2019:

Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis yang juga anggota FOMC, James Bullard, dijadwalkan berbicara di Union League Club of Chicago. Isi pidato Bullard bisa dibaca di sini.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.






KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE