Menu

Dolar AS Melemah, Euro Dilambungkan Perseteruan Internal ECB

N Sabila

Euro bukanlah satu-satunya jawara dalam sesi perdagangan malam tadi. Mata uang-mata uang berimbal hasil tinggi malam tadi juga menampilkan keunggulan terhadap Dolar yang memang tengah merendah pasca data pesanan pabrikan AS yang menurun.

Pergerakan harga di pasar forex pada sesi Amerika Selasa (04/11) malam tadi terpantau tenang hingga Reuters melaporkan kabar mengejutkan. Kantor berita paling berpengaruh di dunia tersebut mengadakan wawancara eksklusif dengan pejabat-pejabat penting ECB di bawah pimpinan Mario Draghi. Hasilnya, terungkap bahwa mereka tak menyukai gaya kepemimpinan eks Gubernur Bank Sentral Italia tersebut.


Euro Tersentak Naik, Kepemimpinan Draghi Tak Disukai

Masalah yang paling krusial adalah terkait kebijakan-kebijakan untuk mencapai inflasi yang diambil Draghi. Disebutkan oleh sumber anonim tersebut bahwa Draghi cenderung individualis dalam mengambil kebijakan. Bahkan, Draghi tak melibatkan pejabat-pejabat ECB lain dalam menentukan besaran ABS serta pernyataannya di Jackson Hole Agustus lalu.

Perseteruan internal ECB ini dapat diartikan bahwa akan ada hambatan dalam peluncuran program QE, mengingat sebagian pejabat menganggap bahwa Draghi selalu mengetuk palu secara sepihak.

Akibatnya, EUR/USD pun melompat ke level tinggi 1.2578 begitu kabar ini diturunkan, namun kemudian pair tersebut turun lagi dan menghuni kisaran 1.2545. EUR/JPY ditutup meninggi 70 pip daripada level pembukaannya pada posisi 142.60. Terhadap Poundsterling pun Euro menembus konsolidasi intraday-nya dan EUR/GBP ditutup meningkat di posisi 0.78518.

Data Ekonomi AS Beragam, Mata Uang Komoditas Menguat

Euro bukanlah satu-satunya jawara dalam sesi perdagangan malam tadi. Mata uang-mata uang berimbal hasil tinggi juga menampilkan keunggulan terhadap Dolar yang memang tengah merendah pasca data pesanan pabrikan AS yang menurun ke tingkat 0.6 persen lebih rendah daripada 10 persen bulan lalu. Neraca perdagangan AS menunjukkan defisit yang lebih lebar daripada ekspektasi, yakni sebesar $43 miliar versus $40.2 miliar.

Para trader mata uang komoditas akan cukup sibuk hari ini. AUD/USD mendapat support dari sesi London dan ditutup pada 0.8737 sementara NZD/USD juga menguat sebanyak 15 pip ke level 0.7774.

Pagi ini (05/11) New Zealand melaporkan data ketenagakerjaan yang lebih baik dibandingkan ekspektasi. Pertumbuhan lapangan kerja negara Kiwi tersebut meningkat hingga 0.8 persen pada kuartal ketiga lalu, ditambah lagi dengan tingkat pengangguran yang turun dari 5.5 persen menjadi 5.4 persen. Sedangkan Australia, PMI jasa AIG dilaporkan sedikit meleset namun tidak banyak mempengaruhi gerak Aussie.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE