Menu

Agresi Militer Rusia Sebabkan Drama Pump And Dump Emas

Erik Tri Cahyo

Bullish emas hingga ke level 1975 sesaat setelah Rusia melancarkan agresi militernya ke Ukraina tidak bertahan lama lantaran munculnya aksi pump and dump dari investor.

General Overview

Selamat siang rekan trader semua! Emas menanjak tajam pada sesi awal perdagangan Kamis (24/Februari). Aset safe haven tersebut meroket hingga ke level 1975 setelah pihak Rusia melancarkan agresi militernya ke Ukraina. Sayang, penguatan tersebut tidak bertahan lama karena di hari yang sama, emas justru berbalik melemah setelah mencapai level tertinggi. Suasana pasar emas pun ikut memanas lantaran drama pump and dump tersebut.

 

Analisa dan Rekomendasi

Coba perhatikan level-level pada chart H1 berikut ini, traders. Harga emas mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan berada di level 1904.

 

Berikut adalah beberapa skenario yang dapat digunakan sebagai acuan trading hari ini:

  1. Skenario utama hari ini yakni mencoba untuk membuka posisi SELL. Perhatikan zona support 1877.88 yang dapat digunakan sebagai acuan entry kali ini. Dengan begitu, Anda dapat mempersiapkan posisi sell pada area tersebut, sesaat setelah menemukan sinyal breakout yang terkonfirmasi. Stop Loss dapat diletakkan pada level 1923.71, sedangkan Take Profit diletakkan hingga 1779.80.

  2. Skenario alternatif kedua, zona resisten 1923.71 dapat digunakan untuk acuan entry BUY. Dengan begitu, Anda dapat membuka posisi buy jika menemukan sinyal dan candle breakout yang terkonfirmasi di sekitar harga tersebut. Stop Loss dapat diletakkan di level 1877.88, sementara Take Profit dapat diletakkan hingga level 2004.65.

 

Selalu ingat dan pahami risiko serta money management Anda sebelum bertransaksi! Keep Your Trading Safe and Have a Good Trade!

 


*Penulis merupakan ahli forex dan bekerja di sebuah perusahaan pialang lokal. Apabila ingin menyampaikan pertanyaan atau berdiskusi dengan Erik, Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini atau mengunjungi halaman Tanya Jawab berikut.






KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE