Menu

Rilis NFP Kian Dekat, Dolar Berupaya Bangkit Dari Konsolidasi

Buge Satrio

Indikator RSI masih mendukung upswing Indeks Dolar. Sementara itu, Euro rentan bearish dan Pound terlihat lebih netral.

Bangkit dari level keseimbangannya, Dolar AS menemukan tambahan dorongan pasca putusan kebijakan moneter Federal Reserve. Indeks Dolar (DXY) sekali lagi berupaya keluar dari fase konsolidasi yang masih berada di jalur uptrend jangka menengah dan jangka panjang. Skenario ini membuka jalan untuk melaju ke kisaran tertinggi lebih dari dua dekade.

Masih ada hambatan yang harus dilewati untuk memuluskan skenario tersebut, yakni penutupan candlestick Daily di atas level 23.6% retracement (113.10) dan area minor resistance (113.92) yang terbentuk bulan Oktober lalu. Katalis terbaru sepertinya dibutuhkan untuk mendorong USD naik menembus hambatan itu, yakni laporan tenaga kerja AS yang akan dirilis hari ini (4/November). Tentu akan ada reaksi sebaliknya apabila skenario tersebut gagal; kondisi ini akan menyebabkan DXY kembali berkonsolidasi.

 

DXY Daily

Pada time frame Daily, sejauh ini baru indikator RSI yang mendukung skenario upswing. Sementara, level 23.6% retracement dan minor resistance masih membatasi pergerakan bullish. Apabila Jobs Data AS dianggap sebagai katalis penentu, maka sebagian analis tidak terlalu optimis DXY bakal mampu mencetak level tertinggi baru dalam beberapa hari ke depan. Ini lantaran grafik data NFP sejak Maret hingga Oktober cenderung menurun. Kecuali ada kejutan yang cukup berarti dari data tenaga kerja AS, fase konsolidasi masih menjadi skenario yang perlu diantisipasi.

 

EUR/USD Daily

Merosot empat hari berturut-turut, pasangan mata uang ini berada di posisi yang rentan bearish setelah turun menembus Kijun-sen (sekarang di 0.9863) dan bergerak di bawah Cloud Ichimoku. Di sisi lain, minor support 0.9705 (Low 21 Oktober) dan 0.9632 (Low 13 Oktober) sejauh ini masih bertahan terhadap aksi jual.

Untuk perdagangan intraday pada hari ini, level 0.9773 (Senkou-span A) menjadi fokus guna memantau aksi harga di atas atau di bawahnya. Breakout di bawah 0.9747 (harga Open hari ini) bisa menjadi pemicu tambahan yang akan berisiko menyeret harga turun menjangkau area 0.9705 sebagai target terdekat. Sebaliknya, hindari atau exit dari posisi sell (intraday) apabila harga bergerak di atas 0.9773.

 

GBP/USD Daily

Berbeda dengan mata uang Euro, Pound Inggris terlihat lebih netral terhadap Dolar AS. Ini lantaran GBP/USD bergerak di atas 1.1058 (Senkou-span A) dan di bawah resistance dinamis Kijun-sen (sekarang di 1.1284). Fokus barangkali sebaiknya lebih ditujukan untuk mengantisipasi aksi beli ketimbang aksi jual dalam portofolio swing trade, karena level 1.1284 masih cukup dekat dari posisi harga saat ini ketimbang 1.1058.

Hingga pukul 12:36 WIB pada hari ini, DXY melemah 0.39% di level 112.55. Di saat bersamaan, EUR/USD naik 0.33% di kisaran 0.9777, dan GBP/USD naik 0.45% di posisi 1.1205.






KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE